Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nusantara » Sadis, Pasien Tikam Bidan Tua Berkali-kali hingga Tewas Gegara Tolak Utang Rp 500 Ribu 

Sadis, Pasien Tikam Bidan Tua Berkali-kali hingga Tewas Gegara Tolak Utang Rp 500 Ribu 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANJARMASIN, detak24com – Seorang bidan tua di Jalan Kelayan A Gang Antasari II RT 06, Banjarmasin Selatan bernasib malang. Ia tewas berlumur darah dengan luka tikaman sekujur tubuh.

Peristiwa menggemparkan, seorang bidan tewas ditikam berkali-kali. Tak disangka, pelaku pembunuhan seorang pasien nekat menghabisi nyawa korban gegara tak dapat berutang Rp 500 ribu.

Kejadian ini di Jalan Kelayan A Gang Antasari II RT 06, Banjarmasin Selatan pada Senin (20/10/25) malam. Pelaku penikaman yang diketahui bernama Andi Julianto alias Andi Encek (32) berhasil dibekuk polisi.

Kepada petugas, Andi mengakui menikam bidan bernama Rahmaniah (58) tersebut hingga tewas.  Tak hanya itu, pelaku juga menyerang anak bidan bernama Rina Mutia (24) hingga mengalami luka serius.

Andi Julianto melakukan aksi sadis tersebut karena merasa kesal setelah permintaannya untuk berutang sebesar Rp 500 ribu ditolak oleh korban.

Sempat terjadi adu mulut dengan korban, pelaku mengambil senjata di pinggang yang sudah disiapkan. Pelaku lantas menusuk sang bidan berkali-kali.

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Cristugus Lirens membeberkan kronologi pelaku Andi Julianto membunuh korban berdasarkan kesaksian dari Rina Mutia.

Pada Senin (20/10/25), pelaku Andi Julianto datang ke rumah korban dengan maksud berobat, sambil membawa senjata tajam yang ia selipkan di pinggangnya.

“Awalnya, pelaku datang ke rumah korban Rahmaniah untuk berobat, dengan membawa sebilah pisau sekitar 30 cm yang diselipkan di pinggangnya,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/10/25).

Tak lama kemudian, anak korban mendengar suara keributan dari ruang tamu rumahnya. Rahmaniah yang saat itu berada di dalam, bergegas keluar untuk mencari tahu.

Alangkah kagetnya Rahmaniah setelah melihat ibunya dianiaya pelaku menggunakan senjata tajam.

“Pelaku yang saat itu merunduk di atas badan korban, terlihat sedang memegang pisau belati dan menusukkannya berkali-kali ke tubuh bidan tersebut,” ungkapnya.

Melihat ibunya diserang, Rahmaniah berusaha memberikan perlawanan dengan mendorong pelaku hingga terjatuh.

Namun, perlawanan itu membuat pelaku emosi dan balik menyerang Rahmaniah dengan senjata tajam.

“Pelaku sempat keluar rumah, namun kembali masuk dan menusukkan pisaunya lagi ke tubuh Rahmaniah yang sempat berteriak minta tolong. Setelah itu, pelaku melarikan diri,” beber dia.

Setelah pelaku melarikan diri, tetangga korban berdatangan untuk memberikan pertolongan. Korban Rahmaniah langsung dilarikan ke RSUD Sultan Suriansyah, namun nyawanya tak tertolong.

Sementara itu, motif di balik aksi penusukan masih dalam proses penyelidikan. Kapolsek menyampaikan pihaknya terus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku untuk mengungkap alasan pasti di balik tindak kekerasan tersebut.

