Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » TAHANAN Polsek Bukit Raya Pekanbaru Dianiya Dua Jam Sampai Tewas

TAHANAN Polsek Bukit Raya Pekanbaru Dianiya Dua Jam Sampai Tewas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Penyebab tahanan tewas di Polsek Bukit Raya Pekanbaru menemui titik terang. Korban Dimas Firnanda (25) dianiaya sesama tahanan dengan cara tidak manusiawi selama 2 jam.

Hal itu diketahui dari gelar perkara yang dilakukan Tim Penyidik Subdit 3 Unit 2 di Direktorat Reserse Kriminal Umum (DItreskrimum) Polda Riau, Selasa (02/04/2024). Gelar perkara juga diikuti kuasa hukum keluarga korban.

“Dari hasil gelar perkara tersebut, dapat disimpulkan bahwa almarhum Dimas Firnanda mengalami tindak kekerasan yang tidak manusiawi,” ujar kuasa hukum, Muhammad Abdu Harahap, dikutip Sabtu (06/04/24).

Abdu mengatakan, penganiayaan itu dilakukan rekan satu sel korban. “Dilakukan oleh tahanan yang satu sel dengan korban” kata Abdu.

Diketahui, Dimas kasus dugaan penggelapan. Dia ditahan sejak 6 November 2023. Namun, menurut pihak keluarga, istri Dimas baru menerima surat penahanan pada 8 November 2023.

Selama di sel tahanan Polsek Bukit Raya, Dimas selalu menghubungi istrinya untuk meminta uang agar bisa berdamai dengan pelapor yang merupakan owner sebuah toko audio di Kota Pekanbaru.

Dimas meninggal dunia pada 20 November 2023 lalu dalam perjalanan ketika dilarikan ke rumah sakit. Sebelum meninggal dunia, ia dilaporkan terjatuh di kamar mandi ruang tahanan Polsek Bukit Raya.

Kesimpulan gelar perkara terungkap fakta baru bahwa Dimas mengalami patah tulang pada beberapa bagian di tubuhnya. Seperti, rahang patah, tulang leher patah, tulang-tulang di bagian dada ada yang patah, pelipis robek, dan sejumlah luka lainnya.

“Dari rekaman CCTV tersebut, dapat kami lihat, almarhum mengalami perundungan atau bullying dan penyiksaan kurang lebih 2 jam lamanya. Sepanjang rentang waktu itu almarhum mengalami tindak kekerasan secara brutal tanpa diketahui oleh petugas kepolisian di Polsek Bukitraya,” terang Abdu.

Hingga akhirnya Dimas jatuh tertelungkup dibak air yang ada di dalam sel tersebut selama sekitar 20 menit dan kemudian beberapa tahanan mencoba menarik tubuh korban ke tengah ruangan sel dalam kondisi lemah tak berdaya.

“Dalam kondisi almarhum seperti itu, kembali ada tahanan yang memukuli tanpa belas kasihan hingga membuat tubuh Dimas kejang-kejang sebelum menghembuskan nafas untuk terakhir kalinya,” tutur Abdu.

Disebutkannya, berdasarkan hasil gelar perkara tersebut, telah terungkap para terduga pelaku yang berjumlah kurang lebih 5 orang itu, disangkakan dalam Pasal 338 Jo 170 KUHP.

Selain itu, kata Abdu, ada 8 orang polisi yang bertugas di Polsek Bukit Raya akan menjalani sidang kode etik. Meskipun begitu, Abdu mengaku belum mengetahui siapa-siapa saja anggota polisi yang akan di sidang kode etik tersebut.

Sebelumnya, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Riau, Kompol Indra Lamhot Sihombing mengatakan penyebab penganiayaan diduga karena Dimas tidak sengaja memercikan air kepada tahanan lain saat selesai mandi.

Korban menginjak kaki salah satu tahanan hingga membuat para tahanan marah. “Hal ini membuat para tahanan marah dan emosi terhadap Dimas,” ujar Lamhot, Sabtu (23/3/2024).

Lamhot menyebut, pihaknya masih terus melakukan pendalaman, khususnya dalam memastikan semua bukti dan keterangan saksi lengkap. Kendati sudah naik ke penyidikan, belum ada penetapan tersangka.

