Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Proyek Tak Dibayarkan Rp 400 Miliar, Kontraktor Geruduk Kantor Wako Pekanbaru 

Proyek Tak Dibayarkan Rp 400 Miliar, Kontraktor Geruduk Kantor Wako Pekanbaru 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24comSekelompok orang unjuk rasa memperjuangkan nasib kontraktor yang terimbas tunda bayar di Pemko Pekanbaru sekitar Rp 400 miliar. Aliansi tersebut mengaku berasal dari Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Pemantau Riau (Gemmpar).

Dikutip Ahad (11/05/25), aksi demontrasi dalam keadaan hujan gerimis tetapi semangat para pejuang aktivis dalam menyampaikan aspirasi kepada Walikota Pekanbaru tidak menyurutkan langkah mereka, Kamis (08/05/25) pukul 14.30 WIB petang.

Baca juga : Wuih! Ada Kolam Ikan di Badan Jalan Pekanbaru, Kinerja Wako Dipertanyakan 

Kontraktor Segel RS Madani Pekanbaru, Sekdako Sebut Proyek Pribadi 

Kordinator Lapangan Gemmpar, Erlangga saat dikonfirmasi wartawan mengatakan maksud dan tujuan mengadakan aksi demontrasi yakni menyampaikan aspirasi rekanan kontraktor lokal yang terimbas tunda bayar di Pemko Kota Pekanbaru.

Dia menegaskan, ini sudah sangat keterlaluan, karena membunuh usaha perekonomian masyarakat khususnya rekanan kontraktor. Dimana, mereka sudah mengeluarkan modal yang cukup besar hingga pekerjaan tersebut terealisasi. Namun, ironisnya tidak dibayar.

”Benar, ini bukan kesalahan Walikota Pekanbaru Agung Nugroho. Tapi ini merupakan tanggung jawab dia sebagai pimpinan saat ini, karena masyarakat tidak menuntut perseorangan tapi menuntut atas nama Pemko Pekanbaru. Kita minta keseriusan Walikota untuk membayar kegiatan tersebut,” ujarnya.

“Janjinya akan dibayarkan di bulan Ramadan, tapi pada kenyataannya juga tidak terealisasi. Jujur saja, kami menilai tidak ada capaian apapun dalam kinerja Walikota Pekanbaru saat ini,” terangnya dengan nada kesal.

Terkait aksi penyegelan oleh sejumlah kontraktor atau rekanan yang mengerjakan proyek pembangunan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru, itu ada sebabnya karena pihak rekanan kontraktor sampai detik ini belum ada kepastian kapan tunda bayar ini akan selesai.

“Anehnya mereka dituntut secara hukum. Yang saya ketahui, mereka tidak merusak apapun hanya membentangkan spanduk,” bebernya.

Kemudian tentang alasan defisit anggaran dia menyebut itu hanya dalih saja. Diketahui, APBD Pekanbaru di Tahun 2025 sebesar Rp 3,2 triliun. Sementara, piutang Pemko kepada rekanan kontraktor berkisar 400 miliar. Kalau mereka serius membayar masih bersisa 2,8 triliun.

“Terakhir yang mau kami sampaikan mendesak Walikota Pekanbaru mencopot Sekwan DPRD Pekanbaru, Hambali Nanda yang jelas terbukti kasus gratifikasi sebesar 4,5 miliar. Dimana, uang tersebut diberikan kepada mantan Bupati Meranti, M Adil yang terungkap dalam persidangan. Hambali saat itu menjabat Sebagai Sekwan DPRD Kabupaten Meranti,” bebernya.

Massa juga meminta copot sejumlah pejabat publik yang terlibat dugaan kasus gratifikasi/suap mantan Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar yang namanya disebut oleh JPU KPK, serta mendesak KPK tangkap sejumlah pejabat publik di Kota Pekanbaru.

Sejumlah pejabat yang disebut KPK dapat gratifikasi yakni, Kabid Pengelolaan Persampahan Dinas LHK Wendi Yuliasdi (5 juta), Sekretaris DLHK Tengku Ahmad Reza Pahlevi (50 juta), Kadis Perkim, Mardiansyah (50 juta), Kepala Badan Pendapatan Daerah, Alek Kurniawan (80 juta plus dua kemeja senilai Rp 2,5 juta), Kadishub Yuliarso (40 juta), Kadis PUPR, Edward Riansyah (100 juta ), Kepala BPKAD Yulianis (200 juta) serta sejumlah pejabat lainnya yang terlibat dalam kasus dugaan gratifikasi /suap mantan Pj Wako tersebut.

