Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Sawit Kawasan TNTN Bakal Dikelola Pemerintah? Satgas PKH: Jika Komersil Kenapa Ditumbang 

Sawit Kawasan TNTN Bakal Dikelola Pemerintah? Satgas PKH: Jika Komersil Kenapa Ditumbang 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Komandan Satgas PKH, Mayjen TNI Dody Triwinarto membantah kabar yang menyebut lahan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dikelola secara komersial oleh PT Agrinas Palma Nusantara.

Ia menegaskan, informasi tersebut merupakan hoaks dan menyesatkan. Menurutnya, kawasan TNTN saat ini justru sedang dipulihkan dari aktivitas perkebunan kelapa sawit ilegal, bukan dialihfungsikan untuk kepentingan bisnis.

“Dengan Agrinas tidak benar. Yang di TNTN itu tidak ada. Itu memang dipulihkan dari kebun sawit, ditumbangkan, kita pulihkan, ditanam kembali (dengan pohon hutan),” ujar Mayjen Dody saat ditemui usai penyerahan lahan TNTN, Kamis petang (17/7/2025).

Lebih lanjut, ia mempertanyakan logika di balik isu tersebut. Jika benar lahan TNTN dikelola untuk tujuan komersial, menurutnya, tidak mungkin dilakukan penebangan dan reforestasi secara besar-besaran.

“Jadi tidak ada dikelola secara komersial. Tidak ada. Itu sangat hoaks dan tidak benar,” tegas Mayjen Dody.

“Kalau memang (dikelola) Agrinas, kenapa kita reforestasi, kenapa harus kita tumbang. Itu saja logikanya,” sambung.

Mayjen Dody kembali mengimbau masyarakat yang masih menguasai lahan di TNTN agar tidak mudah terpancing isu-isu yang belum terbukti kebenarannya.

Ia meminta warga untuk memberi ruang kepada Satgas PKH bekerja menyelesaikan persoalan di kawasan hutan dengan pendekatan persuasif dan dialogis.

“Saya mengajak dan mengimbau kepada saudara-saudara saya, kawan-kawan saya yang ada di TNTN, tidak usah takut dan tidak terprovokasi. Kita lakukan ini secara pelan-pelan. Apa pun alasannya, itu adalah Taman Nasional Tesso Nilo yang harus kita pulihkan,” imbaunya.

Mayjen Dody menyakinkan, pemerintah berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi warga yang selama ini tinggal dan menggantungkan hidup di dalam TNTN. Namun, langkah ini memerlukan pendataan

Satgas PKH, lanjut dia, terus berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, dengan mengedepankan prinsip kemanusiaan, keadilan, dan pelestarian lingkungan.

Sebelumnya, isu mengenai keterlibatan Agrinas dalam pengelolaan kawasan TNTN sempat beredar di media sosial dan menjadi bahan perbincangan. Namun, hingga kini tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut.

Diketahui, Satgas PKH terus bergerak menyelamatkan konservasi TNTN. Sejak dua pekan terakhir, sudah 1.185 hektare, sudah diserahkan secara sukarela oleh warga melalui Satgas PKH.

Lahan itu diserahkan Kelompok Tani Petani Bersatu seluas 415 hektare di Desa Kusuma, Dusun Bukit Kusuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pellawan.

Sebelumnya, dua penyerahan lahan juga telah dilakukan, masing-masing seluas 401 hektare dan 311 hektare di Desa Segati, Kecamatan Langgam. Lahan-lahan tersebut kini resmi kembali menjadi bagian dari pengelolaan negara.

TNTN merupakan kawasan konservasi yang dilindungi. Saat ini pemerintah melalukan penertiban dikatakan tersebut dan melakukan reforestasi atau pemulihan kembali dengan menanam tanaman hutan seperti sedia kala.

TNTN memiliki luas lahan 81.973 hektare. Berdasarkan catatan, lahan tersebut telah beralih fungsi menjadi jadi kebun kelapa sawit yang dikelola secara ilegal.

