Remaja Hilang Korban Tabrakan KM JNE di Tembilahan Ditemukan Tak Bernyawa
Proses evakuasi jenazah pelajar yang hilang usai ditabrak KM JNE di Sungai Indragiri Tembilahan. f : ist
TEMBILAN, detak24com – Kurang lebih 14 jam pencarian, tim SAR gabungan menemukan korban kecelakaan di Sungai Indragiri, Kecamatan Tembilahan, Inhil.
Informasi dirangkum Selasa (27/05/25), penemuan pelajar yang hilang usai pompong mereka ditabrak KM JNE tersebut pada, Senin (26/05/25) malam.
Korban yang diketahui bernama Abid ini sempat hilang setelah terjatuh ke sungai ketika perahu yang ia naiki ditabrak Kapal Motor (KM) JNE di Perairan Parit 17 Tembilahan, Ahad (25/05/25).
Sementara, empat orang temannya berhasil selamat meski satu di antaranya dikabarkan mengalami luka-luka dari peristiwa tersebut.
Sedangkan nahkoda kapal bernama Fraseto (25) dan ABK bernama Eko ditetapkan menjadi tersangka oleh kepolisian Polres Inhil dengan dua pasal. Yaitu tentang pelayaran dan kelalaian dan saat ini sudah diamankan di Mapolres Inhil.
“Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban tidak jauh dari lokasi kejadian,” kata Kalaksa BPBD Inhil, R Arliansyah, Selasa (27/05/25).
Katanya, pencarian terhadap korban kecelakaan laut ini kurang lebih selama 14 jam. Korban ditemukan dalam posisi mengapung dan sudah tidak bernyawa.
Sedangkan nahkoda kapal bernama Fraseto (25) dan ABK bernama Eko ditetapkan menjadi tersangka oleh kepolisian Polres Inhil dengan dua pasal. Yaitu tentang pelayaran dan kelalaian dan saat ini sudah diamankan di Mapolres Inhil.
“Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban tidak jauh dari lokasi kejadian,” ungkapnya.
Pencarian terhadap korban kecelakaan laut ini kurang lebih selama 14 jam. Korban ditemukan dalam posisi mengapung dan sudah tidak bernyawa.
Setelah itu, jasad korban ini dievakuasi ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan pemeriksaan secara medis.
Diketahui sebelumnya, korban bersama empat orang temannya menggunakan perahu sampan pergi memancing ikan dan udang.
Setelah perahu ditambatkan, perahu mereka ditabrak oleh kapal motor sehingga perahu rusak dan tenggelam. Dari kejadian itu Abid menghilang dan ditemukan meninggal dunia, sedangkan empat orang temannya selamat.
Dari keterangan Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora SIK sebelumnya, saat itu Kapal Motor (KM) JNE dikemudikan oleh Riko yang menggantikan sementara posisi nahkoda bernama Fraseto, karena saat itu yang bersangkutan sedang mandi. Lalu terjadi tabrakan dengan pompong pemancing yang di dalamnya terdapat korban Abid dan beberapa temannya.
Akibatnya, Abid terjatuh dan ditemukan meninggal dunia. Sementara itu, empat orang lainnya, Miskal (45), Yusran (30), Ajay (30) dan Herianto (34) selamat. Meski, korban Herianto mengalami luka dan sedang menjalani perawatan medis, dikutip dari rpg. (Red)
Editor : kar

1 thought on “Remaja Hilang Korban Tabrakan KM JNE di Tembilahan Ditemukan Tak Bernyawa ”
Comments are closed.