NGERI! Kepala Terbelah, Buruh Tani Meregang Nyawa dalam Parit di Pujud Rohil
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ROHIL, detak24com – Buruh tani bernama Polma Saragih tewas mengenaskan dalam parit kebun sawit Km 08 Dusun Siarang-arang, Pujud Rohil. Kepala korban terbelah dan tubuh dipenuhi luka bacokan.
Data dirangkum di Mapolres Rohil, Rabu (06/03/24).penemuan jasad korban dilaporkan ke Polsek Pujud pada Kamus (29/02/24). Tim langsung terjun ke lokasi melakukan olah TKP.
“Di sekujur tubuh mengalami luka bacok pada bagian siku kanan dan kiri kepala terbelah menjadi dua bagian. Pada bagian punggung mengalami luka gores,” ujar Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto.
Andrian menjelaskan sebelum ditemukan tewas, Kamis (28/2/2024) sekitar pukul 14.00 WIB, korban pamit kepada tantenya untuk melihat kebun sawit di Dusun Siarang-arang yang sering dimasuki orang tak dikenal (ninja sawit).
Namun, hingga petang hari, buruh tani itu tak kunjung pulang ke rumah. Akhirnya keluarga korban menyusul ke kebun, namun hanya menemukan sepeda motor korban. Telepon korban juga tidak diangkat.
“Menurut tante korban, kebiasaan korban jika pergi ke ladang, jam 16.30 WIB sudah pulang. Akhirnya disusul ke ladang dan hanya menemukan sepeda motor korban terparkir,” jelas Andrian.
Dibantu warga, keluarga korban melakukan pencarian hingga malam hari. “Sekitar pukul 23.00 WIB, warga melihat korban di dalam parit dengan kondisi meninggal dunia,” tutur Andrian.
Selanjutnya, jasad buruh tani itu dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan visum et repertum. “Diduga telah terjadi tindak pidana pembunuhan,” ucap Andrian.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Terhadap pelaku disangkakan dengan Pasal 351 ayat (3) jo pasal 338 KUHPidana, dikutip detak24com dari CAKAPLAH. (*/Berita)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












Saat ini belum ada komentar