DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Angin Kuat dan Hujan Lebat, Super Air Jet Batam-Jambi Terpaksa Mendarat di Palembang

Suasana penumpang pesawat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang menunggu laporan terbaru prakiraan cuaca dari BMKG karena cuaca buruk, Sabtu (26/07/25). f : ist

JAMBI, detak24com – Gangguan cuaca ekstrem berdampak pada keselamatan penerbangan. Sebuah pesawat Super Air Jet rute Batam-Jambi terpaksa alihkan pendaratan ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sabtu (26/07/25).

Pengalihan pendaratan tersebut akibat hujan lebat dan jarak pandang minim. “Pendaratan tak memungkinkan dilakukan di Jambi karena visibilitas berada di bawah batas aman. Pilot memutuskan mendarat di Palembang demi keselamatan,” ujar GM Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun dikutip, Ahad (27/07/25).

Pesawat dengan jadwal kedatangan pukul 12.45 WIB itu batal mendarat setelah BMKG melaporkan cuaca ekstrem melanda sejumlah kawasan, termasuk Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur (daerah perbatasan Riau).

 

 

“Hujan deras, potensi petir, dan angin kencang membuat kondisi tidak ideal untuk pendaratan,” tulis prakirawan BMKG Kelas 1 Sultan Thaha Jambi, Nabilatul Fikroh.

Setelah dialihkan, pesawat mendarat dengan aman di Palembang. Penumpang menunggu perkembangan cuaca sambil tetap berada dalam pengawasan pihak bandara. Pesawat dijadwalkan melanjutkan penerbangan ke Jambi setelah cuaca membaik.

Kondisi ini menambah daftar penerbangan yang terdampak gangguan cuaca akibat dinamika atmosfer, kelembaban tinggi, dan peralihan musim.

Pihak bandara dan maskapai mengimbau masyarakat memahami keputusan teknis seperti pengalihan pendaratan sebagai langkah untuk melindungi keselamatan semua pihak, dikutip dari GoRiau. (Red)

Editor : Kar