BOCOR! Pria di Pekanbaru Gadaikan Motor dan Hp Teman, Untuk Foya-foya dan Sewa PSK
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 11 Des 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24.com – Seorang pria inisiall MA (19) di Pekanbaru nekat membawa kabur handphone dan sepeda motor temannya bernama Riyan. Lalu dijual dengan harga murah. Hasilnya dipakai untuk foya-foya dan menyewa PSK.
Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Iptu Dodi Vivino, Ahad (11/12/22) mengatakan, kejadian itu pada Jumat (25/12/22). Saat pelaku dengan korban sama-sama bermain di salah satu kedai di Jalan Badak Ujung, Pekanbaru.
“Di kedai tersebut mereka bermain bersama dengan 2 orang lainnya. Karena baterai handphone habis, selanjutnya pelaku membawa temannya untuk pindah tempat ke pos Laskar Melayu yang ada di Jalan Badak,” kata Dodi, Ahad (11/12/2022).
Setibanya di pos tersebut, pelaku mengecas handphone teman-temannya yang lain bersama korban.
Sekira pukul 00.00 WIB, teman-teman pelaku balik ke rumah masing-masing sedangkan pelaku dan korban masih tinggal di pos tersebut. Setelah 2 jam kemudian, korban tidur di dalam.
“Pelaku ini membangunkan korban untuk meminta hotspot. Pada saat meminta hotspot, pelaku sekaligus meminjam handphone korban karena jarak korban tidur dengan pelaku bermain cukup jauh,” cakapnya.
Pada saat meminjam handphone tersebut, korban juga memberikan sandi handphonenya agar pelaku lebih leluasa memainkan handphone tersebut.
“Setelah asik bermain game di handphone korban, terlintas di fikiran pelaku untuk menguasai handphone dan kendaraan korban. Atas niat tersebut pelaku mengecek korban ke dalam kamar. Setelah memastikan korban tertidur, pelaku membawa lari handphone dan motor yang diletakkan korban di ruang tamu beserta kunci kontaknya,” ungkapnya.
Setelah berhasil mendapatkan handphone dan sepeda motor milik korban, pelaku selanjutnya ke Kerinci mendatangi loket Bus PMS. Di loket karcis tersebut pelaku menggadaikan handphone korban kepada seorang perempuan dengan harga Rp630 ribu dengan alasan handphone tersebut tersangka gadaikan untuk istri melahirkan.
“Setelah menjual handphone milik korban, pelaku lanjut pergi ke Bagan Batu untuk menjumpai pemilik warung cafe-cafe yang mana sebelumnya pelaku pernah mendengar bahwa pemilik cafe tersebut sedang mencari sepeda motor,” tukasnya.
6 jam perjalanan pelaku sampai di Bagan Batu dan melakukan transaksi jual beli motor dengan harga Rp1,2 juta. Setelah mendapatkan uang, pelaku menghabiskan waktu berhari-hari di sana dengan meminum bir, menyabu dan menggunakan wanita PSK di cafe tersebut.
“Setelah uang hasil penjualan barang-barang berharga milik korban habis, pelaku kembali ke Kerinci untuk bekerja sebagai supir serap,” bebernya.
Pelaku sendiri berhasil ditemukan di sebuah wisma yang ada di Sei Kijang Mati. Pada saat itu pelaku sedang menunggu teman kencannya di sebuah kamar.***
Sumber : CAKAPLAH.com
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











