Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Gempar Link Video Bokep Kuala Kurun Diperankan Siswa SMA, Warganet Prihatin Tapi Ikut Nge-share 

Gempar Link Video Bokep Kuala Kurun Diperankan Siswa SMA, Warganet Prihatin Tapi Ikut Nge-share 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DETAK24COM – Warga Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah geger dengan beredarnya dua cuplikan video bokep Kuala Kurun berdurasi pendek, tersebar di berbagai platform medsos serta grup WhatsApp.

Video yang diduga dilakukan oleh sepasang remaja ini menggemparkan dunia maya dan menjadi topik perbincangan hangat di media sosial.

Baca juga : Tanggapan Menohok Hotman Paris Tentang Video Bokep Lisa Mariana di Toilet 

Dari informasi yang beredar, video bokep tersebut memperlihatkan seorang pria dan wanita muda yang tengah berduaan di sebuah kamar kos.

Banyak yang menduga bahwa keduanya masih berstatus pelajar SMA. Lokasi kejadian diduga berada di sebuah indekos berwarna hijau-biru berbahan kayu di wilayah Kota Kuala Kurun, ibu kota Kabupaten Gunung Mas.

Dalam video pertama yang berdurasi 28 detik, terlihat jelas wajah sang pria. Sementara perempuan yang ada di video hanya mengenakan pakaian atasan, tanpa celana atau rok.

Adegan tersebut berlangsung di dalam kamar dan direkam dalam suasana santai tanpa tekanan, menunjukkan bahwa keduanya menyadari perekaman berlangsung.

Sementara itu, video kedua yang berdurasi 15 detik menampilkan posisi perempuan dalam kondisi sedang berbaring dan menutup sebagian wajahnya, diduga karena malu atau tidak ingin dikenali.

Meski durasinya singkat, kedua video tersebut mengandung konten yang tidak pantas, apalagi jika benar keduanya masih di bawah umur.

Setelah video tersebut tersebar luas, warganet ramai membagikannya dan membahas siapa sosok sejoli pemeran video itu.

Beragam komentar muncul di platform seperti Facebook, TikTok, hingga grup WhatsApp lokal yang membahas insiden memalukan ini.

Sebagian warganet mengaku prihatin dan meminta pihak berwenang bertindak cepat, sementara sebagian lain justru menyebarkannya kembali, memperparah penyebaran konten bermuatan pornografi tersebut.

Menanggapi situasi ini, pihak kepolisian langsung turun tangan. Kasat Reskrim Polres Gunung Mas, AKP Faisal Firman Gani, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait viralnya video tidak senonoh tersebut.

Ia menegaskan bahwa saat ini penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap siapa saja yang terlibat, baik sebagai pelaku maupun penyebar.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait video asusila yang viral itu,” ujar Kasat.

Selain melakukan penyelidikan, polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan ulang video tersebut.

Penyebaran konten bermuatan pornografi merupakan tindakan melanggar hukum, dan siapa pun yang terbukti menyebarkannya dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dia menegaskan bahwa menyebarkan video asusila, baik melalui media sosial, aplikasi chat, maupun platform digital lainnya, adalah tindak pidana yang bisa dikenai hukuman berat.

Ia berharap masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media digital serta melindungi anak-anak dari potensi eksploitasi seksual daring.

Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan dari orang tua, guru, dan lingkungan sekitar terhadap aktivitas remaja, baik di dunia nyata maupun digital.

Maraknya penggunaan smartphone dan media sosial membuat penyebaran konten sensitif seperti ini bisa sangat cepat dan meluas.

Pakar pendidikan dan psikolog anak sering mengingatkan bahwa edukasi seksual yang benar sejak dini serta pendekatan komunikasi yang terbuka dengan anak sangat penting untuk mencegah perilaku menyimpang maupun menjadi korban eksploitasi seksual.

Kasus video asusila yang diduga melibatkan pelajar SMA di Gunung Mas menjadi perhatian serius masyarakat dan aparat penegak hukum.

Di tengah gempuran informasi di era digital, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan bijak dalam bermedia sosial, serta tidak turut menyebarkan konten yang mengandung unsur pornografi.

