Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » MBG Prasmanan Segera Diterapkan di Riau, Sekolah Wajib Siapkan Ini!

MBG Prasmanan Segera Diterapkan di Riau, Sekolah Wajib Siapkan Ini!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menyiapkan konsep baru penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sistem prasmanan di lingkungan sekolah.

Skema ini akan diterapkan melalui program percontohan atau piloting dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjamin keamanan pangan dan kenyamanan peserta didik.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Riau Ranto, mengatakan bahwa tidak semua sekolah bisa langsung menerapkan konsep MBG prasmanan.

Ada sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum ditetapkan sebagai lokasi percontohan.Persyaratan awal yang harus dipenuhi adalah adanya persetujuan resmi dari pihak sekolah dan Tim Satuan Tugas (Satgas). Dukungan tersebut diperlukan agar pelaksanaan program berjalan dengan koordinasi yang baik.

“Sebelum suatu sekolah ditetapkan layak melaksanakan piloting ini, terdapat beberapa tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi yaitu adanya persetujuan resmi dari pihak sekolah dan Tim Satgas,” ujar Ranto di Kantor Gubernur Riau, Jumat (06/11/26).

Setelah mendapatkan persetujuan, sekolah wajib menyiapkan tata letak meja penyajian dan mengatur alur antrean siswa saat mengambil makanan. Pengaturan ini bertujuan mencegah penumpukan peserta didik, sekaligus memastikan proses pembagian makanan berlangsung tertib.

Pelaksanaan MBG prasmanan juga membutuhkan petugas penyaji yang berasal dari tim pelaksana, relawan, maupun siswa yang ditunjuk. Tenaga pendidik turut dilibatkan untuk mendampingi dan memastikan mekanisme pelayanan berjalan sesuai ketentuan.

“Kemudian, sekolah perlu menyiapkan tata letak meja penyajian serta alur antrean siswa saat mengambil makanan. Kami juga melibatkan tim, volunteer atau anak-anak yang ditunjuk sebagai petugas penyaji. Serta peran aktif tenaga pendidik juga kita libatkan,” jelasnya.

Aspek kebersihan dan keamanan pangan menjadi perhatian utama dalam penerapan konsep tersebut. Seluruh peralatan penyajian harus dipastikan bersih dan higienis untuk mencegah kontaminasi makanan yang berisiko menyebabkan gangguan kesehatan maupun pencernaan pada anak.

BGN juga mengatur kesesuaian porsi makanan berdasarkan kelompok penerima manfaat. Porsi besar dan kecil akan dibedakan agar kebutuhan gizi peserta didik terpenuhi sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG).

“Selanjutnya, memastikan seluruh alat saji bersih dan higienis guna menghindari kontaminasi yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada anak. Memastikan porsi makanan sesuai dengan sasaran (dibedakan antara porsi besar dan kecil) agar memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) anak,” ungkap dia.

Tidak hanya memastikan makanan tersaji dengan baik, pelaksanaan program juga akan dievaluasi melalui pencatatan kehadiran siswa dan pemantauan sisa makanan atau food waste.

Pencatatan tersebut penting untuk mengetahui tingkat partisipasi peserta didik sekaligus mengevaluasi jumlah makanan yang tidak dikonsumsi.

Sekolah juga diwajibkan menyediakan fasilitas pendukung berupa tempat mencuci tangan. Fasilitas ini diperlukan agar siswa dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan menjaga higienitas sebelum maupun sesudah makan.

“Kami juga melakukan pencatatan kehadiran peserta didik serta memantau sisa makanan (food waste). Yang terpenting, di sekolah itu tersedianya fasilitas pendukung seperti tempat cuci tangan agar anak-anak dapat menerapkan prosedur higienitas yang baik,” paparnya.

Selain kebersihan peralatan dan kesesuaian porsi, pengaturan suhu makanan juga menjadi bagian penting dalam standar pelayanan MBG prasmanan.

Ranto menjelaskan, terdapat perbedaan penanganan suhu makanan antara sistem pengiriman menggunakan wadah tertutup atau ompreng dengan konsep penyajian prasmanan.

