Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Konflik PT NSR dan Warga di Pelalawan Berlanjut, Empat Petani Sawit Ditangkap

Konflik PT NSR dan Warga di Pelalawan Berlanjut, Empat Petani Sawit Ditangkap

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELALAWAN, detak24com – Polisi tangkap empat petani sawit di Desa Segati Pelalawan. Warga tersebut sebelumnya diamankan security PT NSR atas tuduhan pencurian TBS.

Konflik PT Nusantara Sentosa Raya (NSR) dan para petani di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Pelalawan berlanjut. Mulai intimidasi, pengrusakan kebun hingga penangkapan warga.

Empat petani yakni Syafrico, Juli Isnansar, Dede Rahim dan Rahmadhani jadi korbannya. Mereka dituding mencuri sawit perusahaan, lalu diamankan security serta diserahkan ke polisi.

Konflik perusahaan dan warga ini telah menjadi viral dan menimbulkan berbagai isu hukum serta sosial yang serius. Kejadian ini mencuat setelah beberapa petani dan pekerja yang sedang memanen sawit ditangkap oleh keamanan PT NSR dan dilaporkan ke Polres Pelalawan pada, Rabu 19 Juni 2024.

Peristiwa ini bukan yang pertama kali terjadi di kabupaten Pelalawan, PT NSR telah berulang kali melaporkan petani atas tuduhan tindak pidana dengan tujuan menguasai lahan yang sebelumnya dikelola oleh petani.

Menurut Maruli Silaban SH, bertindak sebagai kuasa hukum empat warga tersebut mengatakan, lokasi lahannya yang digarap kliennya telah berproses pengampunan negara dalam pengurusan Keterlanjuran, sesuai Undang-Undang Cipta Kerja (UU No 11 Tahun 2020) PP No 24.

“Berdasarkan aturan, PT NSR harus menghormati hak-hak para petani yang telah lebih dahulu mengelola lahan tersebut. Peraturan perundang-undangan mengharuskan bahwa pengelolaan lahan yang melibatkan masyarakat harus memperhatikan hak-hak mereka, dan memberikan kompensasi yang adil jika terjadi penggusuran, rasionalisasi luasan konsesi atau peralihan hak,” ujarnya, Sabtu (22/06/24).

Selain penangkapan pekerja petani, PT NSR juga diduga melakukan intimidasi terhadap petani dan pengrusakan kebun termasuk parit gajah. Tindakan ini dapat dikategorikan sebagai peristiwa hukum pidana dan pelanggaran hak asasi manusia. Tuduhan terhadap petani yang memasuki konsesi PT NSR juga menjadi dasar ancaman penggusuran paksa.

“Petani memiliki bukti Proses UUCK (Undang-Undang Cipta Kerja) terkait dengan PP 24 Tahun 2021 tentang Keterlanjuran. Keterlanjuran dengan regulasi: melalui PP 24 Tahun 2021, pemerintah menetapkan aturan untuk menangani kegiatan yang terlanjur berjalan. Regulasi ini mencakup persyaratan administrasi, teknis, dan lingkungan yang harus dipenuhi.
Proses UUCK dengan PP 24 dirancang untuk memberikan kepastian hukum dan melindungi lingkungan serta kepentingan masyarakat tanpa menghambat perkembangan ekonomi dan investasi,” terangnya.

Maruli Silaban menekankan pentingnya perhatian serius dari pihak berwenang untuk memastikan keadilan bagi para petani yang telah mengurus pengampunan keterlanjuran mengelola lahan dan masuk proses UUCK.