Polisi saat ini tengah mendalami kasus dan akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam perekaman maupun penyebaran video tersebut.

Sementara itu, edukasi dan pengawasan terhadap generasi muda menjadi kunci utama dalam mencegah kasus serupa terulang, dikutip detak24com dari aboutsemarang. (Red)

Editor : kar 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nagari Koto Panjang Agam Diterjang Galodo, Akses Bukittinggi-Maninjau Putus 

    Nagari Koto Panjang Agam Diterjang Galodo, Akses Bukittinggi-Maninjau Putus 

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    AGAM, detak24com – Akses jalan di Kelok Ambatam, Kampuang Pisang, Nagari Koto Panjang, Kecamatan IV Koto, Agam putus akibat galodo susulan yang terjadi pada Ahad (28/12/25). Banjir bandang kembali menerjang kawasan tersebut setelah hujan deras mengguyur wilayah Kampuang Pisang sejak siang hari tadi. Warga setempat, Afrinora menyebutkan galodo terjadi sekitar pukul 14.00 WIB hingga 15.00 […]

  • Kejuaraan Badminton Walikota Dumai Cup, Tim 234 SC Rebut Piala Bergilir

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI- Tim 234 SC sukses merebut piala bergilir kejuaraan Badminton Walikota Cup garapan PB Cahaya Biru telah tuntas yang dilaksanakan di GOR Olympia, Rabu (10/11/2021) malam. Pertandingan Badminton beregu itu, digelar selama 4 hari yang diikuti 16 regu, partai final tim beregu 234 SC melawan tim beregu Grand Zuri dan posisi 3 tim beregu PB […]

  • PN BENGKALIS Vonis Terdakwa 49 Kg Sabu Seumur Hidup

    PN BENGKALIS Vonis Terdakwa 49 Kg Sabu Seumur Hidup

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Abdullah alias Dullah bebas dari pidana mati. Kurir sabu 49 Kg lebih dari Malaysia ke Pulau Bengkalis dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis. Vonis dibacakan majelis hakim, pada Rabu (25/01/23). Menyatakan terdakwa Abdullah alias Dullah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak […]

  • POLISI Bekuk Spesialis Pembobol Indomaret di Jalan Dahlia Pekanbaru

    POLISI Bekuk Spesialis Pembobol Indomaret di Jalan Dahlia Pekanbaru

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi menangkap spesialis pembobolan ritel Indomaret di Jalan Dahlia, Nomor 53 RT 003 RW 004 Kelurahan Sukajadi, Pekanbaru. Pelaku ternyata telah dua kali beraksi di ritel tersebut. Pelaku berinisial BS (40). Warga Jalan Dahlia itu diamankan aparat dari Kepolisian Sektor (Polsek) Sukajadi tak lama setelah beraksi pada 11 April 2023 lalu. “Ditangkap […]

  • Spanduk yang disebar BEM Unri. F : CAKAPLAH.COM

    Aspirasikan Kekecewaan Masyarakat, BEM Unri Sebar Spanduk Protes

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau mengambil langkah tegas di Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI, yang nyatanya nasib negara dan rakyat Indonesia masih tidak baik-baik saja. Presiden Mahasiswa Unri, Kaharuddin HSN DM mengatakan, permasalahan mengenai ketidakjelasan Rancangan KUHP dan wacana kenaikan harga BBM secara tiba-tiba menjadi permasalahan besar yang terjadi di skala […]

  • Polisi Inhil Tangkap Spesialis Pencuri Perhiasan

    Polisi Inhil Tangkap Spesialis Pencuri Perhiasan

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 6Komentar

    INHIL, detak24.com – Pelaku pencurian sejumlah perhiasan dan 1 unit handphone di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil ditangjkap pihak kepolisian. Pelaku inisial HE (46) melakukan aksinya di sebuah rumah di Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, pada 4 September 2022 sekitar pukul 04:00 WIB. Korban seorang perempuan terpaksa harus menyerahkan seuntai kalung dan cincin, karena […]

expand_less