Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Dinilai Langgar HAM, DPR RI Tolak Relokasi Warga di Tesso Nilo Pelalawan

Dinilai Langgar HAM, DPR RI Tolak Relokasi Warga di Tesso Nilo Pelalawan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Komisi XIII DPR RI menegaskan penolakannya terhadap rencana relokasi warga yang tinggal di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan.

Kebijakan tersebut dinilai berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM). “Komisi XIII DPR RI menolak relokasi warga di kawasan TNTN Provinsi Riau karena melanggar HAM,” ujar Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, saat membacakan kesimpulan rapat dengar pendapat di Jakarta, Senin (29/09/25).

Baca juga : Polisi Sergap Dua Pengedar Sabu di Jalan Maharaja Indra Pangkalan Kerinci

Dikutip dari majalahsawitindonesia, Komisi XIII juga meminta Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk tidak menempatkan aparat negara, baik TNI maupun Polri, berhadapan langsung dengan masyarakat dalam penyelesaian konflik lahan di TNTN.

Selain itu, Komisi XIII merekomendasikan agar Kementerian HAM memimpin koordinasi lintas lembaga, termasuk Komnas HAM, LPSK, serta institusi terkait lainnya, guna memastikan penyelesaian dugaan pelanggaran HAM dalam konflik tata kelola hutan dan pertanahan di Riau.

Parlemen juga menegaskan akan mendorong penyelesaian kasus tersebut menjadi prioritas Panitia Khusus (Pansus) Konflik Agraria yang rencananya dibentuk dalam sidang paripurna DPR pada 2 Oktober 2025.

Komisi XIII DPR RI berkomitmen mengawal implementasi penyelesaian dugaan pelanggaran HAM yang dipimpin Kementerian HAM, serta mendorong jalur hukum untuk menyelesaikan persoalan kepemilikan tanah dan hutan melalui Pansus Konflik Agraria,” tegas dia.

Kronologi Konflik Tesso Nilo

Konflik di kawasan TNTN sudah berlangsung lebih dari satu dekade. Awalnya, taman nasional seluas sekitar 83 ribu hektare itu ditetapkan pemerintah pada 2004 sebagai kawasan konservasi. Namun, sebagian lahan kemudian digarap masyarakat dan perusahaan untuk perkebunan sawit.

2004–2010 : Penetapan kawasan TNTN memicu tumpang tindih klaim antara negara, perusahaan, dan warga yang sudah lama bermukim serta menggantungkan hidup dari perkebunan sawit.

2011–2017 : Pemerintah beberapa kali melakukan operasi penertiban, namun bentrokan acap terjadi karena warga menolak digusur.

2018–2024 : Laporan berbagai organisasi menyebut lebih dari 30 ribu hektare TNTN sudah berubah menjadi kebun sawit. Warga mengeklaim tanah tersebut sebagai sumber mata pencaharian, sementara pemerintah menilai itu perambahan kawasan hutan.

Agustus 2025 : Konflik kembali memanas setelah muncul rencana relokasi warga. Laporan masyarakat menyebut terjadi intimidasi, kriminalisasi, dan pembatasan akses pendidikan anak-anak di sekitar TNTN. Komnas HAM menilai terdapat indikasi pelanggaran HAM dalam kebijakan ini. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKP Tangkap Tiga Kapal Pengeruk Pasir di Pulau Rupat

    KKP Tangkap Tiga Kapal Pengeruk Pasir di Pulau Rupat

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menghentikan aksi 3 unit kapal yang diduga melakukan eksploitasi pasir laut tanpa izin di Perairan Pulau Rupat, Bengkalis, Riau. Ketiga kapal tersebut terdiri dari 2 (dua) unit kapal pengangkut pasir laut dan 1 (satu) kapal hisap pasir. “Hasil pemeriksaan di lapangan oleh KP HIU 01, kapal-kapal […]

  • BUPATI Afrizal Nonaktifkan ASN Viral Kepergok Bareng Wabup Rokan Hilir di Kamar Hotel Premiere

    BUPATI Afrizal Nonaktifkan ASN Viral Kepergok Bareng Wabup Rokan Hilir di Kamar Hotel Premiere

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    ROKANHILIR, detak24com – Bupati Afrizal Sintong membebastugaskan DRS dari jabatannya sebagai Kabid di Badan Pendapatan Daerah Rokan Hilir. Ibu Kabid cantik tersebut belakangan heboh karena kepergok polisi berduaan dengan Wakil Bupati Rokan Hilir Sulaiman, di kamar Hotel Premiere Pekanbaru. Penonaktifan DRS dari jabatannya tersebut dibenarkan Bupati Afrizal Sintong, Kamis (01/06/23). Bupati mengatakan tindakan membebastugaskan DRS […]

  • Rumah di Tanjung Rhu Pekanbaru Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 400 Juta

    Rumah di Tanjung Rhu Pekanbaru Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 400 Juta

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Satu unit rumah warga di Kelurahan Tanjung Rhu, Pekanbaru hangus terbakar, Selasa (11/03/25). Kerugian ditaksir Rp 400 juta. Dari keterangan warga sekitar, kebakaran terjadi tepatnya di Jalan Rokan RT 02, RW 03, sekitar pukul 14.00 WIB. Api yang membakar rumah milik Pitra Silitonga itu diduga karena korsleting listrik. Sayangnya, rumah tersebut tak […]

  • Pekanbaru Berkabut, Jarak Pandang Berkisar 500 Meter

    Pekanbaru Berkabut, Jarak Pandang Berkisar 500 Meter

    • calendar_month Selasa, 4 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Kondisi pada Selasa (04/10/22) pagi di Pekanbaru terpantau jarak pandang cukup terbatas. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), jarak pandang hanya 500 meter. Menurut Forecaster on Duty BMKG Stasiun Pekanbaru Bibin Sulianto saat dihubungimengatakan, penyebab jarak pandang terbatas bukan karena asap tapi itu adalah kabut. Kabut ini disebabkan oleh […]

  • Pemko Dumai Dapat Alokasi DID Rp8,8 Miliar

    Pemko Dumai Dapat Alokasi DID Rp8,8 Miliar

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    DUMAI, detak24.com – Pemko Dumai menjadi satu dari empat daerah di Provinsi Riau yang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari Pemerintah Pusat. Untuk diketahui, ada lima kategori penilaian kinerja daerah yang mendapat DID. Diantaranya penggunaan Pinjaman Dalam Negeri (PDN), percepatan belanja daerah, percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, dukungan belanja daerah terhadap penurunan kemiskinan, pengangguran, dan stunting, […]

  • WARGANET Laporkan Ganjar Pranowo Capres PDIP ke Presiden: Jalan Rusak Gubernur Sibuk Joging!

    WARGANET Laporkan Ganjar Pranowo Capres PDIP ke Presiden: Jalan Rusak Gubernur Sibuk Joging!

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    SEMARANG, detak24com – Presiden Joko Widodo mempersilakan masyarakat untuk melaporkan kondisi jalan rusak kepada dirinya melalui media sosial. Hal ini lantas mendapat tanggapan beragam dari warganet. Salah satunya dari akun @dhemit_is_back yang terverifikasi centang biru. Dia melaporkan jika di Jalan Pantura Juwana, Pati yang rusak, berlubang, dan penuh lumpur. “Pak Jokowi RI 1 ini bukan […]

expand_less