“Kami masih mendalami kasus ini dan belum menetapkan tersangka. Kami ingin memastikan semua bukti dan keterangan saksi lengkap sebelum menetapkan tersangka,” tegasnya dikutip detak24com dari CAKAPLAH. (*/Berita)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KARYAWAN BUMD Tewas Usai Malam Mingguan di Kosan Teman

    KARYAWAN BUMD Tewas Usai Malam Mingguan di Kosan Teman

    • calendar_month Minggu, 29 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Seorang karyawan salah satu BUMD Riau tewas di kosan temannya Jalan Selamat, Pekanbaru. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan mengatakan, kejadian bermula pada Sabtu (28/01/23) malam. Saat itu korban berinisial MAH datang ke kosan temannya bernama Wira Praja dengan menggunakan mobil Honda CRV BM 1345 OE seorang diri. Setelah memarkirkan kendaraannya […]

  • PMM Platform Teknologi Kurikulum Merdeka Mengajar Kaya Menu Edukatif

    PMM Platform Teknologi Kurikulum Merdeka Mengajar Kaya Menu Edukatif

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – PMM (Platform Merdeka Mengajar) adalah  platform teknologi tentang edukasi, yang diluncurkan Kemendikbudristek sejak 11 Februari 2022 silam. PMM membantu pendidik dalam mendapatkan pemahaman  referensi dan inspirasi untuk Kurikulum Merdeka. Selain itu, PMM merupakan platform teknologi disediakan untuk menjadi teman penggerak bagi guru dan kepala sekolah dalam mengajar, belajar, dan berkarya. Platform Merdeka Mengajar […]

  • Dua Warga Sumut Korban Binomo-Quotex Rp1 Miliar

    Dua Warga Sumut Korban Binomo-Quotex Rp1 Miliar

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    Medan, detak24.com – Dua warga Sumatera Utara (Sumut) yang diduga menjadi korban aplikasi trading Binomo dan Quotex melapor kepada polisi. Dia mengaku rugi nyaris Rp 1 miliar. Pantauan detikcom, Senin (14/3/2022), para korban aplikasi Binomo dan Quotex datang bersama para kuasa hukumnya. Mereka kemudian masuk menuju gedung SPKT Polda Sumut. “Hari ini kami mendampingi para […]

  • VIRAL Pekanbaru : Warga Cium Bau Aneh Mirip Gas Bocor hingga Aroma Limbah

    VIRAL Pekanbaru : Warga Cium Bau Aneh Mirip Gas Bocor hingga Aroma Limbah

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sejak beberapa hari belakangan, warga Pekanbaru mencium bau tak sedap yang tak tahu darimana asalnya. Aromanya lebih mirip gas bocor, namun ada juga mengatakan seperti limbah industri. Sebagaimana disampaikan Umar, warga Jalan Garuda Sakti. Ia mengaku sudah sejak dua hari lalu memang mencium aroma misterius tersebut. “Baunya mirip gas LPG bocor. Sudah […]

  • Oknum Pendeta di Tambusai Utara Rohul Sodomi Anak Jemaat

    Oknum Pendeta di Tambusai Utara Rohul Sodomi Anak Jemaat

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Polisi meringkus oknum pendeta berinisial JHS di Kecamatan Tambusai Utara, Rohul atas dugaan sodomi terhadap anak.  Kapolsek Tambusai Utara Iptu Suheri Sitorus SH MH menjelaskan, JHS yang berusia 45 tahun, telah mencabuli anak laki-laki inisial L. Korban merupakan anak dari jemaatnya. Perbuatan bejat ini diduga sudah berlangsung sejak 2021 dan baru diketahui […]

  • Jaringan Malaysia Terciduk, Aparat Amankan Sabu 2 Kg di Tanjung Kapal Rupat 

    Jaringan Malaysia Terciduk, Aparat Amankan Sabu 2 Kg di Tanjung Kapal Rupat 

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    RUPAT, detak24com – Tim gabungan gagalkan penyelundupan sabu 2 kilogram di tepi pantai Tanjung Kapal, Kelurahan Batu Panjang, Rupat. Informasi dirangkum Sabtu (18/01/25), Tim gabungan terdiri dari Sat Resnarkoba Polres Bengkalis, Polsek Rupat, dan Bea Cukai Bengkalis. Sementara, pelakunya diduga jaringan Malaysia inisial MR (25) terciduk pada Kamis (16/01/25). Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis Iptu Doni […]

expand_less