Dampak Tragedi Bullying di Pekanbaru, DPRD Gesa Evaluasi Total Sistem Pendidikan
Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Abidin. f : ist
PEKANBARU, detak24com – Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Abidin sangat prihatin atas kasus bullying yang menimpa murid kelas VI SDN 108 Tangkerang Labuai, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Ia menegaskan bahwa insiden ini menjadi pukulan berat, terutama bagi keluarga korban.
Baca juga : Murid SD di Pekanbaru Dibuli Saat Belajar dalam Kelas hingga Tewas, Korban Sempat Lumpuh
“Kami mengucapkan belasungkawa kepada orangtua korban. Ini tentu kejadian yang tidak mudah bagi mereka,” ujarnya, Senin (24/11/25).
Ia menegaskan, bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru.
Baca juga : Bocah SD di Pekanbaru Diduga Dibuli Sampai Meninggal, Wako dan Kadisdik Melayat
Saat ini, menurut dia, Dinas Pendidikan tengah melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab terjadinya perundungan tersebut dan mengevaluasi faktor-faktor yang memicu insiden tragis itu.
“Ke depannya kita akan evaluasi seluruh sistem pendidikan yang ada di Kota Pekanbaru, sehingga hal-hal seperti ini tidak akan terjadi lagi,” tegasnya.
Politisi PDIP ini juga mengungkapkan bahwa Komisi III DPRD Kota Pekanbaru akan segera memanggil Disdik Pekanbaru dan Tokoh Pendidikan untuk mencari langkah konkret dalam mencegah kasus serupa.
“Kami akan melakukan rapat kerja dengan Dinas Pendidikan dan juga Tokoh Pendidikan untuk mencari solusi terbaik bagi perbaikan sistem pendidikan di Pekanbaru,” jelasnya.
Dikatakannya, Komisi III DPRD Pekanbaru juga berencana melakukan kunjungan langsung ke kediaman keluarga korban.
“Komisi III juga akan berkunjung ke rumah keluarga korban bullying,” tutupnya dikutip dari cakaplah. (Red)
Editor : Kar
