Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Sabu 35 Kilo Masuk Lewat Jangkang Bengkalis, Polda Riau Ciduk Kurir dan Pengendali

Sabu 35 Kilo Masuk Lewat Jangkang Bengkalis, Polda Riau Ciduk Kurir dan Pengendali

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 13 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BENGKALIS, detak24com – Aparat gagalkan penyelundupan sabu 35 kilo yang masuk lewat Jangkang, Bengkalis. Lima orang terciduk dalam pengungkapan tersebut.

Informasi dirangkum, Polda Riau menggagalkan penyelundupan 35 kilogram narkotika jenis sabu yang diduga berasal dari jaringan internasional. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap lima tersangka yang ditangkap di wilayah Riau hingga Sumatera Barat.

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap jaringan peredaran gelap narkotika yang berupaya memasukkan barang haram dari luar negeri ke wilayah Riau.

“Memang ada yang sudah kami intai. Mereka memasukkan narkoba dari Malaysia, untuk merusak bangsa kita. Tidak ada toleransi, saya nyatakan perang terhadap narkoba,” tegas Irjen Arman saat konferensi pers pengungkapan kasus 35 kilogram sabu di Pekanbaru, Selasa (27/10/26).

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya Polda Riau memutus jalur penyelundupan narkotika internasional, terutama yang memanfaatkan kawasan pesisir sebagai pintu masuk barang haram dari luar negeri.

Sementara, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari kegiatan Operasi Sarang Narkoba yang dilaksanakan Ditresnarkoba Polda Riau.

Petugas melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang teridentifikasi sebagai kawasan rawan peredaran narkotika, termasuk wilayah yang telah bertransformasi menjadi Kampung Bersih Narkoba (Bersinar).

Dari kegiatan tersebut, polisi memperoleh informasi mengenai rencana penyelundupan narkotika dalam jumlah besar melalui perairan Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Setelah melakukan penyelidikan selama kurang lebih dua pekan, tim memperoleh informasi mengenai keberadaan dua orang yang diduga terlibat dalam penyelundupan narkotika. Keduanya, yakni MZH (24) dan WA (23), diamankan di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Bengkalis pada Rabu (21/10/2026).

Penangkapan dilakukan Tim Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Riau yang dipimpin Kasubdit 1 Kompol Herman Pelani.

“Setelah dilakukan penyelidikan selama lebih kurang dua minggu, tim mendapatkan informasi bahwa ciri-ciri orang yang melakukan penyelundupan narkoba tersebut sedang berada di sebuah SPBU. Kemudian, tim langsung mengamankan terduga pelaku dan melakukan penggeledahan di mobil yang digunakan oleh pelaku,” jelas Kombes Putu.

Dari penggeledahan kendaraan tersebut, polisi menemukan 35 bungkus besar sabu dengan berat kotor mencapai 35.000 gram atau 35 kilogram. Selain itu, petugas juga menemukan sabu seberat 7,4 gram beserta sejumlah barang bukti lainnya.

Polisi kemudian mengembangkan penyidikan dengan menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Hasilnya, petugas menangkap tersangka SL (38) di Kabupaten Kampar dan JA (51) di Kota Pekanbaru pada hari yang sama.

Dalam pengembangan tersebut, tim mengamankan tersangka SL dan JA di hari yang sama. Keduanya berperan sebagai penerima barang tersebut dari tersangka MZH dan WA,” ungkapnya.

Pengembangan berlanjut ke Provinsi Sumatera Barat. Pada Jumat (23/10), petugas menangkap tersangka SD (39) di Kota Payakumbuh. Menurut Kombes Putu, SD diduga berperan sebagai pengendali sekaligus pemesan narkotika dari luar negeri. Ia juga diduga mengatur jalur distribusi barang, mulai dari kawasan pantai hingga diteruskan melalui kurir darat.

“Tersangka SD di Payakumbuh bertindak sebagai pengendali dan pemesan narkotika tersebut dari negeri seberang serta yang mengatur alur masuknya barang bukti dari wilayah pantai hingga ke kurir darat. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku dikendalikan oleh seorang pengendali utama di negeri seberang,” jelasnya.

Secara keseluruhan, polisi mengamankan lima tersangka, yakni MZH, WA, SL, JA, dan SD. Selain sabu seberat 35 kilogram dan 7,4 gram, petugas turut menyita empat unit telepon seluler, satu unit sepeda motor, dua unit mobil, serta satu unit komputer tablet.

Seluruh tersangka dan barang bukti kini diamankan di Mapolda Riau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan laboratorium forensik serta mengembangkan perkara guna mengungkap pemasok dan pengendali jaringan yang lebih besar.

Kombes Putu menegaskan, penyidik tidak berhenti pada penangkapan lima tersangka tersebut. Polda Riau akan memburu pemasok yang berada di luar negeri dan menelusuri aset para tersangka yang diduga berasal dari tindak pidana narkotika.

