DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

MIRIS! 660 Anak Alami Gizi Buruk di Daerah Penghasil Migas Siak

SIAK, detak24com – Sebanyak 660 anak di Kabupaten Siak alami stunting atau gizi buruk. Penderita tersebar di kecamatan daerah penghasil migas terbesar itu.

“Berdasarkan data Dinas Sosial jumlah anak stunting ada 660 anak, namun yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DKTS sebanyak 36 anak. Yang memiliki jaminan kesehatan ada 28 anak, yang ditangani bansos PKH 36 anak, serta yang ditangani bansos BPNT sebanyak 39 anak,” kata Wakil Bupati Siak Husni Merza, saat memimpin rapat kerja tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Siak di Zamrud Room, Perumahan Abdi Praja, Siak, Selasa (04/06/24).

Husni mengatakan, Pemerintah Kabupaten Siak bersama tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Siak, terus memberikan mulai dari pendampingan kepada keluarga yang berisiko stunting, sampai pemberian makanan tambahan dan membentuk orang tua asuh, serta melakukan kerjasama dengan kementrian agama untuk memberikan penyuluhan kepada calon pengantin.

Wakil Bupati Siak mengatakan diadakannya rapat kerja ini untuk menindaklanjuti surat dari Kementerian kesehatan terkait pengukuran standar gizi dan survei kesehatan.

“Kita berkumpul untuk menindaklanjuti surat dari Kementerian terkait standar pengukuran gizi dan terkait survei kesehatan. Dimana kita melihat adanya di beberapa kecamatan masih ada balita stunting,” ujar Husni.

Lanjutnya, diadakan rapat untuk tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Siak ini juga bertujuan bagaimana memantapkan pola-pola untuk penurunan stunting yang ada di Kabupaten Siak.

“Saat ini kita masih melihat balita stunting tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Siak, ini menjadi perhatian kita bersama bagaimana angka-angka ini bisa turun tentunya dengan pola-pola dan kerja keras kita bersama,” kata Husni.

Husni Merza meminta kepada dinas terkait, untuk saling berkoordinasi terkait memetakan data stunting, terutama Dinas Kominfo. Hal itu untuk memantapkan aplikasi guna mengakuratkan data balita stunting di setiap kecamatan.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Siak mampu menekan angka stunting di wilayahnya hingga turun 11,6 persen dari 22 persen menjadi 10,4 persen pada 2023.

Hal itu berdasarkan data dari Survei Kesehatan Indonesia (KSI) yang dilakukan oleh kementerian kesehatan tahun 2023. Alhamdulillah, Siak menunjukkan penurunan tertinggi dari 12 Kabupaten/kota di Riau.

Turut hadir Kepala Bappeda Siak L Budi Yuwono, Kepala Dinas Sosial Wan Idris, Kepala DP3A2KB Siak Noni Paningsih, serta tim-tim percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Siak, dikutip detak24com dari riauterkini. (*)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di  https://detak24.com