Ratusan Massa Tolak Relokasi TNTN Geruduk Kantor Gubri
PEKANBARU, detak24com – Ratusan massa tolak relokasi TNTN (Taman Nasional Tesso Nilo) mendirikan tiga unit tenda usai unjuk rasa di kantor Gubri.
Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) berunjuk rasa di Kantor Gubernur Riau, Senin (13/04/26).
Mereka menggelar aksi di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru, tepatnya disamping kantor Gubernur Riau. Mereka datang sejak Subuh tadi menggunakan mobil truk dan pickup.
Pantauan di lokasi, ratusan warga tersebut memblokade jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru. Tampak emak-emak yang ikut demo mendirikan dapur dadakan menyiapkan makanan untuk para pendemo.
Selain itu, massa aksi juga memasang spanduk ukuran besar di gerbang kantor Gubernur Riau. Spanduk itu bertuliskan tiga poin tuntutan masyarakat. Pertama masyarakat menolak relokasi.
Kedua, masyarakat meminta Pemerintah Provinsi Riau untuk bisa memberikan kepastian keberlanjutan hidup masyarakat banyak. Ketiga, Presiden RI harus bisa menyelamatkan masyarakat sesuatu amanat Pasal 33 Ayat 3 UUD.
Koordinator massa aksi Wandri Saputra Simbolon, mengatakan bahwa kedatangan pihaknya ke kantor Gubernur Riau menolak relokasi dari TNTN.
“Kami Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) menolak untuk direlokasi dari TNTN. Kami tidak akan patah semangat dalam memperjuangkan hak masyarakat kami,” katanya.
Selain itu, massa aksi juga meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk memberikan kepastian keberlangsungan hidup masyarakat.
“Kami bukan masyarakat ilegal. Kami bisa tunjukkan identitas kami..
“Pemerintah jangan asal kerja saja, turun ke lapangan sana, kami sudah beranak-pinak di daerah sana. Kami akan tetap bertahan di sana,” katanya.
Massa akhirnya sepakat mendirikan tiga tenda di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru, tepatnya di samping kantor Gubernur Riau, usai audiensi dengan pemerintah.
Mereka mendirikan tenda sebagai bentuk ketidakpuasan atas jawaban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Forkopimda Riau terkait tuntutan yang disampaikan saat unjuk rasa maupun audensi di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau.
Sebab beberapa tuntutan, satu diantaranya yang permintaan zoom dengan Pemerintah Pusat, baik dengan Presiden RI atau pun kabinet tidak bisa dipenuhi secara langsung oleh Pemprov dan Forkopimda Riau.
Pasalnya untuk melakukan zoom meeting (pertemuan virtual) dengan pusat butuh proses untuk menetapkan waktu dan perwakilan yang menerima zoom dengan masyarakat.
Pantauan di lokasi, terdapat tiga tenda warna biru dengan ukuran besar di pasang massa aksi di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru. Tends di pasang dengan cara diikat di pohon-pohon.
Setelah terpasang, massa akhir berteduh di bawah tenda sambil makan siang dan ada juga yang baring. Sedangkan massa lainnya tampak duduk dan tidur di bawah pohon, dikutip dari cakaplah. (*)
Editor : Kar
