Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polisi Periksa Panitia Turnamen Golf Piala Gubri, Terkait Joget Erotis

Polisi Periksa Panitia Turnamen Golf Piala Gubri, Terkait Joget Erotis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Kasus biduan joget erotis di atas meja saat Turnamen Golf Piala Gubernur Riau dalam rangka HUT ke-64 Riau hingga kini proses hukumnya masih berjalan.

Sebelumnya, Rismayulis resmi membuat laporan polisi ke Polda Riau dengan nomor LP/B/382/VIII/2022/SPKT/Riau tanggal 22 Agustus 2022 tentang tindak pidana pornografi atau porno aksi.

Kuasa Hukum pelapor, Mirwansyah mengatakan, saat ini kasus masih tetap berjalan, dan penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Intinya kasus berjalan, besok penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan saksi kembali dipihak pelapor,” kata Mirwansyah, Senin (5/9/2022).

Mirwansyah juga mengungkapkan, penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap terlapor, dalam hal ini yang berada di dalam video yang viral tersebut.

“Terlapor ini kan masih dalam lidik, namun bisa dipahami artinya panitia dan saksi-saksi yang berada di dalam video itu semuanya sudah diperiksa,” ungkapnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Riau yang telah resmi menerima laporan polisi dari kliennya tersebut.

“Kami meminta Bapak Kapolda Riau untuk menindaklanjuti laporan kami. Agar hal-hal seperti ini yang mencoreng marwah Riau, yang mencoreng kebudayaan Riau dapat ditindak,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, banyak pihak yang menyayangkan dan mengecam aksi joget di atas meja tersebut.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pekanbaru pun ikut menyoroti video viral di acara Turnamen Golf Gubernur Riau Cup XXX yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-65 Provinsi Riau. Video yang menampilkan wanita seksi bernyanyi dan berjoget erotis di atas meja itu dinilai layaknya seperti perbudakan.

Ketua MUI Pekanbaru Akbarizan, menyesalkan pihak penyelenggara mengundang biduan tersebut. Ia menyebut tindakan itu juga bentuk eksplorasi terhadap tubuh wanita.

“Ini termasuk eksploitasi terhadap tubuh perempuan. Tak patut perempuan bergoyang di atas meja terus laki-laki di bawah menyaksikan. Sudah macam perbudakan saja itu,” kata Akbarizan, Senin, (22/8/2022).

Lanjut dia, perbuatan seperti itu bisa disebut hal yang keji. Bahkan orang-orang yang berada di situ tak bermoral.

“MUI Pekanbaru menyesalkan atas kegiatan yang mengundang biduan itu. Ini perbuatan yang dalam Islam bisa dibilang dibenci, perbuatan sangat keji,” tegasnya.

Bagi dia, perbuatan itu mencoreng nama baik Gubernur Riau Syamsuar. Untuk itu, Ia mendesak Syamsuar agar menindak dan membuat teguran keras kepada panitia.

“Agar masyarakat tak menuding Gubri mendukung kegiatan itu. Ada foto Gubri di spanduk saat biduan bergoyang,” kata dia.

Ia juga mengingatkan seluruh organisasi masyarakat (ormas) atau kegiatan pejabat apapun agar menghormati budaya Melayu yang identik dengan Islam.

“Tolong ke depannya jangan membuat kegiatan yang tidak menghormati budaya Melayu yang identik dengan Islam,” tegas dia.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (18)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Bripka RR Cocok Jadi Saksi, Tak Tahu Pelecehan-Tolak Tembak Yosua

      Bripka RR Cocok Jadi Saksi, Tak Tahu Pelecehan-Tolak Tembak Yosua

      • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      Jakarta, detak24.com – Bripka RR cocok dijadikan saksi (bukan tersangka) kasus pembunuhan BrigadirJ atau Yosua. Menurut Pengacara Erman Umar, kliennya lebih tepat dijadikan saksi. Karena tidak memiliki niat jahat melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. “Kalau menurut saya, posisi klien saya pantasnya sebagai saksi. Pertama dia tidak punya mens rea […]

    • THR, TPP, Gaji Sertifikasi ASN, Honorer dan Guru Belum Dibayar, Sekda Beberapa Bulan Tak Gajian, Bengkalis Bangkrut?

