RUPIAH Kian Terpuruk Tembus 16 Ribu Per Dolar, Ini Sebabnya
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, detak24com – Rupiah kian tertekan dolar AS hingga level Rp16.000 per USD. Selama sepekan ini terus melemah 0,88% dan selama sebulan hampir 3%.
Dirilis, Sabtu (13/04/24) adapun pada 1 Januari 2024, rupiah masih berada di level Rp15.400, sehingga kenaikan sampai saat ini secara year to date (ytd) sebesar 4,14%.
Menurut Pengamat Pasar, Uang Ibrahim Assuaibi, penyebabnya adalah cadangan devisa yang turun dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Selain itu, Ibrahim mengatakan bahwa kekhawatiran akan memburuknya konflik di Timur Tengah. Ketika Iran mengancam akan melakukan tindakan militer terhadap Israel, membuat selera risiko sebagian besar tetap lemah. Volume perdagangan regional juga melemah karena libur pasar Tiongkok.
“Komentar Hawkish dari pejabat Federal Reserve juga mendukung greenback, setelah Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan bahwa inflasi yang tinggi dapat menyebabkan bank sentral tidak memangkas suku bunga sama sekali pada tahun 2024,” kata Ibrahim.
Di sisi lain, Ibrahim menegaskan bahwa memanasnya tensi politik di Timur Tengah ini yang membuat rupiah juga ikut melemah.
“Karena dolar kembali mengalami penguatan yang cukup signifikan akibat data di Amerika juga cukup bagus. Apalagi data inflasi yang terus mengalami kenaikan,” ujar Ibrahim, dikutip detak24com dari Okezone. (*/Berita)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











