PRIA Ini Ancam Bunuh Pedagang Air Galon di Senapelan Pekanbaru, Begini Motifnya!
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Seorang pria berinisial HN (31) berurusan Polsek Senapelan Pekanbaru. Tersangka nekat ancam bunuh pedagang air galon di Jalan Cempaka.
Kasus pengancaman itu terjadi, lantaran tersangka tidak terima orangtuanya dibentak saat hendak belanja di kedai korban. Tersangka lalu mengambil samurai dan mendatangi korban, seraya mengeluarkan ancaman akan membunuh korban dan keluarganya.
Kapolsek Senapelan, Kompol Noak P Aritonang mengatakan pengancaman tersebut terjadi lantaran pelaku tak terima orangtuanya dibentak-bentak oleh korban saat berbelanja air galon di warung milik korban.
“Pelaku mengancam korban lantaran tak terima orang tuanya dibentak-bentak oleh korban saat berbelanja di warung korban,” kata Kompol Noak, Kamis (21/03/24).
Ia menjelaskan, kasus ancam bunuh tersebut bermula saat pelaku mendapat informasi bahwa orang tuanya dibentak-bentak oleh pemilik warung saat membeli air galon di Warkop 76 yang berada di Jalan Cempaka, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, pada Sabtu (16/03/24).
“Pelaku ini tidak terima orangtuanya dibentak-bentak oleh korban saat membeli air galon di warung korban,” jelasnya.
Usai menerima informasi bahwa orangtuanya dibentak-bentak, pelaku langsung mendatangi warung korban dengan membawa sebilah samurai.
“Sesampainya di warung tersebut pelaku langsung mengacungkan samurai tersebut ke tubuh korban sambil mengancam akan membunuh korban dan keluarganya,” ungkapnya.
Melihat hal itu, anak korban bernama Rizki (26) langsung berusaha merebut samurai pelaku namun pelaku mengayun-ayunkan samurai tersebut ke arah anak korban.
“Anak korban kemudian berusaha melempar kursi kearah pelaku dan korban berusaha melerai dan mengambil senjata tajam dari tangan pelaku hingga korban terjatuh. Pelaku pergi meninggalkan korban dan anaknya,” tukasnya.
Tak terima dengan ulah pelaku, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Senapelan guna pengusutan lebih lanjut.
Pada Senin (18/3/2024), petugas mendapat informasi terkait keberadaan pelaku. Tim Opsnal Polsek Senapelan langsung bergegas menuju ke lokasi untuk mengamankan pelaku.
“Saat diinterogasi pelaku mengaku nekat mengancam korban lantaran sakit hati karena korban membentak orangtua pelaku. Selain itu pelaku ini juga sering membuat onar di daerah tersebut dan sudah meresahkan warga,” imbuhnya.
Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti samurai yang digunakan pelaku untuk mengancam korban. Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Senapelan guna menjalani proses hukum, dikutip detak24com dari CAKAPLAH. (*/Berita)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












Saat ini belum ada komentar