Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Mahasiswi Kampar Peras Pengusaha Sawit hingga Rp 1,6 M, Korban Bokep VCS

Mahasiswi Kampar Peras Pengusaha Sawit hingga Rp 1,6 M, Korban Bokep VCS

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Seorang pengusaha sawit terjebak bokep VCS, dan jadi korban pemerasan hingga Rp 1,6 miliar. Pelakunya yakni mahasiswi asal Kampar, yang kini mendekam dalam penjara.

Pengusaha sawit di Riau berinisial MT menjadi korban pemerasan dan pengancaman usai korban VCS (video call sex (VCS) dengan pelaku. Pelaku mengancam akan memviralkan gambar screenshot bokep VCS tersebut, jika korban tak menuruti keinginan mereka.

Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen?

Pelaku bernama Sisilia Hendriani (24), mahasiswi asal Kampar dan kekasihnya Syamsul Zekri (34), warga Pekanbaru berhasil mendapat Rp 1,6 miliar sebelum mereka ditangkap.

“Pasangan kekasih itu mengancam akan menyebarkan tangkapan layar VCS apabila korban tidak mengirimkan sejumlah uang,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan dikutip, Sabtu (11/10/25).

Dia menjelaskan, kasus bermula pada Agustus 2023, korban dan Sisilia berkenalan di salah satu tempat hiburan malam di Pekanbaru pada tahun 2019. Hubungan mereka kemudian berlanjut melalui pesan pribadi (direct message) di Instagram dan WhatsApp.

Pada Agustus 2023, korban kembali menghubungi Sisilia dan mengajaknya melakukan video call seks (VCS). Awalnya pelaku menolak, namun kemudian menerima tawaran tersebut setelah korban menyatakan bersedia membayar Rp 1 juta.

“Aksi VCS dilakukan melalui Instagram,” ungkap Kombes Ade.

Saat video call berlangsung, Sisilia mengambil tangkapan layar (screenshot) berisi gambar korban dan pelaku dalam keadaan tidak berpakaian.

Setelah berhasil mendapatkan gambar, Sisilia bersama pasangannya, Syamsul Zekri mulai mengirim ancaman kepada korban. Salah satu isi ancaman berbunyi, ‘Kau kirim uang, kalau tidak, kusebarkan foto kau.’

Untuk meyakinkan korban, pelaku juga mengirimkan gambar melalui fitur “sekali lihat” berupa tangkapan layar yang menampilkan korban dan pelaku dalam kondisi tanpa busana.

Merasa tertekan dan takut, korban mengirim uang pertama senilai Rp 10 juta ke rekening Bank BCA atas nama Mhd Rafi, yang disediakan oleh pelaku melalui layanan BRI Link di Aliantan, Rokan Hulu.

Ternyata, kedua tersangka terus mengancam korban. “Pengancaman kemudian berlanjut hingga Agustus 2025, dengan total kerugian korban mencapai Rp 1,6 miliar,” jelasnya.

Tidak terima, korban melapor ke kepolisian. Tim Radar Siber Polda Riau yang dipimpin Kasubdit V
Kompol Dani Andika Karya Gita, melakukan penelusuran terhadap akun media sosial yang diduga digunakan oleh pelaku untuk melakukan pemerasan.

Dari hasil analisis digital forensik, Tim Radar berhasil mengidentifikasi identitas dan lokasi pelaku. Yakni, di Kost A3 Executive, Jalan Surya, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

“Tersangka SH dan SZ sudah diamankan di Mapolda Riau untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata dia.

Dalam aksi tersebut, Sisilia berperan sebagai pelaku utama yang melakukan VCS, mengirim ancaman serta menerima dana hasil pemerasan. Sementara, Syamsul Zekri menyediakan rekening bank, ikut melakukan pengancaman, dan turut menikmati hasil kejahatan.

Setelah penangkapan, polisi menyita sejumlah barang bukti terkait hasil pemerasan, di antaranya dua unit mobil, satu sepeda motor, perhiasan emas, beberapa unit telepon genggam, serta kartu SIM dan data transaksi.

