POLRES Koordinasi dengan Malaysia, Kapal Karam di Selat Melaka Diduga Angkut TKI
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BENGKALIS, detak24com – Kapal yang tenggelam di Selat Malaka dengan membawa 14 penumpang, diduga membawa Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal. Polres Bengkalis koordinasi dengan Malaysia untuk pengusutan kasus tersebut.
Dari 14 orang yang berada di dalam kapal, 11 orang dinyatakan selamat dan telah diamankan di Kepolisian Malaka. Sedangkan tiga korban lainnya masih dalam pencarian. Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo Anggoro menyebutkan, kapal tersebut mengalami kecelakaan usai dihantam ombak.
“Ada dugaan terkait sindikat TPPO. Saat ini Satpolair Polres Bengkalis sedang melakukan penyelidikan,” ujar AKBP Bimo, dikutip Kamis (17/08/23).
Lanjut Bimo, saat ini pihaknya masih berkoordinasi untuk mendapatkan informasi dari korban. “Kami masih berkoordinasi dengan kepolisian malaka untuk mendapatkan informasi dari korban yang diamankan di sana. Naik kapal siapa, siapa tekong, agen. Kendala kami itu, karena mereka masih diamankan polisian malaka,” tutup Bimo.
Sebelumnya, sebuah kapal yang berisikan 14 orang mengalami kecelakaan di Perairan Selat Malaka di rute Johor-Indonesia, Selasa sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pekanbaru, Budi Cahyadi saat dikonfirmasi menyebutkan hingga saat ini tiga korban masih dalam pencarian. “Tiga orang masih dalam pencarian. 11 orang selamat dan dievakuasi ke malaka,” sebutnya kepada awak media.(halloriau)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