“Ironisnya, sejumlah pejabat itu masih dipertahankan oleh Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho. Kenapa tidak dicopot, mana janjinya katanya ingin bersih bersih dan berbenah, pada kenyataanya mereka yang diduga terlibat kasus gratifikasi tetap dipertahankan,” seru Erlangga dalam orasinya. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tolak Relokasi TNTN, Legislator dan Warga Cerenti Geruduk PTPN

    Tolak Relokasi TNTN, Legislator dan Warga Cerenti Geruduk PTPN

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Warga Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, Kuansing bersama Anggota DPRD Riau demo PTPN tolak relokasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan Inhu-Kuansing, Zulhendri usai demo, Sabtu (27/12/25). Zulhendri yang menyerap aspirasi masyarakat serta ikut langsung berdemo di PTPN itu mengatakan, penunjukan Desa Pesikaian sebagai relokasi warga […]

  • Nahkoda Hilang Dibuang di Tengah Laut Selat Malaka, ABK Jarah Isi Kapal

    Nahkoda Hilang Dibuang di Tengah Laut Selat Malaka, ABK Jarah Isi Kapal

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Polisi ungkap kasus nahkoda hilang dibuang di laut perairan Selat Malaka oleh ABK. Mereka kemudian kabur dan menjual barang-barang yang ada dalam kapal. Kasubdit Gakkum Ditpolair, Kombes Donny Charles Go mengatakan, setelah kejadian nahkoda dibuang, kapal Poseidon 3 merapat di perairan Bangka Belitung. Kemudian ABK berinisial B dan R menjual barang-barang yang […]

  • Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. ,(f : ist)

    Ismail Haniyeh Tewas, Iran Serukan Gempur Israel

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TEHERAN, detak24com – Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei pada hari Rabu (31/07/24) mengeluarkan perintah untuk menyerang Israel. Pemimpin tertinggi Iran, menurut laporan mengeluarkan perintah itu sebagai pembalasan atas pembunuhan Ismail Haniyeh, yang terbunuh di Iran saat dalam kunjungannya untuk pelantikan presiden baru, Masoud Pezeshkian. “Kami melihat membalas darahnya (Ismail Haniyeh) tugas kami, karena pembunuhan […]

  • MENGHARUKAN, Napi Lapas Kuansing Bangun RLH – Kerjasama dengan Baznas

    MENGHARUKAN, Napi Lapas Kuansing Bangun RLH – Kerjasama dengan Baznas

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    KUANSING, detak24.com – Narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Teluk Kuantan diberdayakan membangun RLH (Rumah Laik Hun) bagi masyarakat kurang mampu. Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Riau Mhd Jahari Sitepu melakukan prosesi peletakan batu pertama. Pembangunan (RLH) tersebut kerjasama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Teluk Kuantan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat. “Keterlibatan […]

  • Andina Julie Bagian Pemenang Miss Grand International 2022, Jadi Runner-Up 2

    Andina Julie Bagian Pemenang Miss Grand International 2022, Jadi Runner-Up 2

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    DUTA Indonesia menoreh prestasi baru di ajang Miss Grand International 2022. Meski tidak membawa pulang mahkota utama, Andina Julie menyabet gelar Runner-Up 2. Final Miss Grand International 2022 berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), pada Selasa (25/10/2022) malam. Untuk pertama kalinya, Indonesia menjadi tuan rumah kontes kecantikan internasional yang eksis sejak 2013 ini. Sorak dukungan untuk […]

  • Kejari Bidik Korupsi Miliaran di ULP Pemkab Siak, Lima Saksi Diperiksa 

    Kejari Bidik Korupsi Miliaran di ULP Pemkab Siak, Lima Saksi Diperiksa 

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Aroma penyimpangan proyek miliaran rupiah di Kabupaten Siak kian terkuak. Kejaksaan setempat resmi memeriksa sejumlah pegawai Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa. Pemeriksaan tersebut terkait proyek tahun anggaran 2025. Hingga Rabu (18/09/25), sedikitnya lima pegawai ULP sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. “Benar. Mereka sudah kita panggil untuk klarifikasi terkait proyek yang […]

expand_less