Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Nenek 73 Tahun Laporkan Sengketa Lahan Tol Pekanbaru-Rengat ke Polda Riau 

Nenek 73 Tahun Laporkan Sengketa Lahan Tol Pekanbaru-Rengat ke Polda Riau 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Seorang nenek bernama Hasni (73) akhirnya melaporkan sengketa lahan tol Pekanbaru-Rengat ke Polda Riau.

Ia mengaku selama dua dekade mengalami ketidakadilan dalam sengketa lahan yang diduga melibatkan praktik mafia tanah.

Dengan suara bergetar menahan tangis, warga Muara Fajar itu meminta perlindungan hukum atas tanah yang diklaim telah ia kelola selama kurang lebih 30 tahun. Namun, saat proyek pembangunan Tol Pekanbaru–Rengat memasuki tahap pembayaran ganti rugi, lahan tersebut tiba-tiba diklaim oleh pihak lain.

Nenek Hasni mengungkapkan persoalan semakin rumit ketika dalam sidang lapangan terbaru, pihak pengklaim disebut tidak mampu menunjukkan secara jelas titik lokasi tanah yang mereka maksud. Ia menduga terdapat permainan data, termasuk kemungkinan penggunaan identitas fiktif serta dokumen yang tidak valid.

Akibatnya, dana ganti rugi proyek tol tersebut kini tertahan melalui mekanisme konsinyasi di pengadilan.

“Sudah puluhan tahun saya mengelola tanah itu. Tiba-tiba ada yang mengeklaim, sementara saya tidak mendapatkan hak saya,” ujar Hasni dengan nada sedih dikutip, Jumat (20/02/26).

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan laporan tersebut.

Kasus ini turut menjadi perhatian anggota DPRD Kota Pekanbaru dari daerah pemilihan Rumbai, Rumbai Timur dan Rumbai Barat, Zulkardi. Ia menegaskan komitmennya mengawal tuntas dugaan praktik mafia tanah yang menyeret nama warganya.

Bahkan, Zulkardi ikut menghadiri sidang lapangan yang digelar di Pengadilan Negeri Pekanbaru pada Kamis (12/02/26) kemarin.

Menurut Zulkardi, sejak awal proses perkara tersebut sudah menunjukkan indikasi cacat prosedural. Ia bahkan menyebut perkara tersebut terkesan diada-adakan hingga menjadi berperkara.

“Kita melihat dari awal sudah ada indikasi cacat prosedural,” tegasnya.

Zulkardi juga mengungkapkan pihaknya telah berkonsultasi langsung dengan Kementerian PUPR dan Badan Pertanahan Nasional terkait penetapan konsinyasi atas nama Elsih dan orang tuanya, Hasni. Dari hasil komunikasi tersebut, diakui terdapat kekeliruan dalam penetapan.

Dalam sidang lapangan, ia juga menyoroti fakta bahwa pihak penggugat tidak dapat menunjukkan secara jelas titik lokasi tanah yang disengketakan, serta tidak membawa data pendukung yang memadai.

Zulkardi memastikan akan memberikan pendampingan hukum kepada Hasni. Jika ditemukan unsur pelanggaran hukum, ia menegaskan kasus ini akan didorong ke ranah pidana.“Proses hukum sedang berjalan. Kami akan kawal bersama agar hak warga benar-benar terlindungi,” pungkasnya.

Kasus ini menambah daftar panjang sengketa lahan yang muncul di tengah pembangunan infrastruktur. Hasni berharap perjuangannya menjadi jalan menuju keadilan dan memastikan haknya sebagai pemilik lahan tidak hilang.

