Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » Dua WNA Malaysia Selundupkan Ribuan Burung Kacer, Terciduk di Perairan Kulim Merbau 

Dua WNA Malaysia Selundupkan Ribuan Burung Kacer, Terciduk di Perairan Kulim Merbau 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24com – Dua WNA Malaysia terlibat penyelundupan burung kacer di Kepulauan Meranti. Keduanya ditangkap bersama 1.680 unggas yang dimasukkan dalam 112 kotak.

Informasi dirangkum Jumat (09/05/25), Polres Kepulauan Meranti menggagalkan penyelundupan 112 kotak berisi 1.680 ekor burung kacer hidup di Perairan Tanjung Kulim Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Rabu (07/05/25).

Baca juga : Info Haji : Pemberangkatan 99 CJH Asal Meranti ke Tanah Suci dalam Dua Gelombang, Ini Jadwalnya

Pusat Baru Berencana, Kepulauan Meranti Resmi Bentuk Satgas Sampah 

Emak emak di Desa Telesung Meranti Histeris, Dapati Suami Tewas Bersimbah Darah 

Keberhasilan penggagalan penyelundupan ribuan burung kacer ini terungkap ketika Polres Kepulauan Meranti menggelar konferensi pers bersama rekan media.

Dalam burung konferensi pers, Kapolres Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi mengungkapkan bahwa operasi ini dipimpin oleh Iptu Abdul Roni, setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas ilegal yang diduga berasal dari Malaysia. Tim berhasil menangkap dua pelaku, Rahmansyah dan Amor, beserta satu unit speedboat bermesin 85 PK.

“Pada Rabu, 7 Mei 2025, pukul 01.20 WIB, Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti berhasil menggagalkan penyelundupan 112 kotak berisi 1.680 ekor burung kacer hidup di Perairan Tanjung Kulim Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti,” ungkap Kapolres.

“Keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi dengan Sat Reskrim, BBKSDA, dan Balai Karantina, serta komitmen dalam menjaga kelestarian satwa liar Indonesia,” lanjutnya.

Kapolres juga menjelaskan saat ini masih ada 2 orang DPO sebagai pemilik dan pemodal yang saat ini masih dalam pencarian pihak kepolisian. Dari keterangan penyidik, bahwa DPO masih warga Selatpanjang.

Selanjutnya, para pelaku diduga melanggar UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, serta UU No. 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Sementara itu, dua tersangka yang tertangkap mengaku sudah 5 kali melakukan kegiatan penyeludupan tersebut atas perintah saudara R (DPO) sebagai pemilik.

“Sekali berangkat ke Malaysia kami dapat upah Rp 1,5 juta,” jelas tersangka kepada awak media. (red)

Editor : Kar

 

Teks foto : Polres Kepulauan Meranti ekspos perkara penyelundupan burung kacer.  f : ist

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Terciduk, Polsek Sungai Sembilan Gulung Sindikat Maling Aset PT SDO Dumai 

    Empat Terciduk, Polsek Sungai Sembilan Gulung Sindikat Maling Aset PT SDO Dumai 

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polsek Sungai Sembilan ungkap kasus pencurian dengan pemberatan dan pertolongan jahat di PT Sari Dumai Oleo (SDO). Empat orang tersangka berinisial DK, N, IP dan YRS. berhasil diamankan setelah pihak keamanan perusahaan melaporkan kejadian tersebut. Kapolsek Sungai Sembilan, AKP Edwi Sunardi SAP kepada wartawan, Jumat (14/02/25) menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini yang […]

  • Defisit APBD Dumai 2024 Sekitar 300 M Bermasalah, BPK Ungkap ‘Korupsi’ Berjamaah, Duit Wajib Dikembalikan!

    Defisit APBD Dumai 2024 Sekitar 300 M Bermasalah, BPK Ungkap ‘Korupsi’ Berjamaah, Duit Wajib Dikembalikan!

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 3Komentar

    DUMAI, detak24com – Hasil audit BPK terhadap penggunaan APBD Dumai Tahun 2024 sangat mencengangkan. Hampir seluruh OPD, kontraktor, konsultan hingga person pejabat melakukan penyimpangan anggaran. BPK menemukan beberapa kejanggalan dan penyimpangan dalam penggunaan APBD Dumai 2024, yang merugikan keuangan daerah. Temuan itu menyasar hampir secara keseluruhan, Dinas, Badan, RSUD dan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. […]

  • HADIRI Pelepasan Jamaah Calon Haji 2023, Ini Pesan Dandim 0320 Dumai

    HADIRI Pelepasan Jamaah Calon Haji 2023, Ini Pesan Dandim 0320 Dumai

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    DUMAI, detak24com – Dandim 0320 Dumai Letkol Arh Hermansyah Tarigan SE melepas calon haji Kota Dumai sebanyak 137 orang, Kamis  (25/05/23). Para jamaah akan diberangkatkan ke EHA Riau  pada Rabu tanggal (31/05/23) pekan depan Ceremonial acara dilaksanakan di Gedung Sribunga Tanjung ( Pendopo ) Jalan Puteri Tujuh Kel. Teluk Binjai Kec. Dumai Timur Kota Dumai. […]

  • KEMENKES Umumkan Indonesia KLB Polio, Temukan Kasus di Pidie Aceh

    KEMENKES Umumkan Indonesia KLB Polio, Temukan Kasus di Pidie Aceh

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    JAKARTA, detak24.com — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan satu kasus polio tipe 2 di Kabupaten Pidie, Aceh. Temuan kasus polio ini, menjadikan Pemerintah Indonesia menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) polio. Menurut Direktur Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, dasar penetapan status KLB karena Indonesia sudah mendapatkan sertifikat eradikasi atau sertifikat bebas polio pada 2014. […]

  • Sadis! Suami Tikam Istri hingga Tewas di Limbungan Pekanbaru 

    Sadis! Suami Tikam Istri hingga Tewas di Limbungan Pekanbaru 

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kematian Wahyuni (36) di rumahnya Jalan Teluk Leok, Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, menemui titik terang. Korban diduga dibunuh suaminya dengan senjata tajam. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengatakan, korban tinggal di rumah tersebut bersama suami dan kakeknya, Nasip (73). “Mereka tinggal bertiga,” ujar Bery, Rabu (20/11/2024). Korban ditemukan kakeknya […]

  • Pria Tergeletak di Jalan Komplek Pelindo Dumai, Ditemukan Anak-anak Main Bola 

    Pria Tergeletak di Jalan Komplek Pelindo Dumai, Ditemukan Anak-anak Main Bola 

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Sesosok mayat tergeletak di tengah jalan belakang komplek Adpel Pelindo Dumai, Kelurahan Teluk Binjai. Pria tersebut diketahui adalah warga Kelurahan Teluk Binjai Dumai berinisial PM. Ia ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain bola, (20/09/24) petang. Temuan pria tak bernyawa pada petang hari tersebut dibenarkan oleh Ketua RT 14, Kelurahan Teluk Binjai, Riski Putra. […]

expand_less