BP Jamsostek Cabang Duri Perluas Cakupan Perlindungan Program
- account_circle Yusrizal Sikumbang
- calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DURI, detak24.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Duri atau sering disebut BP Jamsostek, saat ini kian gencar memperluas cakupan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk seluruh pekerja. Terutama bagi pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah (BPU).
BP Jamsostek Cabang Duri, Jumat (21/07/23) menyasar guru di SD Al Jauhar. Sebanyak 40 orang atau lebih guru segera didaftarkan mengikuti program BP Jamsostek.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Duri Alwani Fitra Jaya mengatakan, saat ini BP Jamsostek secara massif melakukan pendekatan kepada pekerja informal dengan kampanye ‘Kerja Keras Bebas Cemas’.
Dijelaskan Alwani, pihaknya saat ini mengoptimalkan strategi ekstensifikasi, intensifikasi dan retensi.
Menurutnya, karena target peserta adalah BPU, kampanye ‘Kerja Keras Bebas Cemas’ akan digunakan untuk melindungi sebanyak-banyaknya pekerja BPU.
“Dalam mempercepat terwujudnya universal coverage, kami terus berupaya maksimal mensosialisasikan, mengedukasi, serta mengakuisisi peserta, khususnya peserta BPU dari berbagai macam latar belakang pekerjaan termasuk guru di SD Al Jauhar,” ungkap Alwani.
Alwani mengungkapkan sekarang BPJS Ketenagakerjaan sudah mengkampanyekan kerja keras masuk desa, dengan harapan seluruh masyarakat informal mulai dari petani sampai dengan nelayan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan
Alwani juga mengajak seluruh pekerja untuk mendaftarkan diri menjadi peserta BP Jamsostek.
“Kami mengajak seluruh pemberi kerja maupun pekerja baik itu pekerja PU maupun pekerja yang dikategorikan pekerja BPU untuk mendaftarkan diri menjadi peserta BP Jamsostek, agar risiko sosial akibat pekerjaan dapat langsung di cover oleh BP Jamsostek,” ajaknya.(rilis)
- Penulis: Yusrizal Sikumbang











