Ratusan Mahasiswi Unri Geruduk Gedung DPRD Riau, Pemerintah Dinilai Gagal
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
- print Cetak

Demo mahasiswa Unri di Gedung DPRD Riau. F : CAKAPLAH.COM
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24.com – Ratusan mahasiswa tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau, unjukrasa di gedung DPRD Riau, Jumat (26/08/22). Mereka menilai pemerintah gagalRiau menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.
Bentuk kekecewaan itu juga dilampiaskan dengan menggotong keranda ke depan gedung DPRD Riau. Keranda yang ditutup dengan kain hitam itu bertuliskan ‘Ironi 77 Tahun Dirgahayu RI’.
Selain itu mahasiswa juga menaburkan tulisan-tulisan kritik terhadap pemerintah, seperti “Indonesia Gawat Darurat”, “Harga pupuk menjepit petani”, “BBM naik rakyat tercekik”, “RKUHP Menggembosi Demokrasi”, “BBM Langka Rakyat Merana Ulah Durjana”, ” Konflik Agraria Merajalela”, “Terduga Pelaku KS tak Kunjung Diadili”.
Berikut isi tuntutan mahasiswa yang akan disampaikan di gedung DPRD Riau:
1. Menunda pengesahan RKUHP dan menjamin keterbukaan draf RKUHP. Selain itu meminta keterlibatan masyarakat yang sejati dalam perancangan RKUHP. Serta segera merevisi kembali pasal-pasal bermasalah dalam RKUHP.
2. Hapuskan wacana kenaikan BBM subsidi dan menjamin ketersedian BBM subsidi di daerah khususnya Riau.
3. Mendesak Kemendikbud-Ristek untuk mengeluarkan putusan hasil rekomendasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual terhadap Dekan FISIP non aktif.
4. Stabilkan harga bahan pokok. Selain itu menjamin ketersediaan bahan pokok di Indonesia khususnya Riau.
5. Selesaikan konflik agraria di seluruh Indonesia dan menyediakan sistem mutakhir terkait data agraria.
6. Mengkaji kembali Permentan no 10 tahun 2022. Undang-undang ini mengatur tentang tata cara penetapan alokasi. Juga harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi sektor pertanian terkhusus pasal yang mengenai komoditi yang mendapatkan pupuk subsidi serta memastikan keterbukaan informasi pertanian.
7. Meningkatkan aksesibilitas energi, memajukan pembiayaan energi dan meningkatkan penggunaan teknologi bersih.(cakaplah.com)
Editor : Kar
Terimakasih elah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












