Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Supir Bus Maut Konsumsi Sabu dan Tak Punya SIM

Supir Bus Maut Konsumsi Sabu dan Tak Punya SIM

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, detak24. com – Supir bus maut di tol Surabaya-Mojokerto yang menewaskan 14 orang, selain tidak memiliki SIM, juga terindikasi mengonsumsi sabu sebelum kecelakaan terjadi. 

Supir bus pariwisata PO Ardiansyah, Ade Firmansyah menurut aparat kepolisian terindikasi mengonsumsi sabu sebelum kecelakaan maut. Hal ini diketahui usai polisi melakukan tes urine pada sang sopir. Sebelumnya, kecelakaan maut di KM 712.400 Tol Surabaya-Mojokerto ini menewaskan 14 orang dan 19 lainnya luka.

“Ternyata setelah kami dalami dari pengemudi, ada indikasi menggunakan sejenis sabu. Hari ini kami mengambil darah untuk dikirim ke Labfor, untuk memastikan kandungan apa yang ada di pengemudi. (Itu) hasil tes urine sementara pengemudi,” kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Latief Usman kepada wartawan di Polda Jatim, dikutip Rabu  (18/05/2022).

Sedangkan dari hasil identifikasi, Latief menyebut jumlah penumpang bus ada 34 orang. Sedangkan, kapasitas maksimal 37 orang. Artinya, tidak ada kelebihan muatan.

“Penumpang secara keseluruhan ada 34, setelah kami identifikasi lebih lanjut dari kapasitas 37. Jadi memang tidak over load dan masih layak,” ungkap Latief.

Selain diduga mengonsumsi sabu, sang sopir ternyata tak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Warga Sememi, Benowo, Pakal, Surabaya itu disebut sebagai sopir pengganti.

Diketahui, kecelakaan ini berlangsung pada Senin (16/5/2022) pagi. Saat itu, bus Pariwisata Ardiansyah bernopol S 7322 UW menabrak tiang pesan-pesan (variable message sign/VMS).

“Sopir ini ternyata, yang nyetir ini, tidak memiliki SIM,” kata Latief.

Untuk itu, polisi akan mendalami apakah Ade ini merupakan sopir cadangan atau hanya kernet yang diperbantukan dalam mengemudikan bus. Pendalaman ini dengan memeriksa PO bus tersebut.

“Makanya kami akan cari tahu statusnya, apakah dia ini sopir cadangan atau hanya kernet. Nah ini kan kami akan tanya lebih lanjut, dan pihak perusahaan akan kita tanyai, dan mintai keterangan,” papar Latief.

“Sejauh mana mereka merekomendasikan dan melepas kendaraan ini kepada sopir ini. Pesan dari kapan, dan sopir, perusahaan harus menginformasikan pertanggungjawaban juga terhadap orang yang memesan. Ini akan kami dalami lebih lanjut ke perusahaannya juga,” imbuhnya.

Untuk mendalami dugaan penggunaan obat-obatan terlarang ini, polisi memastikan akan segera memeriksa PO bus tersebut. Latief mengatakan, pemeriksaan akan berfokus pada armada sopir. Polisi ingin menggali apakah para sopir PO Ardiansyah berpengalaman atau tidak.

“Kami lebih mendalami lagi PO ini, perusahaan ini, pekerja driver-nya ini, sudah lama bekerja dan pengalamannya, juga kami dalami,” ungkap Latief.

Latief menegaskan, berdasarkan data awal yang diterima Ditlantas Polda Jatim, bus tersebut keluaran tahun 2007. Dari hasil olah TKP, Latief memastikan jika di lokasi kejadian kecelakaan tidak ada bekas pengereman.

Sementara itu, polisi memastikan jika bus ini sempat berganti pengemudi di rest area.

“Iya (rest area) di KM 695. Jadi sopir ini baru 17 kilometer, dengan KM 712 ini (TKP kecelakaan),” tandas Latief.

Saat ini, polisi sedang mendalami apakah bus tersebut masih layak atau tidak. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungaan untuk mengetahui secara pasti apakah bus tersebut sudah uji KIR atau tidak.

“Ini kami masih koordinasi dengan Dinas Perhubungan, dengan ATPM, KIR-nya kapan, masih layak atau tidak. Nanti kami uji secara teknis secara mendalam menggunakan alat ATPM dari Dishub yang berkompeten melakukan pengujian layak dan tidaknya kendaraan,” papar Latief.

