Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MAHASISWA IPB Terjerat Pinjol, Simak Modus dan Kerugiannya!

MAHASISWA IPB Terjerat Pinjol, Simak Modus dan Kerugiannya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, detak24.com – Ratusan mahasiswa IPB terjerat pinjol. Korban diduga melakukan pinjaman untuk modal usaha berjualan online. Kasus itu masih terus dipelajari lebih lanjut baik oleh pihak kampus hingga kepolisian.

Berikut ini beberapa hal yang diketahui terkait kasus mahasiswa IPB terjerat pinjol berdasarkan informasi yang diperoleh sejauh ini.

Sejumlah mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) terjerat pinjaman online (pinjol). Dilansir Antara, Selasa (15/11/2022), Rektor IPB Arif Satria menyampaikan pihak kampus telah menerima kabar kasus itu dan mempelajari lebih lanjut.

Pihaknya menyebut telah mengambil sejumlah langkah untuk menangani kasus pinjol yang menjerat para mahasiswa. Mulai dari membuka posko pengaduan sampai melakukan upaya peningkatan literasi keuangan untuk para mahasiswa.

Lebih lanjut, Arif mengatakan IPB sedang berkomunikasi dengan para mahasiswa yang diduga terjerat kasus pinjol.

Didatangi Debt Collector

Kepala Biro Komunikasi IPB University Yatri Indah Kusumastuti menyatakan saat ini masih terus mengumpulkan data terkait kasus tersebut. “Pada saat ini sedang kami lakukan penelusuran, cross-check data, dan juga mencari sebetulnya apa yang menjadi penyebab mahasiswa kami ini harus berhadapan dengan pinjol,” katanya.

Pihaknya masih berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memberi perlindungan bagi mahasiswa yang terjerat pinjol. Sebab, menurut pengakuan mahasiswa, ada yang sampai didatangi debt collector.

Awal Kasus Terbongkar

Kasus ratusan mahasiswa IPB terjerat pinjol ini terbongkar bermula dari adanya aduan orang tua mahasiswa. Kepala Biro Komunikasi IPB University Yatri Indah Kusumastuti menyebut peristiwa ini seperti fenomena gunung es.

Yatri mengungkapkan sejumlah modus yang diterima mahasiswa. Pihaknya masih terus menelusurinya.

“Sementara ada yang mau ikut investasi, tapi ternyata tertipu. Umumnya itu yang paling banyak. Memang ada yang untuk kepentingan pribadi tidak terlalu banyak. Ada hal-hal lain juga, jadi ini sedang kami coba telusuri. Mungkin besok baru ada datanya secara lengkap,” terangnya.

Kerugian Capai Rp2,1 M

Laporan terkait kasus penipuan pinjol yang memakan korban ratusan mahasiswa IPB University telah diterima Polresta Bogor. Saat ini, polisi telah menerima dua laporan terkait dengan total korban 311 orang dan kerugian mencapai Rp 2,1 miliar.

“Jadi sudah bentuk laporan polisi ada dua LP. Kemudian dalam bentuk laporan pengaduan ada 29 laporan pengaduan. Total uang yang sudah mungkin–dugaan para korban yang tertipu–sebesar Rp 2,1 miliar dari 311 orang korban ini,” jelas Wakapolresta Bogor AKBP Ferdy Irawan kepada wartawan di Bogor, Selasa (15/11).

Ditawari Kerjasama

Ferdy menjelaskan awal mula hingga modul raturan mahasiswa IPB terjerat pinjol. Para korban ini terikat kerja sama dalam bentuk bisnis belanja online (online shop) oleh pelaku dengan iming-iming bagi hasil 10 persen.

“Kemudian, modusnya jadi sebenarnya kenapa terkait dengan pinjol, ini sebenarnya kerja sama antara korban dengan terlapor tidak terkait dengan pinjol awalnya. Terlapor menawarkan kerja sama secara online dengan cara bagi hasil dijanjikan 10 persen,” katanya.

Pelaku menjanjikan keuntungan 10 persen itu dengan syarat para korban harus mengajukan pinjaman online terlebih dulu. Saat ini sudah ada 5 aplikasi pinjol yang terdata polisi.

“Kemudian, hasil daripada pinjaman online tersebut dikirimkan atau ditransferkan kepada terlapor SAN ini. Dengan iming-iming akan dibayarkan 10 persen daripada bagi hasil keuntungan,” katanya.

Faktanya, setelah para korban mengajukan pinjol dan mengirimkan dana kepada pelaku, keuntungan yang dijanjikan tidak ada. Walhasil, kini para mahasiswa IPB terjerat pinjol.

