Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » UPDATE Sidang Muhammad Adil : Cari Aman, Terdakwa Simpan Uang Setoran OPD di Rekening Ajudan

UPDATE Sidang Muhammad Adil : Cari Aman, Terdakwa Simpan Uang Setoran OPD di Rekening Ajudan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Upaya mencari aman, Bupati Kepulauan Meranti nonaktif Muhammad Adil menyimpan uang setoran OPD dalam rekening ajudan. 

Ia memerintahkan ajudannya bernama Restu Prayogi untuk membuka sejumlah rekening bank. Rekening itu untuk menyimpan potongan 10 persen dari UP dan GU sebagai uang setoran OPD.

Mengenai trik Muhammad Adil menyimpan uang setoran OPD, diungkapkan Yogi ketika menjadi saksi dugaan korupsi pemotongan UP dan GU dengan terdakwa untuk Muhammad Adil di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (08/11/23). Yogi bersaksi bersama Fadil Maulana selaku pengawal Muhammad Adil, dan sejumlah saksi lainnya.

Yogi menjelaskan, ia beberapakali diperintah oleh Muhammad Adil untuk menjemput uang kepada kepala OPD. Jumlah uang yang dijemput bervariasi, dari puluhan hingga ratusan juta. Di antaranya dari Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko, Plt Kepala Dinas Sosial Syukri, Plt Kadipora, Juwita Ratnasari dan lainnya.

Setelah uang setoran OPD diambil, Yogi mengaku langsung pergi ke rumah dinas bupati di Jalan Dorak, Selatpanjang. Uang yang diambil langsung diberikan kepada Muhammad Adil. “Saya tidak tahu sumber (uang). Saya hanya disuruh mengambil saja,” kata Yogi, dikutip Kamis (09/11/23).

Selain menjemput uang, Yogi juga membuka empat rekening bank atas nama Restu Prayogi untuk menyimpan uang setoran OPD. Tiga rekening digunakan untuk menyimpan uang milik Muhammad Adil, sedangkan satu rekening lainnya murni milik Yogi untuk pembayaran gajinya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Yogi tentang kepemilikan rekening tersebut. “Tujuan membuka rekening untuk mempermudah penyimpanan uang GU dan UP?” tanya JPU dibenarkan saksi.

Menurutnya, pembuatan rekening itu juga agar transaksi yang dilakukan Muhammad Adil tidak terpantau oleh Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) di KPK. “Buat rekening agar (transaksi) tidak terpantau LHKPN,” kata Yogi menirukan perintah Muhammad Adil.

Tidak jarang, Yogi juga mengirimkan uang kepada Muhammad Adil melalui rekening yang dibuatnya. Namun, jumlah uang yang dikirim dipecah-pecah dalam jumlah kecil sesuai perintah Muhammad Adil. 

OPD juga dibuat seolah berutang kepada Muhammad Adil. Peminjaman dilakukan melalui Yogi dengan potongan pinjaman sebesar 10 persen dan utang itu dibayar ketika UP dan GU cair. “Misalnya, dipinjam Rp 50 juta, nanti diberi Rp 45 juta. Pembayaran ditagih saat UP dan GU,” kata Yogi.

Menurut Yogi, uang yang dipinjam itu berasal dari Muhammad Adil. Uang itu diserahkan kepada Yogi untuk selanjutkan diberikan kepada OPD yang meminjam. “Uang diambil dari ruang kerja,” ungkap Yogi.

Muhammad Adil juga menelpon Yogi siapa saja dinas yang meminjam uang kepada dirinya. Setelah mengetahui dinas tersebut, Muhammad Adil meminta agar Yogi mengambil uangnya yang telah dipinjam.

“Dia (bupati) bertanya, dinas-dinas mana saja yang pinjam uang melalui saya. Saya sebutkan orang-orang yang meminjam. Terus dia (bupati) bilang, dinas ini sudah GU, nanti ambilkan uang saya,” tutur Yogi menceritakan percakapannya dengan Muhammad Adil.

“Terus tanya lagi, siapa lagi (yang minjam), saya sebut Setwan. Terus dibilang kalau itu belum cair GU-nya,” kata Yogi.

Yogi mengungkapkan utang diberikan sebelum pencairan. “Setelah pencairan dibalikkan, sumber dari UP dan GU. Semua seperti itu,” pungkas Yogi.

Mengenai utang tersebut, JPU KPK, Budiman Abdul Karim, menduga hal itu dilakukan seolah-olah utang. “Dengan kata lain, kami menduga uang tersebut diberikan seolah-olah utang. Padahal itu uang yang telah dikumpulkan mereka,” ungkap Budiman.

Sementara, Fadil Maulana dalam keterangannya menyebut, dirinya bertugas sebagai pengawal pribadi M Adil pada 2022. Ia menyebut, pernah diberikan catatan oleh M Adil yang berisi catatan nama-nama kepala OPD dan camat di Kepulauan Meranti.

“Ada 17 orang, 9 camat, dan sisanya kepala OPD,” kata Fadil.