“Terkait suhu makanan, jika pengiriman menggunakan wadah tertutup atau ompreng makanan biasanya perlu didinginkan terlebih dahulu agar tidak berembun di dalam wadah. Namun, khusus untuk model prasmanan ini, suhu makanan dijaga tetap hangat dalam batasan standar yang aman dan nikmat dikonsumsi,” pungkasnya dikutip dari MCRiau. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laknat! Ayah dan Paman Kompak ‘Garap’ Bocah Ingusan di Bathin Solapan

    Laknat! Ayah dan Paman Kompak ‘Garap’ Bocah Ingusan di Bathin Solapan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BATHIN SOLAPAN, detak24.com – Dua orang pria ditangkap dalam kasus pencabulan anak di Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis. Mereka yakni ayah dan paman korban. Aparat kepolisian membekuk dua pria yang merupakan ayah tiri dan paman korban atas dugaan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur di salah satu desa Kecamatan Bathin Solapan. Kasus ini terungkap setelah […]

  • MEMANAS! Ganjar Pranowo Capres PDIP Bawa Jokowi dalam Baliho di Riau

    MEMANAS! Ganjar Pranowo Capres PDIP Bawa Jokowi dalam Baliho di Riau

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kontestan Pemilu 2024 mulai gencar sosialisasi dan promosi menarik simpatisan dan pemilihnya. Termasuk peserta Pilpres yang kian gencar berkampanye. Di Bumi Lancang Kuning Riau, sejumlah baliho bagi para bakal calon presiden mulai ‘mengepung’ provinsi tersebut. Terbaru, baliho berukuran besar Ganjar Pranowo Capres PDIP terpasang di sekitar Tugu Songket, Pekanbaru. Dikutip detak24com dari […]

  • Viral Siak, Bupati Alfedri Salah Bacakan Sila ke Empat Pancasila

    Viral Siak, Bupati Alfedri Salah Bacakan Sila ke Empat Pancasila

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Video Bupati Siak Alfedri salah membaca teks Pancasila jadi viral medsos. Padahal, ia sempat mengulangi namun tetap saja keliru. Kejadian tersebut saat Alfedri menghadiri pengajian akbar di Kampung Seminai, Kecamatan Kerinci Kanan, dalam rangkaian HUT ke-33 Kampung Seminai dan memperingati HUT RI ke-79, Senin (26/08/24). Pada acara tersebut, sesuai video beredar, Alfedri […]

  • SATRESKRIM Polres Rohil Geledah Kantor Satpol-PP, Ada Apa Ya?

    SATRESKRIM Polres Rohil Geledah Kantor Satpol-PP, Ada Apa Ya?

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    ROHIL, detak24com – Sejumlah polisi datang tiba-tiba lalu geledah kantor Satpol-PP Rohil. Saat pulang, aparat terlihat membawa beberapa dokumen yang disita dari institusi penegak Perda tersebut. Pada Selasa (14/03/23) petang, Kantor Satpol PP Rohil digeledah tim Tipikor Polres setempat. Penggeledahan berlangsung beberapa jam itu, tim Tipikor menyita beberapa dokumen penting. Informasi diperoleh, penggeledahan ini terkait […]

  • 13 Tahanan Tewas Disiksa Polisi, Dalam Setahun

    13 Tahanan Tewas Disiksa Polisi, Dalam Setahun

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 8Komentar

    Jakarta, detak24.com – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mencatat 13 tahanan tewas disiksa aparat kepolisian selama setahun terakhir.       Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti mengatakan, data tersebut diperoleh pihaknya dari hasil pemantauan yang dihimpun melalui kanal media informasi, advokasi, serta jaringan-jaringan KontraS di daerah selama periode Juni 2021-Mei 2022.     […]

  • Cabuli Murid, Guru SD di Rengat Barat Ditangkap Polisi

    Cabuli Murid, Guru SD di Rengat Barat Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Seorang oknum guru berinisial AR (35), yang mengajar di sebuah sekolah dasar komplek perusahaan swasta wilayah Kecamatan Rengat Barat ditangkap polisi. Ia dilaporkan orangtua korban atas dugaan pelecehan seksual terhadap muridnya. Kini oknum guru itu mendekam dalam penjara Mapolsek Rengat Barat. Kasus ini mencuat setelah seorang anak korban berani buka suara kepada […]

expand_less