Yun Kenedi, Humas PT NSR yang dikonfirmasi terkait tindakan intimidasi, penangkapan dan perusakan yang tidak hanya merugikan petani, tetapi juga menciptakan ketidakstabilan sosial dan hukum, namun belum ada jawaban. (*)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • VIDEO VIRAL! Polisi Todong Pistol ke Warga Lampung, Simak Faktanya

    VIDEO VIRAL! Polisi Todong Pistol ke Warga Lampung, Simak Faktanya

    • calendar_month Kamis, 10 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    LAMPUNG, detak24.com – Satu video yang merekam keributan antara sejumlah pria yang diduga polisi dengan warga di Bandar Lampung, viral di media sosial. Dalam video itu terlihat beberapa pria mengenakan kaus bertuliskan gegana. Dilihat detikSumut dari video viral yang beredar, Kamis (10/11/22), terlihat sejumlah pria terlibat keributan di pinggir jalan. Belakangan diketahui, lokasi keributan itu […]

  • INNALILAHI! Penjaring Ikan Warga Koto Perambahan Tewas di Sungai Kampar

    INNALILAHI! Penjaring Ikan Warga Koto Perambahan Tewas di Sungai Kampar

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Seorang penjaring ikan bernama Dodi Kulat (42) warga Desa Koto Perambahan ditemukan tewas di Sungai Kampar. Korban diketahui hilang terbawa arus sejak Rabu (8/11/2023) pagi. Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi mengatakan, penjaring ikan itu berhasil ditemukan hari ini Kamis (9/11/2023) sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia. “Korban berhasil ditemukan […]

  • TERJUNKAN 245 Petugas, Bupati Inhil Pimpin Apel PAM Pilkades Serentak

    TERJUNKAN 245 Petugas, Bupati Inhil Pimpin Apel PAM Pilkades Serentak

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    TEMBILAHAN, detak24com – Bupati Inhil, HM Wardan memimpin apel PAM pelaksanaan Pilkades serentak di halaman kantor Kesbangpol, Jumat (18/08/23). Dalam rangka pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang digelar mulai Senin (21/08/23), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil menggelar apel PAM yang diikuti oleh Kapolres Inhil, Kajari Inhil, Pengadilan Negeri Inhil, Pengadilan Agama, Kasatpol PP. […]

  • Elektabilitas Puan Kalahkan Ganjar, Survei Capres IPO

    Elektabilitas Puan Kalahkan Ganjar, Survei Capres IPO

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Jakarta, detak24.com – Ketua DPR Puan Maharani lebih unggul dibandingkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, berdasarkan hasil survei  Indonesia Political Opinion (IPO) Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menganggap hasil survei itu membuat Puan lebih potensial untuk diusung di Pilpres 2024. “Dari sisi tingkat popularitas di mata responden, Puan Maharani ungguli Ganjar Pranowo, situasi ini sebenarnya […]

  • Enam Jemaah Haji Asal Riau Disafariwukufkan, 2.310 Sudah di Arafah

    Enam Jemaah Haji Asal Riau Disafariwukufkan, 2.310 Sudah di Arafah

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Enam orang jamaah haji asal Riau terpaksa disafariwukufkan, berhubungan dalam keadaan sakit. Sementara, 2.310 lainnya sudah berada di Arafah bersiap menunaikan wukuf. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr  Mahyudin MA, Jumat (8/7/2022) mengatakan berdasarkan laporan dari masing-masing ketua kloter, saat ini kondisi jamaah haji Riau dalam keadaan sehat dan baik. […]

  • Inperalis-P Desak Evaluasi Sistem Distribusi BBM di Pulau Bengkalis 

    Inperalis-P Desak Evaluasi Sistem Distribusi BBM di Pulau Bengkalis 

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Kelangkaan BBM sejak beberapa hari terakhir, memicu antrean panjang di sejumlah SPBU Pulau Bengkalis. Hal ini berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi serta mobilitas warga. Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Bengkalis (Inperalis-P) menilai, terulangnya kelangkaan BBM menunjukkan lemahnya antisipasi pemerintah daerah dalam mengelola sistem distribusi energi. Ketua Umum Inperalis-P, Nur Fajri Hermawan mengatakan, […]

expand_less