Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Tolak Relokasi dari TNTN, Massa Geruduk Kantor Bupati Pelalawan

Tolak Relokasi dari TNTN, Massa Geruduk Kantor Bupati Pelalawan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Massa unjuk rasa yang menolak relokasi dari kawasan TNTN  (Taman Nasional Tesso Nelo) merasa puas atas jawaban pemerintah terkait nasib masyarakat.

Hal itu setelah Bupati Pelalawan Zukri Misran melakukan negosiasi dengan perwakilan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) yang menyampaikan tuntutan saat melakukan ujuk rasa di depan kantor Gubernur, Senin (21/07/25).

Bupati Pelalawan menerima tuntutan massa dan akan menyampaikan ke Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) sebagai bahan pertimbangan.

Zukri juga memastikan batas waktu relokasi dari TNTN pada 22 Agustus yang disampaikan oleh Satgas PKH agar masyarakat tidak khawatir. Karena pihaknya akan menyampaikan ke Satgas PKH untuk mengundur jadwal itu.

“Pemprov Riau dan Pemkab Pelalawan akan meminta kepada Satgas PKH untuk mengundur batas waktu relokasi tanggal 22 Agustus itu. Karena saat ini kami Pemkab Pelalawan sedang mendata masyarakat untuk mencari solusi seadil-adilnya untuk masyarakat,” kata Zukri.

Setidaknya ada lima tuntutan massa terkait rencana relokasi warga dari TNTN yang dinilai merugikan dan mengancam kehidupan masyarakat lokal.

Koordinator Umum AMMP, Wandri Saputra Simbolon menyatakan, tuntutan tersebut merupakan bentuk kepedulian atas masa depan masyarakat lokal yang terancam oleh kebijakan yang tidak melibatkan suara rakyat.

“Kami tidak menolak pelestarian hutan, tapi jangan abaikan keberadaan warga yang telah lama hidup di sana. Kami ingin keadilan dari pemerintah,” katanya.

Berikut lima tuntutan massa yang menolak relokasi dari kawasan hutan TNTN Riau:

1. Tolak Relokasi, Warga Pilih Bertahan

AMMP dengan tegas menyuarakan penolakan terhadap relokasi warga dari kawasan yang disebut sebagai bagian dari TNTN. Mereka menegaskan masyarakat akan tetap bertahan di tanah kelahiran mereka yang telah lama ditempati.

2. Desak Pertemuan dengan Presiden dan DPR

AMMP meminta Gubernur Riau, Kapolda, Bupati Pelalawan, dan Kapolres agar memfasilitasi pertemuan dengan pemerintah pusat, termasuk Presiden Republik Indonesia dan Komisi terkait di DPR RI, untuk membahas nasib masyarakat terdampak.

3. Pemda dan Aparat Harus Jadi Garda Terdepan

AMMP menuntut agar pemerintah daerah dan aparat penegak hukum tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan pusat, tetapi juga berdiri di garda terdepan memperjuangkan dan melindungi hak-hak masyarakat yang terdampak langsung dari kebijakan relokasi.

4. Usir Satgas PKH dari Permukiman Warga

Mereka mendesak agar Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) segera menghentikan aktivitasnya di kawasan pemukiman masyarakat dan angkat kaki dari daerah yang masuk dalam kategori terdampak TNTN.

5. Minta Kepastian Soal Hidup dan Masa Depan Warga

Tuntutan terakhir adalah desakan kepada pemerintah pusat dan daerah agar segera memberikan jawaban pasti terkait jaminan hidup masyarakat, akses pendidikan, kelangsungan ekonomi, dan aspek sosial, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wilianto Tanta Kembali Terpilih Aklamasi, Ketua PSMTI Mandau Gunawan Sampaikan Selamat

    Wilianto Tanta Kembali Terpilih Aklamasi, Ketua PSMTI Mandau Gunawan Sampaikan Selamat

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24.com — Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kecamatan Mandau, Gunawan, S.H., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Wilianto Tanta yang kembali dipercaya memimpin Dewan Pengurus Pusat (DPP) PSMTI untuk periode 2026–2030. Wilianto Tanta, pengusaha asal Makassar, kembali terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) VIII PSMTI yang berlangsung di Redtop Hotel & […]

  • GH Sihombing Berulang Kali Setor Duit Jual Beli Titik SPPG ke Dadan

    GH Sihombing Berulang Kali Setor Duit Jual Beli Titik SPPG ke Dadan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Tersangka baru kasus tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG), yakni Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, Glory Harimas Sihombing, disebut memberikan uang kepada mantan Kepala BGN Dadan Hindayana secara berkala. Uang itu disebut berasal dari hasil proses jual beli titik Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG). “Jadi, untuk pemberian itu, itu tidak dilakukan […]

  • JEMBATAN Bengkalis-Pakning Diusulkan Masuk Proyek Strategis Nasional

    JEMBATAN Bengkalis-Pakning Diusulkan Masuk Proyek Strategis Nasional

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Selain diminati investor China, Jembatan Bengkalis-Pakning juga diusulkan masuk Proyek Strategis Nasional (PSN). Pj Gubri SF Hariyanto mengatakan, sebelum jembatan tersebut dibangun investor China, pihaknya akan mengurus izin ke pemerintah pusat, yakni Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Perizinan itu dimaksudkan agar mega proyek tersebut bisa masuk Proyek Strategis Nasional. “Kami berharap jembatan ini […]

  • VIRAL Kuansing : Gempar! Penyebar Video Bokep Rebecca Klopper Warga Teluk Kuantan Riau

    VIRAL Kuansing : Gempar! Penyebar Video Bokep Rebecca Klopper Warga Teluk Kuantan Riau

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    INISIAL BF menjadi viral pasca penyebar video bokep Rebecca Klopper terciduk. Ternyata, yang bersangkutan tertangkap di Kecamatan Teluk Kuantan, Kuansing Riau. Penyebar video syur 11 menit mirip Rebecca Klopper ditangkap oleh Tim Mabes Polri, dan Krimsus Polda Riau. di Kecamatan Teluk Kuantan, Kabupaten Kuansing, Riau, beberapa waktu lalu. Baca juga : https://detak24.com/ternyata-penyebar-video-bokep-rebecca-klopper-ditangkap-di-riau-begini-motifnya-kata-polda/ Direktur Reserse Kriminal Khusus […]

  • Kapolri Dapat Anugerah Adat ‘Ingatan Budi’ dari LAMR, Ini Alasannya!

    Kapolri Dapat Anugerah Adat ‘Ingatan Budi’ dari LAMR, Ini Alasannya!

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) memberi anugerah adat ‘Ingatan Budi’ kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Pemberian anugerah ini dilandasi oleh sejumlah kebijakan dan tindakan Kapolri yang dinilai sebagai bentuk nyata “bertanam budi” di tengah masyarakat, khususnya di Tanah Melayu Riau. Seniman dan budayawan Riau yang juga Ketua DPH LAMR Kabupaten […]

  • Menhut Raja Juli Antoni Usir Wartawan Saat Rakor Karhutla di Pekanbaru

    Menhut Raja Juli Antoni Usir Wartawan Saat Rakor Karhutla di Pekanbaru

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Perbuatan tak terpuji ditunjukan kabinet Prabowo Subianto. Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antoni mengusir wartawan saat rakor pengendalian karhutla Riau. Rapat yang dilaksanakan di Balai Serindit Gedung Daerah Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru itu dihadiri Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol, Pangdam Bukit Barisan, Gubernur Riau Abdul Wahid, Rabu (23/07/25). Sebelum Menhut […]

expand_less