Kedua tersangka kini tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Keduanya dijerat Pasal 27B ayat (2) ke-a jo Pasal 45 ayat (10) UU No 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU ITE, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 56 ayat (2) KUHP, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • BUPATI Rohil Dituding Lakukan Penipuan Rp 3.2 Miliar, Korban Diimingi Proyek

    BUPATI Rohil Dituding Lakukan Penipuan Rp 3.2 Miliar, Korban Diimingi Proyek

    • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    ROHIL, detak24com – Seorang warga bernama Hendri Ardi A (48) warga Pekanbaru melaporkan Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong beserta Istrinya ke Polda Riau. Laporan itu terkait kasus penipuan Rp 3,2 miliar. Dimana, laporan itu dilayangkannya pada Senin 13 Maret 2023 pekan lalu. Laporan tersebut juga dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau […]

  • Looks from the Roswana, 2015

    Looks from the Roswana, 2015

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2015
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    For Joesendra, this is only her second fashion week showing, following her presentation at a Fashion World on this January. It was meant to be about getting back out there and doing it on its own over Street Market in New York and London, as well as IT Hong Kong, approached her about orders.

  • Penyidik Polri dan jaksa usai mengembalikan berkas Ferdy Sambo. F : DETIKCOM

    Jaksa Kembalikan Berkas Ferdy Sambo ke Penyidik Polri, Simak Alasannya

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 7Komentar

    Jakarta, detak24.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengembalikan berkas perkara 4 tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) kepada penyidik Polri. Jaksa memberi catatan kepada polisi agar berkas kasus dilengkapi. “Empat berkas sudah di Kejaksaan Agung, sudah diteliti dan kembalikan lagi berkas perkara kepada penyidik,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung, […]

  • Kondisi Makin Parah, Jembatan Sungai Masjid Dumai Jadi Ajang Pungli Truk 

    Kondisi Makin Parah, Jembatan Sungai Masjid Dumai Jadi Ajang Pungli Truk 

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    DUMAI, detak24com – Kondisi insfratruktur memprihatinkan terjadi di jembatan Sungai Masjid Bangsal Aceh, Dumai. Tentunya ini sangat membahayakan warga yang ingin melintasi area tersebut. Kondisi jembatan yang sudah sangat parah hingga lubang dimana-mana, membuat arus lalu lintas setiap harinya kian menimbulkan kemacetan. Hingga, terjadi pungli yang dialami supir truk. Salah seorang warga yang rutinitasnya mencari […]

  • KPK Geledah BPN Riau, Sita Dokumen HGU Kuansing

    KPK Geledah BPN Riau, Sita Dokumen HGU Kuansing

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau, Senin (10/10/2022) kemarin. Dari tempat itu, tim mengamankan sejumlah dokumen. Plt Juru Bicara KPK. ALi Fikri, mengatakan, penggeledahan dilakukan sejak Senin (10/10/2022). Kini, penggeledahan telah selesai dilakukan. “Tim Penyidik, Senin (10/10/2022) telah selesai melakukan penggeledahan di Kanwil […]

  • ENAM Fakta Masriah, Emak-emak Penyiram Air Kencing dan Tinja ke Tetangga Sejak 2017

    ENAM Fakta Masriah, Emak-emak Penyiram Air Kencing dan Tinja ke Tetangga Sejak 2017

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    AKSI Masriah (56), emak-emak asal Sidoarjo yang menyiramkan air kencing dan kotoran manusia ke tetangganya sendiri yang bernama Wiwik belakangan ini viral di media sosial. Kekinian, Masriah telah diperiksa polisi atas perbuatannya. Diketahui aksi Masriah itu sudah dilakukannya sejak tahun 2017 lalu. Namun setelah dilaporkan ke polisi, Masriah justru minta kasus ini  diselesaikan secara kekeluargaan alias damai. Berikut enam fakta […]

expand_less