“Saya hanya ingin keadilan dan hak saya kembali,” tutupnya dikutip dari halloriau. (*)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KASUS MEME STUPA, Roy Suryo Divonis 9 Bulan

    KASUS MEME STUPA, Roy Suryo Divonis 9 Bulan

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Terdakwa kasus penistaan agama dan ujaran kebencian meme stupa Borobudur, Roy Suryo, divonis 9 bulan penjara. Hal memberatkan Roy melakukan multiple quote tweet di Twitter yang menyebabkan rusaknya kerukunan umat beragama. “Hal-hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa melakukan multiple quote tweet melalui media sosial Twitter sangat menyebabkan rusaknya kerukunan umat beragama dalam bingkai kebinekaan,” […]

  • RATUSAN Tual Kayu Hasil Ilog di Sumbar Hanyut ke Sungai Gulamo Kampar 

    RATUSAN Tual Kayu Hasil Ilog di Sumbar Hanyut ke Sungai Gulamo Kampar 

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 10Komentar

    KAMPAR, detak24com – Ratusan tual kayu yang diduga hasil ilegal logging di aliran sungai objek wisata Gulamo, Kabupaten Kampar pekan lalu diduga berasal dari wilayah Pangkalan, Sumatera Barat (Sumbar). Hal itu diyakini berdasarkan informasi lacak balak yang dilakukan petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau melalui Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) yang ada di Kampar. […]

  • Sita Sabu 33 Paket, Polisi Bongkar Peredaran Narkotika di Bukit Nenas Dumai

    Sita Sabu 33 Paket, Polisi Bongkar Peredaran Narkotika di Bukit Nenas Dumai

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Satres Narkoba Polres Dumai mengungkap kasus peredaran narkotika, dengan menyita 33 paket berisi sabu sekitar 28,65 gram di Bukit Nenas, Kecamatan Bukit Kapur, Jumat (12/09/25). Pengungkapan ini berawal dari penyelidikan berdasarkan informasi masyarakat mengenai peredaran narkoba di wilayah Dumai. Kapolres Dumai, AKBP Angga F  Herlambang, melalui Kasat Resnarkoba Polres Dumai, AKP Riza Effiyandi […]

  • RUPIAH Kian Terpuruk Tembus 16 Ribu Per Dolar, Ini Sebabnya

    RUPIAH Kian Terpuruk Tembus 16 Ribu Per Dolar, Ini Sebabnya

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Rupiah kian tertekan dolar AS hingga level Rp16.000 per USD. Selama sepekan ini terus melemah 0,88% dan selama sebulan hampir 3%. Dirilis, Sabtu (13/04/24) adapun pada 1 Januari 2024, rupiah masih berada di level Rp15.400, sehingga kenaikan sampai saat ini secara year to date (ytd) sebesar 4,14%. Menurut Pengamat Pasar, Uang Ibrahim […]

  • Hasil Lab Keluar, Eks Direktur WHO Ungkap Penyebab Keracunan MBG

    Hasil Lab Keluar, Eks Direktur WHO Ungkap Penyebab Keracunan MBG

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Mantan direktur penyakit menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama buka suara ihwal keracunan MBG. Meski begitu, Tjandra menegaskan, keracunan makanan tentu terjadi di berbagai belahan dunia. Tidak hanya dihubungkan dengan program MBG. Baca juga : Pasca Keracunan MBG, Gubernur KDM Ancam Setop Makan Gratis Siswa di Jabar  “Secara umum World […]

  • Kiper FC Dallas, King Indo Maarten Paes Resmi Gabung Timnas PSSI 

    Kiper FC Dallas, King Indo Maarten Paes Resmi Gabung Timnas PSSI 

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Ketum PSSI Erick Thohir menyambut gembira King Indo, Marteen Paes bisa main membela Indonesia. Kiper FC Dallas itu resmi bergabung dengan timnas Garuda. “Kami percaya bahwa Marteen Paes akan membawa dampak positif bagi tim dan membantu Indonesia meraih prestasi yang lebih baik. Keputusan ini menunjukkan komitmen PSSI dalam mencari bakat-bakat terbaik untuk membangun […]

expand_less