Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Harimau Pemangsa Manusia Masuk Jerat BBKSDA di Pelalawan 

Harimau Pemangsa Manusia Masuk Jerat BBKSDA di Pelalawan 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 15 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – BBKSDA Riau berhasil menangkap seekor harimau sumatera diduga pemangsa manusia di kawasan hutan Kecamatan Pelalawan

Selanjutnya, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menitipkan sementara harimau tersebut ke Lembaga Konservasi Kasang Kulim, Pekanbaru.

Harimau tersebut diduga merupakan individu man eater atau pemangsa manusia. Namun, untuk memastikannya masih menunggu hasil pengujian sampel DNA di laboratorium Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau Ujang Holisudin, mengatakan bahwa harimau tersebut masuk ke kandang jebak (box trap) pada 8 September 2026.

Penangkapan dilakukan setelah hasil pemantauan kamera jebak menunjukkan satwa itu masih berkeliaran di sekitar lokasi interaksi negatif antara manusia dan harimau pada Juli 2026.

“Berdasarkan hasil pemantauan kamera jebak, teridentifikasi bahwa harimau tersebut masih berkeliaran di sekitar lokasi kejadian,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (19/10/26).

Menurut dia, pemasangan kandang jebak dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menyelamatkan individu harimau tersebut.

Setelah tertangkap, BBKSDA Riau melakukan identifikasi awal dan menduga satwa itu merupakan individu yang pernah memangsa manusia.

Untuk memastikan dugaan tersebut, BBKSDA Riau telah mengirimkan sampel DNA ke Laboratorium Universitas Gadjah Mada. “Hasil pengujian masih menunggu untuk memastikan identitas individu harimau tersebut,” sebut Ujang.

Ia melanjutkan, BBKSDA Riau sebelumnya berkoordinasi dengan Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera (PR-HS) di Dharmasraya, Sumatera Barat, untuk penanganan lebih lanjut. Akan tetapi keterbatasan kandang rehabilitasi membuat penempatan di lokasi tersebut belum dapat dilakukan.

BBKSDA Riau kemudian memilih Kasang Kulim sebagai tempat penitipan sementara. Lembaga konservasi yang berada di Provinsi Riau itu dipilih karena telah ditunjuk berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor 250/Kpts-II/1999 tanggal 28 April 1999 serta dinilai memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

Selama menunggu hasil pemeriksaan DNA, harimau tersebut ditempatkan di kandang perawatan yang diisolasi dari pengunjung. Langkah itu dilakukan selama proses observasi dan pemantauan berlangsung.

Perawatan dilakukan oleh tim medis BBKSDA Riau bersama tim medis PKR Arsari dan pihak Kasang Kulim. Ketiga pihak tersebut memantau perkembangan kondisi harimau selama berada di lokasi penitipan sementara.

BBKSDA Riau, kata Ujang, menyatakan penanganan tersebut dilakukan untuk mendukung proses observasi sekaligus memastikan satwa mendapat perawatan selama menunggu hasil pengujian DNA. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pungli SKRG, Sekdes Air Kulim Bathin Solapan hanya Diganjar Setahun 

    Pungli SKRG, Sekdes Air Kulim Bathin Solapan hanya Diganjar Setahun 

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BATSOL, detak24com – Sekretaris Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan (Batsol), Munawar Rosidi dihukum setahun dalam kasus pungli SKGR, Selasa (7/1/25) siang. Terdakwa melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara melakukan gravitasi penerimaan hadiah berupa uang (suap) dalam hal pengurusan surat keterangan ganti rugi (SKGR).  Munawar yang terbukti secara sah melanggar Pasal 11 huruf a Undang-undang […]

  • Jaksa Tangkap Kabid Bina Marga Inhil Bikin Gempar, Langsung Masuk Penjara

    Jaksa Tangkap Kabid Bina Marga Inhil Bikin Gempar, Langsung Masuk Penjara

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Kejari Inhil resmi menahan Kabid Bina Marga Dinas PUTR setempat setelah ditetapkan jadi tersangka korupsi. Pejabat mentereng itu langsung dijebloskan ke penjara Lapas Tembilahan. Informasi dirangkum Rabu (11/06/25), tim jaksa penyidik Pidsus Kejari Inhil menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek rekonstruksi jalan ruas VI Pulau Kijang–Sanglar Tahun Anggaran […]

  • Heboh! Cacing Tanah Hidup dalam Menu MBG di SMAN 6 Medan 

    Heboh! Cacing Tanah Hidup dalam Menu MBG di SMAN 6 Medan 

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MEDAN, detak24com – Sebuah video menampilkan cacing tanah hidup dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 6 Medan. Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumut pun mengecek soal peristiwa itu. Dalam video yang dilihat, Jumat (14/11/25), terlihat para siswa hendak menyantap makanan MBG. Namun di atas telur dadar, ada cacing tanah hidup. “Cacing we,” kata […]

  • BAWA Istri Orang, Pria Lansia di Bangko Rohil Dihajar Begal

    BAWA Istri Orang, Pria Lansia di Bangko Rohil Dihajar Begal

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Seorang pria lansia bernama Paino (60), dipelasah serta dirampok begal gegara membawa istri orang. Data dirangkum di Mapolres Rohil, Senin (03/06/24), korban merupakan warga Jalan SMA N 2 Pujud Rohil dipelasah oleh kelompok begal di Kecamatan Pujud Rohil pada Senin 18 Maret 2024 pukul 23.30 WIB. Hingga mengalami kerugian Rp 6 jutaan […]

  • PELALAWAN Dikepung Banjir, Akses Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam Putus

    PELALAWAN Dikepung Banjir, Akses Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam Putus

    • calendar_month Senin, 25 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Meluapnya Sungai Kampar serta tingginya curah hujan, berdampak Kabupaten Pelalawan dikepung banjir. Luapan air juga memutuskan akses jalan Pangkalan Kerinci menuju Langgam. Salah seorang tokoh masyarakat Langgam Jhon Afrizal, Senin (25/12/23) membenarkan kondisi Kabupaten Pelalawan dikepung banjir. Genangan air yang melintasi jalan koridor PT RAPP serta kalan ke Kecamatan Langgam via Lubuk […]

  • BMKG: Cuaca Panas Indonesia Disebabkan Lima Peristiwa

    BMKG: Cuaca Panas Indonesia Disebabkan Lima Peristiwa

    • calendar_month Senin, 24 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    .BEBERAPA pekan terakhir cuaca di Indonesia terasa lebih panas. Apalagi ketika siang hari, matahari bersinar terik dan menyengat kulit. Berkaitan dengan hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memaparkan 5 penyebabnya. Melalui Instagram @infobmkg, BMKG menyebut beberapa negara di Asia mengalami gelombang panas atau heatwave selama seminggu terakhir. Bangladesh menjadi negara dengan suhu tertinggi […]

expand_less