Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Petani Kelapa Meranti Keluhkan Murahnya Harga, Reses Dewan

Petani Kelapa Meranti Keluhkan Murahnya Harga, Reses Dewan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Meranti, detak24.com –  Masyarakat di Kepulauan Meranti mengeluhkan rendahnya harga kelapa. Petani berharap kebijakan pemerintah, agar hasil kebun mereka dapat meningkat.

Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, H Hatta menggelar reses di 6 titik di Kecamatan Rangsang. Ketika bertemu dengan konstituennya dalam menyerap aspirasi, politikus Golkar ini menerima keluhan labilnya harga jual kelapa.

Enam titik tempat H Hatta menggelar reses tersebar di 3 desa. Diantaranya, Desa Tanjungbakau, Desa Penyagun dan Desa Teluksamak.

Kata H Hatta, semua titik tempat resesnya tersebut rata-rata penghasil kelapa. Sementara, petani mengaku galau lantaran harga jual kelapa yang sangat labil dan cenderung rendah.

“Petani kelapa mengeluh, harga jual hasil tani tak tetap dan murah. Mereka menyampaikan ke saya, bagaimana kedepannya ada solusi dari pemerintah daerah agar harga jual kelapa bisa tinggi,” kata H Hatta.

Tambah politikus Golkar ini lagi, selain keluhan labilnya harga jual hasil pertanian, warga juga menginginkan agar ada perbaikan dan pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan. Dimana, saat ini banyak jalan-jalan yang sering dilewati warga di Pulau Rangsang dalam keadaan rusak.

Selain itu, keluh kesah warga di seluruh titik pertemuan juga sama yaitu menginginkan perbaikan infrastruktur. Memang saat ini banyak jalan dalam keadaan rusak,” tambah Hatta.

Persoalan lain, urusan administrasi kependudukan juga menjadi salah satu bahan curhat warga ke H Hatta. “Persoalan mengurus KTP, juga dikeluhkan warga. Supaya cepat, warga langsung berurusan ke kabupaten. Padahal kan di tiap kecamatan sudah ada UPT. Harusnya peralatan yang dibutuhkan ada di UPT agar bisa melayani dengan maksimal. Tapi, kami dapat laporan, katanya alat rusak,” bebernya.

“Hal lain yang disampaikan warga adalah solusi bagi anak-anak sekolah yang belum vaksin. Mereka tidak dibenarkan datang ke sekolah, sementara vaksin 1 dan 2 itu tidak tersedia. Saya sudah ke Disdik mempertanyakan perihal ini, harusnya ada solusi,” katanya lagi.

Terhadap beberapa keluhan yang disampaikan warga, Hatta mengaku akan langsung mengkomunikasikan ke dinas terkait. Dia ingin, pihak terkait bisa memberikan solusi atau jalan keluar agar persoalan di tengah-tengah masyarakat cepat teratasi.

“Yang jelas, setelah menyerap aspirasi dan mendengar keluhan-keluhan yang disampaikan, kami langsung sampaikan ke pihak terkait. Seperti hal nya harga jual kelapa yang tidak stabil dan rendah, kami minta dinas terkait segera mencarikan solusi. Kalau nantinya harga jual hasil pertanian meningkat, kan perekonomian warga bisa membaik,” pungkasnya.(Riaulink)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (11)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • VIRAL PELALAWAN : Beredar Video Perambahan Kawasan TNTN, Kepala Balai Ungkap Fakta Ini!

      VIRAL PELALAWAN : Beredar Video Perambahan Kawasan TNTN, Kepala Balai Ungkap Fakta Ini!