Sebelumnya, Bus Ardiansyah bernopol S 7322 UW menabrak tiang Variable Message Sign (VMS) hingga terguling di KM 712.400A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Senin (16/5/2022). Bus pariwisata ini mengangkut rombongan wisatawan yang akan pulang ke Kelurahan Benowo, Pakal, Surabaya. Sebanyak 32 penumpang bus habis berwisata ke Dieng, Wonosobo dan Malioboro, Yogyakarta. Dalam kejadian ini, 14 orang meninggal dan 19 lainnya mengalami luka.(dtc)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (10)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • JEMBATAN SP3 Kepenuhan Rohul Runtuh saat Proses Pembangunan, Ini Kata PUPR!

      JEMBATAN SP3 Kepenuhan Rohul Runtuh saat Proses Pembangunan, Ini Kata PUPR!

      • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHUL, detak24com – Jembatan SP3 Kepenuhan, Rohul runtuh saat proses pembangunan. Rangka jembatan tersebut nyemplung ke sungai. Informasi yang beredar jembatan tersebut runtuh pada Selasa (03/10/23) petang Jembatan itu dibangun menggunakan bantuan keuangan (Bankeu) Pemprov Riau untuk Pemkab Rohul. Sedangkan pelaksanaan pembangunan jembatan SP3 Kepenuhan tersebut dilaksanakan oleh Dinas PU Kabupaten Rohul. Kepala Dinas Pekerjaan […]

    • Viral Usai OTT Gubri Wahid, Ternyata Ini Kepanjangan Nama SF Hariyanto 

      Viral Usai OTT Gubri Wahid, Ternyata Ini Kepanjangan Nama SF Hariyanto 

      • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Nama Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto jadi viral pasca OTT Gubri Wahid. Ia dihubungkan sebagai informan KPK, kendati yang bersangkutan telah menyangkalnya. Dilansir dari wikipedia.org, Selasa (18/11/25), nama lengkap mantan Sekdaprov Riau tersebut yakni, Sofyan Franyata (SF) Hariyanto. Ia lahir di Pekanbaru 30 April 1965 silam. Ia adalah seorang birokrat Indonesia yang […]

    • INFO BMKG : Hujan Masih Berpotensi di Wilayah Riau hingga Ahad Malam

      INFO BMKG : Hujan Masih Berpotensi di Wilayah Riau hingga Ahad Malam

      • calendar_month Minggu, 12 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Hujan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi di sejumlah wilayah Riau sejak petang hingga Ahad (12/02/23) malam. Menurut Forecaster On Duty BMKG stasiun Pekanbaru Yasir Prayuna mengatakan hujan akan mulai mengguyur Riau pada sore hari dan akan berlangsung hingga dini hari. “Hujan bersifat tidak merata hanya terjadi di sebagian wilayah Riau saja,” […]

    • Ribuan Warga Jalan Sehat Bersama Partai Golkar, Perawang Siak Menguning

      Ribuan Warga Jalan Sehat Bersama Partai Golkar, Perawang Siak Menguning

      • calendar_month Minggu, 16 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 16Komentar

      SIAK, detak24.com – DPD II Partai Golkar Siak  menggelar ‘Jalan Sehat Bersama Masyarakat ‘sempena HUT ke-58, di Taman Motuyoko, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Ahad (16/10/22) pagi. Lautan manusia berbaju kuning tampak memadati alun-alun kecamatan yang berjuluk kota Industri Perawang itu.  Kegiatan jalan sehat itu dimulai dari Taman Motuyoko Perawang menuju ke Pasar Tuah Serumpun, Kelurahan […]

    • KHAIRUL Umam Reses Terakhir di Gang Citra Balik Alam Duri 

      KHAIRUL Umam Reses Terakhir di Gang Citra Balik Alam Duri 

      • calendar_month Minggu, 19 Mar 2023
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 15Komentar

      DURI, detak24.com – Agenda reses Ketua DPRD Bengkalis H Khairul Umam LC ME Sy, sebelum memasuki bulan suci Ramadan 1444 H berakhir di Gang Citra, Kelurahan Balik Alam, Duri, Ahad (19/03/23) petang.  Ketua DPD PKS Kabupaten Bengkalis yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) 4 Mandau memaksakan reses pada 8 tempat sejak 16 Maret 2023. Kegiatan […]

    • Dongkrak Pendapatan Nelayan, Pasca Normalisasi Sungai Kerumutan Pelalawan 

      Dongkrak Pendapatan Nelayan, Pasca Normalisasi Sungai Kerumutan Pelalawan 

      • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 21Komentar

      Pelalawan, detak24.com – Normalisasi Sungai Kerumutan di Pelalawan murni permintaan masyarakat. Pasca pembersihan, nelayan bisa menangkap ikan serta usah sewa sampan hidup. Sungai ini dibersihkan oleh seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah itu secara keroyokan hingga sungai menjadi bersih dari semak. “Terkait dengan pembersihan sungai ini memang murni permintaan dari masyarakat,” terang Ketua Karang Taruna […]

    expand_less