“Kurang dari 24 jam, pelaku sudah diringkus tim gabungan resmob Polda Kalsel macan resta serta buser Banjarmasin Selatan. Motif bukan perampokan, karena uang korban masih utuh dan diamankan Polsek Banjarmasin Selatan,” ujar seorang relawan yang ikut mengevakuasi korban, dikutip dari Tribunnews. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TABRAK Maut, Pelajar Asal Pasir Penyu Tewas di Jalintim Inhu

    TABRAK Maut, Pelajar Asal Pasir Penyu Tewas di Jalintim Inhu

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 7Komentar

    INHU, detak24com – Tabrak maut terjadi di Jalan Lintas Timur  (Jalintim) Inhu. Seorang pelajar asal Pasir Penyu dilaporkan tewas di TKP,  Selasa (20/02/24). Lakalantas yang mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia dan satu korban lainya mengalami luka berat, terjadi akibat tabrakan yang melibatkan mobil mistsubishi pikap L300 BM 9036 BG dan mobil mitsubishi dump truck […]

  • RELAWAN di Riau Siap “Berdarah-darah” Menangkan Ganjar Pranowo Capres PDIP

    RELAWAN di Riau Siap “Berdarah-darah” Menangkan Ganjar Pranowo Capres PDIP

    • calendar_month Sabtu, 22 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan resmi mengusung Ganjar Pranowo capres PDIP 2024. Relawan di Riau menyebut siap berdarah-darah memperjuangkan kemenangan untuk Gubernur Jawa Tengah itu. Relawan Ganjar di Riau, Zulher, mengaku bersyukur dengan adanya keputusan PDI Perjuangan yang mengusung Ganjar Pranowo capres PDIP 2024, yang diumumkan Jumat (21/4/2023). Menurut dia, pengumuman oleh […]

  • Semarak HUT RI, Ribuan Warga Merbau Ramaikan Jalan Santai OPP Teluk Belitung

    Semarak HUT RI, Ribuan Warga Merbau Ramaikan Jalan Santai OPP Teluk Belitung

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Sempena HUT RI ke-79, Organisasi Peduli Pemuda (OPP) Kelurahan Teluk Belitung, Merbau menggelar jalan santai kegiatan bertajuk ‘Kampung Merdeka’, Sabtu (24/08/24) pagi. Kegiatan Kampung Merdeka yang diadakan meliputi perlombaan gapura yang diikuti oleh delapan peserta Kelurahan Teluk Belitung, serta jalan santai yang diikuti oleh sekitar 3.000 masyarakat se Kecamatan Merbau. Jalan santai […]

  • PENJUAL ELPIJI 3 Kg Terancam Masuk Penjara, Jual di Atas HET

    PENJUAL ELPIJI 3 Kg Terancam Masuk Penjara, Jual di Atas HET

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    DUMAI, detak24.com – Elpiji bersubsidi kerap bermasalah. Oknum penyalur atau agen sering menaikan harga yang melampaui harga eceran tertinggi (HET). Hasil penelusuran wartawan detak24.com, pasca kelangkaan gas 3 Kg di agen dan pangkalan di Dumai Riau, justeru barang bersubsidi itu banyak dijual di kedai-kedai pengecer. Harga jual di pengecer berkisar dari Rp25 ribu hingga Rp45 […]

  • Cek Fakta! Pasutri Ini Beri Nama Bayinya Perdi Sambo

    Cek Fakta! Pasutri Ini Beri Nama Bayinya Perdi Sambo

    • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    SOSOK serta nama Ferdy Sambo memang sudah dua bulan ini menjadi perbincangan masyarakat. Setiap hari selalu ada kabar terbaru tentang Ferdy Sambo. Beberapa hari yang lalu, viral sebuah foto Surat Kelahiran yang memperlihatkan adanya nama seorang bayi laki-laki yang lahir pada hari Selasa, 6 September 2022 bernama Perdi Sambo. Bayi kelahiran Jirak Jaya, Musi Banyuasin (Muba), Sumsel tersebut […]

  • Meski Bukan Runner up, Garuda Masih Berpeluang Tembus Piala Dunia 2026

    Meski Bukan Runner up, Garuda Masih Berpeluang Tembus Piala Dunia 2026

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Australia menjadi runner-up klasemen grup C zona Asia akan sulit dikejar. Namun, Patrick Kluivert yakin Indonesia masih berpeluang ke Piala Dunia 2026. “Tentu saja selalu ada peluang. Akan sangat sulit (mengejar Australia), tetapi tujuan Indonesia adalah untuk lolos ke Piala Dunia,” ujar Patrick Kluivert dalam konferensi pers selepas laga Indonesia vs Bahrain […]

expand_less