      • calendar_month Sabtu, 4 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      PELALAWAN, detak24.com – Cuplikan video aktivitas perambahan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan, Riau jadi di jagat dunia maya, Sabtu (04/02/23). Tak hanya menyebar di platform Tiktok, video berdurasi 1 menit 40 detik juga dikirim via WA serta medsos lainnya. Pembuat video mengaku warga Desa Lubuk Kembang Bungo Kecamatan Ukui, Pelalawan. Dia sangat kesal […]

    • DONGKRAK Nilai Tambah Komoditas, Apical Group Fokus Kembangkan Bisnis Hilirisasi

      DONGKRAK Nilai Tambah Komoditas, Apical Group Fokus Kembangkan Bisnis Hilirisasi

      • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
      • account_circle Redaksi
      • 106Komentar

      JAKARTA, detak24com – Guna mendukung program industrialisasi pemerintah Indonesia, Apical Group, perusahaan terdepan dalam pemrosesan minyak nabati, khususnya minyak sawit mengumumkan ekspansi signifikan melalui investasi senilai 1 miliar USD di Dumai, yang dimulai sejak akhir tahun 2021. Investasi ini bertujuan untuk meningkatkan produksi produk bernilai tambah, sejalan dengan visi Indonesia untuk memajukan industri hilirisasi dalam […]

    • Tengah Rehat, Polisi Sergap Warga Sungai Alam Bengkalis

      Tengah Rehat, Polisi Sergap Warga Sungai Alam Bengkalis

      • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      BENGKALIS, detak24com – Polisi meringkus seorang warga Sungai Alam, Bengkalis di rumahnya. Saat ditangkap, tersangka sedang istirahat, Rabu (10/07/24) pagi. Tersangka berinisial MAK (21), diduga pelaku pencurian laptop di kamar kos yang terjadi pada 9 Juli 2024. Polisi menangkapnya setelah sehari beraksi. Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Gian Wiatma Jonimandala, SIK mengatakan, tersangka melakukan tindak […]

    • Massa Jebol Pagar Gedung DPR RI, Demo Diwarnai Bakar Ban dan Lemparan Botol

      Massa Jebol Pagar Gedung DPR RI, Demo Diwarnai Bakar Ban dan Lemparan Botol

      • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com– Sejumlah massa aksi menolak Revisi UU Pilkada mencopot jeruji pagar area Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis (22/8) siang. Salah satu bagian pagar DPR pun jebol. Aksi pencopotan jeruji tersebut dilakukan setelah sejumlah massa aksi berhasil memanjat pagar DPR. Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi sejumlah jeruji pagar telah berhasil dicopot dari pagar. Di sisi lain juga terlihat […]

    • USAI ‘Nganu’ dengan Cewek MiChat, Berondong Pekanbaru Masuk Penjara

      USAI ‘Nganu’ dengan Cewek MiChat, Berondong Pekanbaru Masuk Penjara

      • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Seorang berondong Pekanbaru berinisial TA (23) mendekam di penjara. Ia menganiaya cewek MiChat berinisial FJ (22), yang dipesannya lewat aplikasi online. Penganiayaan tersebut berawal saat korban dipesan oleh pelaku melalui aplikasi MiChat. Sesuai kesepakatan, mereka bertemu di salah satu kamar hotel wilayah Kampung Dalam, Pekanbaru, Selasa (19/03/24). Kapolsek Senapelan Kompol Noak P […]

    • Dituntut Penjara 9 Tahun, Remaja Terlibat Pembunuhan Sadis di Bantan Bengkalis 

      Dituntut Penjara 9 Tahun, Remaja Terlibat Pembunuhan Sadis di Bantan Bengkalis 

      • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      BENGKALIS, detak24com – Seorang remaja inisial RMJ dituntut hukuman penjara 9 tahun dalam kasus pembunuhan sadis di Bantan, Bengkalis. Terdakwa terlibat pembunuhan Wipeng Alias Apeng (53) warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan pada Kamis 9 April 2026, dini hari. Selain dituntut hukuman penjara, jaksa Kejari Bengkalis juga menambah pidana tambahan berupa pencabutan hak memperoleh pembebasan bersyarat […]

    expand_less