Pelaku Bukan Mahasiswa IPB

Wakapolresta Bogor AKBP Ferdy Irawan juga telah mengungkapkan identitas pelaku kasus mahasiswa IPB terjerat pinjol. Pelaku dalam kasus ini berinisial SAN. Hingga kini, pihak kepolisian masih menelusuri keberadaan pelaku. Polisi juga pastikan pelaku bulan mahasiswa IPB.

“Untuk terlapornya inisial SAN. Ini masih kita selidiki keberadaannya, tapi yang jelas bukan bagian dari mahasiswa IPB,” pungkasnya.(dtc)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Banjir Pekanbaru : Air Tambah Surut, Warga Kembali ke Rumah 

    Update Banjir Pekanbaru : Air Tambah Surut, Warga Kembali ke Rumah 

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Pekanbaru terus surut sejak Ahad (09/03/25). Sebagian warga bahkan sudah mulai kembali ke rumah. Camat Payung Sekaki, Yurikha Herian Danni mengatakan, saat ini debit air Sungai Siak terus menurun. Hal ini berdampak baik bagi warga Kecamatan Payung Sekaki khususnya yang terendam banjir. Dengan surutnya air Sungai […]

  • TNI-AL Gagalkan Penyeludupan Minyak Sawit 1.799.956 MT, 10 ABK Ditahan di Lanal Dumai

    TNI-AL Gagalkan Penyeludupan Minyak Sawit 1.799.956 MT, 10 ABK Ditahan di Lanal Dumai

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    DUMAI, detak24.com – Sebagai daerah yang berbatasan dengan luar negeri, kawasan Dumai, Riau termasuk syurganya bagi para penyeludup. Kelangkaan minyak goreng akhir-akhir ini ditenggarai akibat tingginya aktifitas penyeludupan tersebut. Buktinya, TNI AL berhasil menggagalkan 1.799.956 MT palm acid oil atau minyak sawit kotor yang hendak diseludupkan ke Malaysia. Aksi penyeludupan minyak sawit dari Kota Dumai […]

  • PULUHAN Wartawan Tewas di Gaza, Pasca Serangan Israel

    PULUHAN Wartawan Tewas di Gaza, Pasca Serangan Israel

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    GAZA, detak24com – Lembaga non-profit Komite Perlindungan Jurnalis (CJP) mengatakan puluhan wartawan tewas pasca Israel menyerang Gaza. Lembaga itu mengatakan CPJ sedang menyelidiki semua laporan mengenai wartawan dan pekerja media yang terbunuh, terluka, atau hilang dalam perang tersebut. CJP mengatakan November 2023 menjadi bulan paling mematikan bagi para jurnalis sejak CPJ mulai mengumpulkan data pada […]

  • SABU 276 Kg Ternyata Masuk dari Bengkalis, Tertangkap di SPBU Pekanbaru

    SABU 276 Kg Ternyata Masuk dari Bengkalis, Tertangkap di SPBU Pekanbaru

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Ditresnarkoba Polda Riau menggagalkan peredaran 276 Kg sabu. Pengungkapan dilakukan di sekitar SPBU Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru. Dalam operasi penggerebekan ada lima tersangka yang diringkus. Satu diantaranya terpaksa ditembak mati karena melakukan perlawanan dan membahayakan petugas kepolisian. Menurut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengungkapkan, modus yang digunakan para pelaku adalah dengan […]

  • RUMAH Semi Permanen di Jalan Suka Karya Pekanbaru Ludes Terbakar

    RUMAH Semi Permanen di Jalan Suka Karya Pekanbaru Ludes Terbakar

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebuah rumah yang terletak di Jalan Suka Karya, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah, Madani, Pekanbaru hangus terbakar, Rabu (21/6/2023). Saat ini petugas pemadam kebakaran Kota Pekanbaru sedang berjibaku memadamkan api yang sudah membasar dan melahap rumah semi permanen itu. “Iya kebakaran, petugas sedang berada di lokasi untuk melakukan pemadaman,” kata Kasi OPS […]

  • Gedung DPRD, Kantor Polisi dan Samsat Dibakar Massa di Kediri 

    Gedung DPRD, Kantor Polisi dan Samsat Dibakar Massa di Kediri 

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KEDIRI, detak24com – Gedung DPRD, Pemkab, kantor polisi dan Samsat di Kediri, Jawa Timur dibakar massa pada Sabtu (30/08/25) malam minggu. Api tampak berkobar dan membumbung tinggi hingga Awalnya, ribuan massa berpakaian hitam-hitam menggelar aksi unjuk rasa di depan Polres Kediri Kota pada Sabtu (30/08). Massa aksi sempat melakukan orasi singkat sebelum melemparkan berbagai benda […]

expand_less