Musrenbang Kelurahan Gajah Sakti TA. 2028, Sekcam Mandau Ajak RT/RW Sampaikan Usulan Pembangunan
- account_circle Yusrizal Sikumbang
- calendar_month 16 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DURI, detak24.com – Pemerintah Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan rencana pembangunan tahun anggaran 2028. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Lurah Gajah Sakti, Selasa (6/10/2026) malam.
Musrenbang menjadi salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan dengan menghimpun aspirasi masyarakat melalui ketua RT dan RW. Berbagai usulan yang disampaikan selanjutnya akan menjadi bahan perencanaan dan dimasukkan ke dalam sistem perencanaan pembangunan sesuai mekanisme yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mandau Rio Sentosa, S.STP., M.Si. mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama mendukung proses pembangunan di Kelurahan Gajah Sakti.
Menurut Rio, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menentukan arah pembangunan. Masyarakat diharapkan aktif menyampaikan aspirasi serta memberikan masukan terkait berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan masing-masing.
“Kita ingin apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat disampaikan dan diperjuangkan bersama. Karena itu, mari kita manfaatkan Musrenbang ini untuk menyampaikan usulan yang memang menjadi prioritas dan dibutuhkan masyarakat,” ujar Rio.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran. Kebijakan tersebut berlaku secara nasional dan tentunya berpengaruh terhadap pelaksanaan berbagai program pembangunan.
Meski demikian, Rio meminta para ketua RT dan RW tetap menyampaikan usulan pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Memang sekarang sedang dilakukan efisiensi anggaran dan ini berlaku di seluruh Indonesia. Namun demikian, kepada RT dan RW, kami tetap mengharapkan agar usulan-usulan pembangunan tetap dibuat dan disampaikan,” katanya.
Rio menjelaskan, masih terdapat sejumlah usulan pembangunan dari tahun-tahun sebelumnya yang belum terealisasi. Karena itu, usulan tersebut tetap perlu disampaikan kembali sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan berikutnya.
“Walaupun ada usulan dari tahun sebelumnya yang belum terealisasi, tetap kita sampaikan. Kita berharap ke depan usulan tersebut dapat direalisasikan sesuai dengan kemampuan anggaran dan skala prioritas,” pungkasnya.
Sementara itu, Lurah Gajah Sakti Wildan Taufiq, S.STP. menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Melalui forum tersebut, pemerintah kelurahan dapat mengetahui berbagai kebutuhan, persoalan, serta aspirasi masyarakat di masing-masing lingkungan. Dengan demikian, perencanaan pembangunan diharapkan dapat disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan.
Dalam Musrenbang tersebut, sejumlah usulan pembangunan disampaikan masyarakat. Di antaranya pembangunan dan peningkatan jalan, semenisasi, pengaspalan hotmix, pembangunan burda, pembangunan parit cor beton, pembangunan pagar Kantor Lurah Gajah Sakti, penerangan lahan, serta rehabilitasi atap Kantor Lurah Gajah Sakti.
Berbagai usulan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan tahun anggaran 2028 dengan tetap memperhatikan skala prioritas dan kemampuan anggaran pemerintah.
Musrenbang tersebut dihadiri para ketua RT dan RW se-Kelurahan Gajah Sakti, LPMK, pengurus PKK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, sejumlah kepala UPT, serta unsur terkait lainnya.
Dengan pelaksanaan Musrenbang ini, diharapkan proses perencanaan pembangunan tahun anggaran 2028 dapat berjalan secara partisipatif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Gajah Sakti.(*)
- Penulis: Yusrizal Sikumbang















