Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Tolak Gelapkan MinyaKita, Supir Truk Dibunuh Rekan di Pekanbaru 

Tolak Gelapkan MinyaKita, Supir Truk Dibunuh Rekan di Pekanbaru 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Seorang supir truk ekspedisi dibunuh rekannya karena menolak gelapkan minyak goreng subsidi merek MinyaKita.

Teka-teki kematian supir truk Heri Supriadi (56) yang ditemukan dalam kondisi tubuh dan kepala dilakban dalam mobil box ekspedisi berisi MinyaKita akhirnya terjawab. Polisi berhasil menangkap tiga orang pelaku dan satu lainnya masih diburu.

Pengungkapan dilakukan Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekambaru dibantu Brimob Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari laporan pihak perusahaan ekspedisi yang mencurigai pergerakan kendaraan karena sistem pelacakan Global Positioning System (GPS).

“GPS kendaraan tidak sesuai rute, dari Medan ke Lampung. Kendaraan bergerak tidak wajar di wilayah Riau hingga akhirnya terpantau berhenti di satu titik,” ujar Muharman saat ekspos di Mapolresta Pekanbaru, Ahad (24/06/26).

Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa di kendaraan operasional pengangkut barang di Jalan SM Amin, Kecamatan Payung Sekaki, Ahad, 3 Mei 2026.

“Jenazah korban dalam kondisi tidak wajar, dengan tubuh terikat dan wajah dilakban rapat,” ujarnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang melibatkan tim laboratorium forensik, polisi menemukan sejumlah petunjuk yang kemudian mengarah pada identitas pelaku.

Tim gabungan melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan tiga orang pelaku di sejumlah lokasi berbeda. Sementara pelaku berinisial AN masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

“Tiga orang pelaku ditangkap berinisial FG, AN dan AS sedangkan satu pelaku lainnya berinisial AN masih diburu,” ungkap dia.

FG diketahui merupakan sopir mobil ekspedisi sekaligus otak perencana kejahatan. Ia ditangkap di wilayah Binjai, Sumatera Utara, pada 21 Mei 2026. Sementara ZN diamankan di Langkat pada 22 Mei 2026, dan AS ditangkap di wilayah Mandau.

“FG adalah otak pelaku yang merancang seluruh aksi. Sedangkan ZN dan AN berperan mengikat serta melakban korban. AS membantu dengan menyediakan lakban dan airsoft gun,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penyidikan, motif awal para pelaku adalah upaya penggelapan muatan ekspedisi bermuatan 20 ton MinyaKita dengan nilai Rp 400 juta.

FG berupaya membujuk HS untuk menyelewengkan MinyaKita. Namun rencana tersebut berkembang menjadi pembunuhan setelah korban berinisial HS menolak terlibat dalam kejahatan tersebut.

Para pelaku kemudian merancang skenario seolah-olah terjadi perampokan di perjalanan. Aksi tersebut dilakukan secara terencana sejak 2 hingga 3 Mei 2026, hingga korban akhirnya ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraan.

Hasil visum dan autopsi menunjukkan korban mengalami kekerasan tumpul serta meninggal akibat kondisi tercekik dan kekurangan oksigen setelah wajahnya dilakban secara rapat.

Saat penangkapan, FG dan AN terpaksa dihadiahi timah panas sedangkan AS tidak. “Pelaku melawan saat ditangkap hingga diambil tindakan terukur. Sementara AS langsung mengakui perbuatannya,” ungkap Muharman.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup.

Muharman menyatakan, penyidik masih melakukan pengembangan kasus untuk memburu satu pelaku lain yang masih buron serta mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • INFO BMKG : Hujan Malam Jumat Berpotensi di Riau, Cek Wilayahnya!

    INFO BMKG : Hujan Malam Jumat Berpotensi di Riau, Cek Wilayahnya!

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Hujan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi mengguyur Riau, Kamis (16/02/23).  Menurut Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru Anggun mengatakan, hujan sudah mengguyur Riau sejak pagi hari dan akan kembali mengguyur Riau pada sore hingga malam hari. “Hujan tidak merata, hanya terjadi di sebagian wilayah Riau saja,” ujar Anggun. Ia mengatakan pagi […]

  • Terlibat Investasi Bodong, Selebgram Cantik Diuber Polisi 

    Terlibat Investasi Bodong, Selebgram Cantik Diuber Polisi 

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Selebgram cantik berinisial AT dilaporkan ke Polda Riau atas dugaan penipuan investasi pabrik bodong. Korban yang berjumlah delapan orang mengalami kerugian total sekitar Rp 281,5 juta. Salah seorangnya berinisial H (29), bersama kuasa hukum dari Kantor Hukum Dr Irfan AR Comel SH MH & Partners melaporkan kejadian tersebut, Jumat (13/09/24). Kuasa hukum […]

  • Pemusnahan BB triwulan ketiga 2024 di Kejari Dumai. (f : ist)

    Triwulan Ketiga, Kejari Dumai Musnahkan BB Narkotika hingga Upal Rp 2,8 Juta 

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Kejari Dumai menggelar pemusnahan BB yang telah berkekuatan hukum tetap triwulan ketiga 2024 di kantor institusi tersebut, Kamis (08/08/24)sekira pukul 10.00 WIB.  Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Pri Wijeksono SH MH menyampaikan, barang bukti yang dimusnahkan diantaranya sabu (methamphetamine) seberat 18,6651 gram dan pil ekstasi (methylenediozy-methamphetamine) sebanyak 1,38 gram. Kemudian, barang bukti uang […]

  • Laka Kerja Pekanbaru : Lift Barang Proyek RS Santa Maria Terjun dari Lantai 7, Tiga Pekerja Luka Serius 

    Laka Kerja Pekanbaru : Lift Barang Proyek RS Santa Maria Terjun dari Lantai 7, Tiga Pekerja Luka Serius 

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan Rumah Sakit Santa Maria Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Selasa (07/04/26) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan lift barang yang jatuh dari lantai tujuh dan mengakibatkan tiga pekerja mengalami luka berat. Ketiga korban masing-masing bernama Kusnia (23), Muhammad Agit Nurjamil (25), dan Ashari […]

  • PENANGKAPAN Narkoba di Dumai Terbaru : Warga Teluk Binjai Terciduk dengan BB Sabu dan Ineks

    PENANGKAPAN Narkoba di Dumai Terbaru : Warga Teluk Binjai Terciduk dengan BB Sabu dan Ineks

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Pengedar narkoba inisial CK alias KD (36) warga Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur terciduk dengan BB sabu dan ekstasi. Tersangka diamankan bersama barang bukti berupa 5 paket sabu berat kotor sekitar 4,38 gram, 24 butir pil ekstasi berlogo Hello Kitty warna hijau dengan berat kotor sekitar 8.42 gram, 1 unit motor […]

  • Satpol-PP Pangkalpinang Amankan Pelaku Pungli Kedok Sumbangan Pesantren 

    Satpol-PP Pangkalpinang Amankan Pelaku Pungli Kedok Sumbangan Pesantren 

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, detak24com – Seorang terduga pelaku pungli modus sumbangan pembangunan pesantren asal Lampung, diamankan di Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Selasa (04/11/25) siang. Penangkapan ini berkat kesigapan Yayan Sumaryana biasa disapa akrab Abah selaku Sekretaris RT 08 RW 03 Kelurahan Air Kepala Tujuh, yang berkoordinasi cepat dengan Kasat Pol PP Kota Pangkalpinang, […]

expand_less