Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Dampak Ekspor CPO Satu Pintu, Harga Sawit Riau Terjun Bebas ke Level Rp 1000 per Kg

Dampak Ekspor CPO Satu Pintu, Harga Sawit Riau Terjun Bebas ke Level Rp 1000 per Kg

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Wacana pemerintah membentuk badan pengelola ekspor tunggal negara untuk mengonsolidasikan ekspor komoditas strategis, termasuk CPO, menuai kritik dari kalangan petani kelapa sawit.

Kebijakan yang disebut akan melibatkan satu badan usaha milik negara (BUMN) sebagai eksportir tunggal itu dinilai berpotensi memengaruhi tata niaga sawit nasional dan berdampak terhadap petani sawit swadaya.

Ketua DPW Serikat Petani Kelapa Sawit (SAMADE) Riau Rudi Khairul, meminta pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan tersebut terhadap petani.

“Kami tidak minta proteksi ataupun subsidi, hanya mengharapkan kebijakan pemerintah jangan berakibat menjadi beban bagi petani sawit,” ujar Rudi Khairul dikutip detak24com, Sabtu (23/05/26).

Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima SAMADE dari sejumlah daerah dalam tiga hari terakhir, harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani telah mengalami penurunan hingga tiga kali dengan total penurunan mencapai Rp 1.000 per kilogram.

Ia menyebut kondisi tersebut membuat petani semakin tertekan di tengah kenaikan harga pupuk, bahan bakar minyak (BBM), dan biaya transportasi.

“Petani sangat terpukul dengan penurunan harga ini. Di saat kurs dolar naik, BBM naik, harga pupuk naik, harga TBS petani justru anjlok drastis,” katanya.

Ia menduga penurunan harga sawit tersebut berkaitan dengan munculnya wacana kebijakan ekspor satu pintu melalui perusahaan BUMN.

Menurutnya, persoalan utama sebenarnya berasal dari dugaan praktik pelanggaran oleh sejumlah eksportir, bukan dari sistem tata niaga secara keseluruhan.

Ia menilai pemerintah seharusnya fokus memberikan sanksi terhadap perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran, bukan membentuk kebijakan baru yang dinilai dapat mengganggu sistem perdagangan sawit yang selama ini berjalan.

“Kalau ada eksportir nakal, di era teknologi sekarang tentu mudah dideteksi. Pemerintah tinggal memberikan sanksi kepada perusahaan tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, sektor kelapa sawit memiliki karakteristik berbeda dibanding sektor pertambangan maupun sumber daya alam lainnya karena membutuhkan perawatan dan biaya produksi yang besar.

Menurutnya, petani saat ini menghadapi kesulitan untuk membeli pupuk akibat rendahnya harga TBS yang tidak sebanding dengan peningkatan biaya operasional.

“Untuk mendapatkan hasil yang baik, sawit harus dirawat secara konsisten dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” katanya.

Sementara itu, Bidang Hukum SAMADE Riau Adha Nuraya, menyatakan pihaknya berencana melaporkan kebijakan tersebut ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

“Kami berencana mengadukan ke KPPU,” ujarnya.

Ia juga menilai kebijakan tersebut berpotensi memicu persoalan hukum hingga gugatan arbitrase internasional apabila dinilai mengganggu mekanisme perdagangan yang telah berjalan. (suara)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakalantas Tunggal, Remaja Asal Temusai Siak Meregang Nyawa di Pekanbaru 

    Lakalantas Tunggal, Remaja Asal Temusai Siak Meregang Nyawa di Pekanbaru 

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pengendara sepeda motor asal Desa Temusai, Siak tewas setelah menabrak pangkal flyover Jalan Imam Munandar, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Selasa (11/08/26) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Korban diketahui bernama Ahmad Zidan Arzaki (18), warga Desa Temusai, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak. Remaja tersebut menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian. Kasat […]

  • TAK Sadar Usia, Guru Silat Cabul ‘Gerayang’ Empat Murid di Mandah Inhil

    TAK Sadar Usia, Guru Silat Cabul ‘Gerayang’ Empat Murid di Mandah Inhil

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Guru silat cabul di Mandah Inhil inisial B (56) mendekam dalam penjara. Pria paruh baya itu menggerayangi empat muridnya. Pelaku ini merupakan seorang guru silat, sedangkan para korban merupakan murid pelaku. Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir. Kapolsek Mandah AKP Roni Reduansyah mengungkapkan, korban berinisial MA (11), ME (12), […]

  • BMKG Pantau Tiga Titik Api di Riau, Jangan Bakar Lahan

    BMKG Pantau Tiga Titik Api di Riau, Jangan Bakar Lahan

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru mencatat adanya titik panas atau hotspot di Provinsi Riau, Ahad (29/05/22). Forecaster On Duty BMKG stasiun Pekanbaru Anggun mengatakan ada 3 titik panas terpantau di Riau hari ini. “Akhir pekan, ada 3 titik panas terpantau di Provinsi Riau,” ujar Forecaster On Duty BMKG stasiun Pekanbaru […]

  • Sekdaprov Riau Dicecar KPK, Terkait OTT Gubri Wahid 

    Sekdaprov Riau Dicecar KPK, Terkait OTT Gubri Wahid 

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – KPK melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, Rabu (19/11/25). Ia dimintai keterangan sebagai saksi terkait OTT Gubri Wahid serta dugaan tindak pidana korupsi di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau tahun 2025. Dugaan korupsi tersebut melibatkan Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid. Selain Abdul Wahid, tim penyidik KPK juga menetapkan Kepala […]

  • KEGIATAN BBI BBWI Jalan Sudirman Pekanbaru Ditutup 3 Hari, Ini Rute Barunya!

    KEGIATAN BBI BBWI Jalan Sudirman Pekanbaru Ditutup 3 Hari, Ini Rute Barunya!

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Satlantas Polresta Pekanbaru mengingatkan warga tak melintasi Jalan Jenderal Sudirman. Tepatnya mulai dari fly over Gramedia menuju ke Kantor Gubri. Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Alvin Agung Wibawa mengatakan, pihaknya hari ini mulai dari pukul 15.00 WIB sudah mulai menutup Jalan Jenderal Sudirman. “Jalan Sudirman ditutup mulai pukul 15.00 WIB hingga 22.00 WIB. […]

  • OTT KPK di Sumut, Kadis PUPR Terpergok Terima Duit Kontraktor

    OTT KPK di Sumut, Kadis PUPR Terpergok Terima Duit Kontraktor

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – KPK menetapkan lima dari enam orang yang terjaring OTT) di Sumut sebagai tersangka. Salah satunya yakni Kadis PUPR provinsi setempat, Topan Ginting (TOP). “Menetapkan lima orang sebagai tersangka, yaitu satu TOP, selaku Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumut. Tersangka RES (Rasuli Efendi Siregar) selaku Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi Sumut, merangkap […]

expand_less