Lima Sapi di Bengkalis Suspek PMK, Ternak Diisolasi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 6 Jun 2022
- print Cetak

Tim saat mengecek peternakan sapi di Jawa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bengkalis, detak24. com – Sejumlah lima ekor sapi di Bengkalis Riau dinyatakan suspek Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Melalui dinas terkait, sedang melakukan pengambilan sampel daerah pada hewan ternak tersebut.
Sampel darah lima ekor sapi tersebut, segera dikirim ke laboratorium Bukittinggi, Sumatera Barat. Sementara, hewan yang diduga terpapar PMK diisolasi serta diberi vitamin dan antibiotik.
Hal ini merupakan kasus terbaru dari total 40 kasus sapi yang sudah dinyatakan positif terpapar PMK di Riau sebelumnya.
“Ada lagi tambahan lima di Bengkalis. Sebelumnya ada dua kasus, hari ini tambah lagi tiga. Tapi kelimanya masih suspek. Sampel darahnya sedang kita ambil untuk kita kirimkan ke Laboratorium di Bukittinggi,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Riau Herman, melalui Kabid Kesehatan Hewan Faralinda Sari, Senin (06/05/22).
Dipaparkan Faralinda, dinyatakan suspek, lantaran lima ekor sapi tersebut diduga memiliki ciri-ciri PMK. Meski baru dugaan, kelima sapi tersebut sudah diisolasi dan diberi perawatan.
Seperti vitamin dan antibiotik. Kemudian kandang hewan juga disemprotkan disinpektan. Selain itu, hewan ternak itu juga mendapatkan perhatian khusus dari dokter hewan setiap harinya,” ungkap Faralinda.
“Walau ini masih suspek, kita tetap berikan obat-obatan berupa vitamin dan antibiotik. Kandangnya juga disemprot,” imbuhnya.
Ada pun total kasus sapi PMK yang sudah di nyatakan positif terpapar PMK yakni, Rokan hulu 5 kasus, Siak 20 kasus Indragiri hilir 15 kasus.
“Kalau ternyata yang di Bengkalis nanti dinyatakan positif, maka jumlah kasus PMK ada 45,” ungkap Faralinda.(riaulink)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