      THR, TPP, Gaji Sertifikasi ASN, Honorer dan Guru Belum Dibayar, Sekda Beberapa Bulan Tak Gajian, Bengkalis Bangkrut?

      • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
      • account_circle Redaksi
      • 1Komentar

      BENGKALIS, detak24com – Jelang Idul Fitri 1446 H yang tinggal sehari lagi, dikabarkan ASN, honorer dan para guru di Bengkalis belum terima THR, TPP dan gaji sertifikasi. “Bengkalis senyap, THR, TPP, gaji, dana sertifikasi dan lain-lain tak cair. Makanya kalau tak keluar uangnya, bagaimana orang mau hari raya Idul Fitri. Duitnya dikemanakan? ASN takut, honorer […]

    • BERSAMA Forkopimcam dan Awak Media, Dandim 0303 Bengkalis Endik YH Nonton Anugerah Kasad Award 2023 

      BERSAMA Forkopimcam dan Awak Media, Dandim 0303 Bengkalis Endik YH Nonton Anugerah Kasad Award 2023 

      • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 19Komentar

      DURI, detak24.com — Dandim 0303 Bengkalis, Letkol (Inf) Endik Yunia Hermanto secara langsung menonton acara anugerah Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Award 2023 di Makoramil 03 Mandau, melalui kanal Youtube TNI AD, Senin (10/07/23) malam. Dandim turut didampingi jajaran Kodim 0303 Bengkalis diantaranya Pasi Ops Kapt. Czi. Suratmin, Danramil 03 Mandau Kapt. Arh. Jemirianto […]

    • Jalan Simpang Puncak Bengkalis Rusak Parah, Warga Geruduk Kantor Desa

      Jalan Simpang Puncak Bengkalis Rusak Parah, Warga Geruduk Kantor Desa

      • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
      • account_circle Redaksi
      • 7Komentar

      Bengkalis, detak24.com – Melihat kondisi jalan yang semakin hari kian hancur berlubang, bahkan acap terjadi kecelakaan akibat dilewati truk tronton milik beberapa sub kontraktor PT PHR, membuat warga Simpang Puncak, Desa Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Riau geram. Mereka ramai-ramai turun ke jalan  serta menggeruduk kantor desa setempat. Dikutip Senin (04/07/22), kegeraman itu diungkapkan […]

    • Proyek Tak Dibayarkan Rp 400 Miliar, Kontraktor Geruduk Kantor Wako Pekanbaru 

      Proyek Tak Dibayarkan Rp 400 Miliar, Kontraktor Geruduk Kantor Wako Pekanbaru 

      • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Sekelompok orang unjuk rasa memperjuangkan nasib kontraktor yang terimbas tunda bayar di Pemko Pekanbaru sekitar Rp 400 miliar. Aliansi tersebut mengaku berasal dari Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Pemantau Riau (Gemmpar). Dikutip Ahad (11/05/25), aksi demontrasi dalam keadaan hujan gerimis tetapi semangat para pejuang aktivis dalam menyampaikan aspirasi kepada Walikota Pekanbaru tidak menyurutkan […]

    • POLISI Tangkap Dua Warga Simalinyang Kampar, Ocu Diburu ke Pekanbaru

      POLISI Tangkap Dua Warga Simalinyang Kampar, Ocu Diburu ke Pekanbaru

      • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
      • account_circle Redaksi
      • 19Komentar

      KAMPAR, detak24.com – Satresnarkoba Polres Kampar memburu Ocu yang diduga tinggal di Pekanbaru. Sebelumnya, aparat telah menangkap dua warga Simalinyang,  Kecamatan Kamparkiri Tengah dalam kasus narkoba. Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo SIK melalui Kasat Narkoba AKP Aprinaldi SH, dikutip Jumat (10/03/23) membenarkan penangkapan kedua warga Desa Simalinyang. Baca juga : https://detak24.com/tiga-warga-kampar-tewas-di-gerbang-tol-pikap-ayam-tabrak-tronton-parkir/ “Tim berhasil mengamankan […]

    expand_less