DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Update Banjir Pekanbaru : Luapan Sungai Siak Makin Tinggi, Masih Ada Warga Bertahan di Rumah 

Warga korban banjir Pekanbaru mulai mengungsi. f : ist

PEKANBARU, detak24com – Luapan air Sungai Siak di Pekanbaru terus meningkat. Namun, masih ada warga yang bermukim pada bantaran sungai bertahan di rumah.

Bahkan di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, yang sebelumnya berkisar 50 centimeter, kini ketinggian air sudah sampai sedada orang dewasa mencapai 1 meter.

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan, dua hari terakhir hujan di Pekanbaru hampir sudah tidak ada. Namun debit air Sungai Siak malah semakin tinggi.

“Hujan sudah tidak ada lagi tapi debit air (Sungai Siak) semakin tinggi. Karena hujannya mungkin dari Tapung, Kabupaten Kampar, dan jumlah pengungsi semakin banyak,” ujar Agung, usai melakukan pemantauan banjir di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Jumat (07/03/25).

Mengingat jumlah korban banjir yang semakin banyak, Pemko berkoordinasi dengan Polda Riau untuk menambah tenda pengungsian dan jumlah makanan yang akan dikirim.

Meski debit air terus bertambah, masih banyak warga yang bertahan di rumah mereka masing-masing.

“Dari peninjauan kita bersama Kapolda sampai ke dalam (permukiman) tadi, memang masih ada yang tidak mau meninggalkan rumah. Tapi Kapolda bilang, boleh tidak meninggalkan rumah tapi hati-hati, karena banyak binatang buas,” ungkapnya.

Ia tetap mengimbau kepada warga yang terdampak untuk mengungsi ke tenda. Di sisi lain, Pemko Pekanbaru akan menyiapkan beberapa keperluan warga. Terlebih lagi saat ini jumlah korban terus bertambah.

“Kapasitas orang terus bertambah dari total pengungsi sebelumnya. Dan juga tetap memastikan bagaimana mereka bisa melakukan ibadah puasa, salat, dan ibadah lainnya,” ucapnya.

Wako menyebut, total keseluruhan yang terdampak banjir di Pekanbaru sekitar 17 ribu lebih dari 3 ribu lebih Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Rumbai, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : kar