BPBD Riau Semai 8 Ton Garam di Wilayah Pesisir, Hujan Buatan Tahap Dua
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Usai tahap pertama 20 ton garam di semai untuk Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Saat ini pemerintah pusat kembali melakukan operasi hujan buatan di wilayah Provinsi Riau.
TMC atau hujan buatan dilakukan dengan menyemai garam di awan potensial yang diharapkan bisa membantu curah hujan di Riau.
Hujan buatan ini diharapkan bisa membantu proses pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta membasahi lahan gambut di Riau agar terhindar dari kebakaran lahan. Sebab saat ini Provinsi Riau sedang dilanda musim kemarau yang cukup panas dan kering.
“TMC dilakukan tahap kedua, yang dari BRGM. Sudah 10 sortie,” kata Kabid Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur, Jumat (26/5/2023).
Ia mengatakan, bahwa untuk tahap kedua untuk Riau sebanyak 8 ton garam. “Kemarin kan 20 ton, sekarang tambah 8 ton,” jelasnya lagi.
Lebih jauh, Jim mengatakan, bahwa penyemaian garam diprioritaskan di daerah Pesisir Riau. Antara lain, Bengkalis, Dumai, dan Meranti.
“Kalau yang sekarang di daerah Siak, Meranti dan pesisir timur. Kita fokusnya di sana, karena potensinya cukup tinggi dan beberapa indikator masuk daerah rawan,” imbuhnya.(CAKAPLAH)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