Beda dengan kawasan TNTN. Kawasan ini bisa merujuk pada wilayah yang lebih luas, termasuk area di sekitar taman nasional yang mungkin berbatasan dengan kawasan lain seperti Hutan Tanaman Industri (HTI) atau bahkan perkebunan sawit, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerebek Kontrakan di Desa Makmur, 20 Remaja Diarak ke Kantor Satpol PP Pelalawan 

    Gerebek Kontrakan di Desa Makmur, 20 Remaja Diarak ke Kantor Satpol PP Pelalawan 

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Sebanyak 20 remaja terdiri dari 12 laki-laki dan 8 perempuan diarak ke kantor Satpol PP, dalam razia di Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Sabtu (15/02/25) malam minggu. Para remaja tersebut sebelumnya diamankan oleh Bhabinkamtibmas Desa Makmur, Aipda Wempi Kamri bersama Babinsa dan aparat desa setempat. Mereka kedapatan berkumpul hingga larut malam di […]

  • KISRUH BUPATI MERANTI : Berembus Kabar, M Adil Larang Kades Hadiri Rakor Gubri

    KISRUH BUPATI MERANTI : Berembus Kabar, M Adil Larang Kades Hadiri Rakor Gubri

    • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    MERANTI, detak24.com – Pemprov Riau akan menggelar rakor kepala desa yang dijadwalkan pada 1 Desember 2022 mendatang. Rakor yang akan dilaksanakan di SKA Co Ex Convention dan Exhibition Center Pekanbaru itu akan dipimpin langsung oleh Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar. Dalam Rakor itu Gubri Syamsuar juga telah mengirim undangan kepada bupati/walikota se-Riau untuk menghadiri kegiatan Rakor […]

  • SISWI SMP di Inhu Dicabuli hingga Tewas, Mayat Korban Membusuk

    SISWI SMP di Inhu Dicabuli hingga Tewas, Mayat Korban Membusuk

    • calendar_month Jumat, 29 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Warga Desa Candirejo, Pasir Penyu Inhu geger atas penemuan mayat siswi SMP membusuk. Ternyata, korban tewas setelah dianiaya serta dicabuli, pada Sabtu (23/12/23). Korban berinisial UH (13) ditemukan pada sebuah rumah kosong Tri Anggraini, dengan kondisi mengenaskan. Jenazah siswi SMP tersebut ditutup terpal serta menyebarkan aroma tak sedap. Polisi berhasil menangkap pelakunya […]

  • HARIMAU SUMATERA Masuk Perangkap BBKSDA di Pelalawan

    HARIMAU SUMATERA Masuk Perangkap BBKSDA di Pelalawan

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PELALAWAN, detak24.com –  BBKSDA Riau memerangkap seekor anak harimau di Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan. Hewan dilindungi masuk box trap yang dipasang sebelumnya. Kepala Besar (Kababes) BKSDA Riau, Genman Suhefti Hasibuan SHut, MM, Senin (7/11/2022) mengatakan, harimau yang ditemukan masih tergolong anakan. Kababes menjelaskan, anak harimau itu masuk perangkap diketahui pada Minggu (6/11/2022) malam. […]

  • Timnas Putri Indonesia Babak Belur Dihajar Australia

    Timnas Putri Indonesia Babak Belur Dihajar Australia

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

      TIM nasional Putri Indonesia menelan kekalahan supertelak dari Australia di laga pertama Piala Asia Wanita 2022. Tim Garuda Pertiwi dihajar 0-18. Timnas Putri Indonesia menghadapi Australia di Mumbai Football Arena, India, Jumat (21/1/2022) pada partai pertama Grup B Piala Asia Wanita 2022. Tim arahan Rudy Eka Priyambada itu langsung ditekan habis-habisan oleh Australia sejak […]

  • LIMA WARGA Pekanbaru Ditangkap Gegara Buang Sampah, Simak Kejadiannya!

    LIMA WARGA Pekanbaru Ditangkap Gegara Buang Sampah, Simak Kejadiannya!

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Lima warga Pekanbaru tertangkap tangan buang sampah sembarangan. Tim orang yang kedapatan membuang sampah sembarangan. Kelima orang ini tertangkap akhirnya mengamankan kelimanya. Dalam operasi Simpatik Bertuah yang digelar Sabtu (15/01/23) malam, tim menangkap lima orang yang kedapatan membuang sampah sembarangan. Kelima orang ini tertangkap di lokasi berbeda. “Kita tim yustisi yang terdiri […]

expand_less