“Kami juga akan memburu pemasok narkotika yang berada di negeri seberang, sekaligus menelusuri aset-aset milik para tersangka yang diduga berasal dari hasil tindak pidana narkotika. Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan memutus jaringan peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya,” tutupnya.

Pengungkapan 35 kilogram sabu tersebut juga mempertegas pentingnya pengawasan terhadap jalur penyelundupan narkotika di wilayah pesisir Riau yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka.

Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat menyatakan telah memetakan sejumlah titik rawan yang berpotensi dimanfaatkan jaringan narkotika untuk memasukkan barang haram dari luar negeri.

Pemetaan itu menyasar sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Rokan Hilir, Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Pelalawan, dan Indragiri Hilir.

Menurut Irjen Arman, pengawasan dan penindakan akan diperkuat melalui koordinasi lintas instansi, termasuk pemerintah daerah, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, TNI, Bea Cukai, serta instansi terkait lainnya.

Selain penegakan hukum, kepolisian juga akan mengintensifkan edukasi kepada masyarakat, terutama kalangan pelajar dan masyarakat pesisir seperti petani serta nelayan.(rpg)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • ELIDANETTI SH MH: Gegara Mosi Tak Percaya, Gaji Pegawai Terancam!

    ELIDANETTI SH MH: Gegara Mosi Tak Percaya, Gaji Pegawai Terancam!

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Mosi tak percaya yang terhadap Ketua DPRD Bengkalis H Khairul Umam LC ME bakal berdampak serius pada pembayaran gaji pegawai dan honorer. Pasalnya, hingga kini APBDP 2023 kabupaten tersebut masih tertahan di provinsi. Hal itu disebabkan sampai saat ini berkas APBD Perubahan Bengkalis 2023 yang dihasilkan 37 anggota DPRD Bengkalis tersebut masih […]

  • Terlibat Judi Online, 12 Pegawai Kemenkominfo Disikat Polisi 

    Terlibat Judi Online, 12 Pegawai Kemenkominfo Disikat Polisi 

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Polda Metro Jaya menangkap 12 pegawai Kemenkominfo (sekarang Kemenkomdigi) serta empat warga sipil dalam kasus judi online.  Dilansir dari unggahan akun X @PartaiSocmed, sosok pelaku yang memelihara 1.000 situs judi online dan meraup Rp 8,5 miliar merupakan pejabat dari Kemenkomdigi. Pertama, adalah DIS yang merupakan ketua tim keamanan informasi Direktorat Pengendalian Aplikasi […]

  • KODIM 0320/Dumai Bagikan 800 Takjil untuk Warga dan Pengguna Jalan

    KODIM 0320/Dumai Bagikan 800 Takjil untuk Warga dan Pengguna Jalan

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    DUMAI, detak24com – Kodim 0320/Dumai melalui Wadanramil 01/Dumai Kapten Inf Syuar Hendri beserta anggota dan Persit KCK Ranting 2 Koorcab LXXV membagikan sekitar 800 takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan. Pembagian kali ini berlangsung di depan Makoramil 01 Dumai, Jumat (14/04/23) petang. Masyarakat tumpah ruah dan berebutan saat menerima takjil yang dibagikan oleh anggota Koramil […]

  • Rumah Panggung di Bumiayu Dumai Ludes Jadi Abu

    Rumah Panggung di Bumiayu Dumai Ludes Jadi Abu

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    DUMAI, detak24.com  – Satu unit rumah panggung di Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan ludes jadi abu, Selasa (01/02/2022). Untungnya, api tak menjalar ke bangunan di sebelahnya serta tak ada korban jiwa. Dalam insiden itu kerugian ditaksir puluhan juta rupiah. Ketika mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang beralamat di Jalan HR Soebrantas, Dumai mendapati suara panggilan […]

  • DUH! Oknum Polisi Kuansing Hamili Anak Gadis Orang, Tolak Menikah

    DUH! Oknum Polisi Kuansing Hamili Anak Gadis Orang, Tolak Menikah

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    KUANSING, detak24.com – Seorang wanita di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) melaporkan kekasihnya Bripda MS ke Propam Polres setempat. Korban melapor karena oknum polisi itu menikahi wanita lain setelah tahu dirinya hamil. Pengacara korban, Frima Totona Harefa mengatakan korban ketahuan keluarga hamil pada 20 November 2022. Setelah tahu, keluarga mengajak korban menemui MS yang dinas di […]

  • OLAHRAGA Pagi Selama Berpuasa Tak Bagus untuk Kesehatan

    OLAHRAGA Pagi Selama Berpuasa Tak Bagus untuk Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    detak24com – Kegiatan olahraga merupakan aktivitas yang bisa menjaga kondisi fisik seseorang agar tetap sehat dan bugar. Meski demikian, orang yang menjalankan puasa perlu memperhatikan waktu berolahraga yang tepat. Kapan waktu yang tepat tersebut? Ahli gizi dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM), Tony Arjuna tidak menyarankan berolahraga di pagi […]

expand_less