Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » MANTAN Sekwan Meranti Setor Duit Miliaran ke Muhammad Adil

MANTAN Sekwan Meranti Setor Duit Miliaran ke Muhammad Adil

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Mantan Sekretaris DPRD atau Sekwan Kepulauan Meranti, Hambali diperiksa sebagai saksi terkait dugaan kasus suap Bupati nonaktif M Adil. Hambali mengaku menyetor uang miliaran rupiah ke bupati nonaktif tersebut.

Pengakuan disampaikan Hambali saat diperiksa sebagai saksi di PN Tipikor Pekanbaru. Dalam pemeriksaan saksi itu JPU bertanya soal jabatan Hambali. Uang yang disetor itu dijemput langsung ajudan M Adil.

“2021 Kabag Umum, Plt Sekwan Desember 2021. Definitif Juni-Februari dan pindah ke Pekanbaru, jadi Sekwan Pekanbaru,” jawab Hambali menjawab pertanyaan JPU, Rabu (04/10/23) dikutip detiksumut.

Sejak duduk sebagai Sekwan, Hambali mengaku diminta oleh Adil. Hanya saja saat awal uang yang diminta tidak dipatokkan.

Seiring berjalannya waktu, permintaan uang justru dipatok 10 persen dari kegiatan yang ada di dewan. Permintaan disampaikan M Adil dan Fitria Nengsih yang saat itu menjabat sebagai Plt Kepala BPKAD.

“Dipatok itu saat ibu Fitria Nengsih menjabat sebagai Plt Kepala BPKAD. Kita dipanggil, itu yang menyampaikan pak bupati sama bu Fitria Nengsih. Awalnya dipotong bendahara, kemudian dijemput langsung oleh ajudan,” sebutnya.

Hambali mengaku sempat dihubungi oleh Fitria Nengsih. Lewat telepon seluler, ia diminta agar setoran diserahkan ke Fitria Nengsih.

Setelah memberikan penjelasan jaksa KPK juga membacakan setoran dana kepada Muhammad Adil dari Hambali. Nominalnya tak sedikit, yakni ratusan juta yang disetorkan pada 2022 lalu. “Total tahun 2022 Rp 1,2 miliar,” kata JPU merinci nilai setoran dari Hambali ke Adil.

Sementara jika ditotalkan sejak 2021-2022 nilainya mencapai Rp 1,6 miliar. Setoran itu dikirim melalui ajudan, transfer dan melalui orang perantara utusan Adil.

Bukan itu saja, Hambali mengaku sudah menyetor sejumlah uang yang nilainya Rp 1-15 juta. Uang itu di luar potongan dana GU dan UP di Sekretariat Dewan. Jaksa menanyakan alasan Hambali mau setor hingga miliaran. Menurutnya, setoran diberikan karena takut dimutasi hingga dinonjobkan.

Belakangan Hambali mengaku pindah dan ikut assesment Sekwan DPRD Pekanbaru karena tertekan. Dia juga tak tahan dengan setoran yang diminta Adil. “Saya tidak tahan, makanya saya pindah ke Pekanbaru,” kata Hambali.

Muhammad Adil yang mendengar keterangan tersebut dengan tegas membantah. Adil menyebut Hambali pindah ke Pekanbaru karena ada jaminan duduk sebagai Sekwan di DPRD Pekanbaru. ***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • NETIZEN Buru Link Nonton Keramat Tunggak Dibintangi Siskaeee dan Virly Virginia, Jangan Gegabah!

    NETIZEN Buru Link Nonton Keramat Tunggak Dibintangi Siskaeee dan Virly Virginia, Jangan Gegabah!

    • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 4Komentar

    PASCA penggerebekan rumah produksi Kelas Bintang di Jaksel, netizen jadi penasaran dan berburu link film yang diproduksinya. Salah satunya link nonton Keramat Tunggak yang dibintangi Siskaeee dan Virly Virginia. Viral penggerebekan sebuah rumah produksi film dewasa yang terletak di Jakarta Selatan, ternyata rumah produksi ini adalah tempat dibuatnya film Keramat Tunggak. Film ini sendiri sempat sempat menjadi sorotan […]

  • FITRA Minta KPK Usut Kasus Bansos Siak hingga Proyek Payung Masjid Raya Annur

    FITRA Minta KPK Usut Kasus Bansos Siak hingga Proyek Payung Masjid Raya Annur

    • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil yang dilakukan KPK seketika menjadi perhatian publik, khususnya masyarakat Riau. Terlebih lagi, ini OTT Perdana KPK di tahun 2023. Melihat peta kondisi kerawanan di Riau, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau minta KPK juga harus melakukan supervisi pada Kejati dan Polda Riau […]

  • OTT KPK di Riau, Benarkah Gubri Wahid Dilaporkan SF Haryanto?

    OTT KPK di Riau, Benarkah Gubri Wahid Dilaporkan SF Haryanto?

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto menepis tudingan yang menyebut dirinya sebagai informan atau pelapor dalam OTT KPK yang menjerat Gubri Wahid. Ia menegaskan, kabar tersebut tidak benar dan merupakan fitnah. “Saya tidak tahu dari mana isu itu datang. Kalau saya disebut pelapor, itu tidak benar. Abdul Wahid itu adik saya, tidak mungkin […]

  • HALANGI Penyidikan, Direktur PT NHR Inhu Ditetapkan Jadi Tersangka

    HALANGI Penyidikan, Direktur PT NHR Inhu Ditetapkan Jadi Tersangka

    • calendar_month Jumat, 17 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    INHU, detak24.com – Diduga menghalangi proses penyidikan Disnaker Propinsi Riau terkait persoalan gaji, Direktur PT Nikmat Halona Reksa (NHR) Inhu berinisial JK ditetapkan jadi tersangka. Penetapan status tersangka terhadap Direktur PKS PT NHR berinisial JK dilakukan pihak penyidik Disnaker Riau, pasca JK mangkir dari panggilan pada saat pemeriksaan. Ia diduga menghalangi proses penyidikan kasus yang […]

  • TIGA Tertangkap, Polisi Uber 7 Tahanan Kabur di Polsek Rumbai Pekanbaru

    TIGA Tertangkap, Polisi Uber 7 Tahanan Kabur di Polsek Rumbai Pekanbaru

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 44Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebanyak 10 tahanan yang berhasil kabur dari tahanan Polsek Rumbai, hingga kini baru 3 orang tertangkap. Polisi terus memburu yang lainnya. Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Hery Murwono kepada media. Dikatakannya pihaknya saat ini masih melakukan perburuan terhadap 7 orang tahanan yang masih berkeliaran. Malah diperkirakan para tahanan tersebut […]

  • Rumah dan Dua Unit Motor Ludes Terbakar di Bagan Keladi Dumai 

    Rumah dan Dua Unit Motor Ludes Terbakar di Bagan Keladi Dumai 

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Sebuah rumah semi permanen di Jalan Utama Gang Pusara, RT 08, Kelurahan Bagan Keladi, Dumai ludes terbakar, Kamis (25/09/25) siang. Tidak hanya bangunan, dua unit sepeda motor milik korban M Ashari yang berada di lokasi juga ikut hangus dilalap api. Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Dumai, informasi kebakaran […]

expand_less