“Saya dikasih catatan, saya bilang Pak saya mohon petunjuk. Dijawab (bupati), hubungi saja (nama-nama di catatan),” kata Fadil.

Setelah mendapat catatan itu, Fadil mengaku langsung menghubungi nama-nama yang tertulis. Di antaranya ada Kepala Dinas Kependudukan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Penanaman Modal, Kepala Dinas Perkim dan lainnya.

“Saya disuruh datang ke kantor masing-masing,” ucapnya.

Fadil menyatakan awalnya tidak mengetahui kalau kepala dinas tersebut memberi uang karena uang dibungkus dengan amplop. Hal itu baru diketahuinya setelah Muhammad Adil meminta Fadil mengumpulkan semua pemberian dari kepala dinas.

“Ada juga yang langsung ke rekening bupati. Saya tahu (uang) karena Pak Bupati perintahkan agar segera kumpulkan. Setelah itu, uang saya masukkan di tas punggung, dan disimpan di rumah dinas bupati. Saat Pak Bupati kembali dari luar kota, saya kasihkan,” pungkas Fadil dikutip dari CAKAPLAH. ***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berjalan Lancar, Ini Hasil Lengkap PSU Dua TPS di Dumai

    Berjalan Lancar, Ini Hasil Lengkap PSU Dua TPS di Dumai

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Pemungutan Suara Ulang (PSU) 2024 di dua TPS Dumai, dari pencoblosan hingga penghitungan berlangsung aman dan lancar, Sabtu (29/06/24). PSU  digelar pasca putusan MK terkait Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) Legislatif 2024. Selama pelaksanaannya dapat pengawalan dan pengawasan ketat . Serta ditinjau langsung oleh Wako Dumai, H Paisal. Pelaksanaan pencoblosan di TPS 07 […]

  • Ferdy Sambo Sering Menangis, Bharada E Lebih Rileks

    Ferdy Sambo Sering Menangis, Bharada E Lebih Rileks

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    Jakarta, detak24.com – Polisi kini telah menetapkan lima tersangka pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat  atau Brigadir J. Dua diantaranya adalah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dan Irjen Pol Ferdy Sambo. Keduanya telah ditahan di tempat yang berbeda. Irjen Ferdy Sambo ditempatkan di Mako Brimob Depok. Sementara Bharada E di ruang tahanan Bareskrim Polri. Namun […]

  • MARAPI Meletus Lagi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.300 Meter

    MARAPI Meletus Lagi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.300 Meter

    • calendar_month Minggu, 14 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BUKITTINGGI, detak24com – Gunung Marapi kembali meletus pada pagi tadi sekira pukul 06.21 WIB, Ahad (14/01/24). Gunung berapi aktif tersebut muntahkan abu vulkanik setinggi 13000 meter. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat kolom letusan teramati kurang lebih 1.300 meter di atas puncak. “Terjadi erupsi Gunung Marapi pada hari Minggu, 14 Januari 2024, pukul […]

  • Duh! Anggota DPRD Inhil Berniat Sogok Wartawan, Darnawati: Itu Canda Saja

    Duh! Anggota DPRD Inhil Berniat Sogok Wartawan, Darnawati: Itu Canda Saja

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Nama Hj Darnawati jadi viral akhir-akhir ini usai beredar isi chatingan WAG (WhatsApp Grup) yang hendak menyogok wartawan. Menanggapi polemik yang berkembang dan beredarnya chat WhatsApp Group (WAG) DPRD Inhil, Hj Darnawati menyatakan, pesan tersebut hanya gurauan antar sesama anggota dewan dan tidak mencerminkan adanya niat melakukan suap terhadap media. “Hehehe, tak […]

  • KENALI Ciri WhatsApp Disadap, Segera Lakukan Antisipasi!

    KENALI Ciri WhatsApp Disadap, Segera Lakukan Antisipasi!

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 25Komentar

    DAMPAK penyadapan WhatsApp tentunya sangat merugikan pengguna. Pembajakan akun WhatsApp bisa berujung rekening habis terkuras serta bobolnya file rahasia di ponsel. Peretas juga dapat mengawasi aktivitas di Whatsapp anda seperti pesan pribadi, hingga isi kontak. Cara peretas untuk melakukan pembajakan dan memata-matai ada banyak. Seperti memasang aplikasi pihak ketiga, memanfaatkan WhatsApp Web, hingga mengirimkan malware […]

  • 62 Murid Kelas VI SDN 007 Teluk Binjai Dilepas Penuh Haru 

    62 Murid Kelas VI SDN 007 Teluk Binjai Dilepas Penuh Haru 

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Sebanyak 62 murid kelas VI SDN 007 Teluk Binjai Dumai Timur dinyatakan lulus Tahun Pelajaran 2024/2025. Selanjutnya, mereka bersiap menempuh penerimaan murid baru 2025 jenjang SLTP. Pengumuman kelulusan 62 orang pelajar ini disusul seremonial perpisahan yang digelar secara sederhana di sekolah beralamat Jalan Sri Langgam, Teluk Binjai, Senin (02/06/25). Meski demikian, terlaksana […]

expand_less