DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Jasad Sarpila Mengapung di Sungai Cenaku Inhu, Saksi Akmal: Korban Sempat Tarik Kaki Saya!

Proses evakuasi jasad Sarpila di Sungai Cenaku. f : ist

INHU, detak24com – Mayat Sarpila (12), bocah SD tenggelam di Sungai Cenaku Desa Paya Rumbai, Kecamatan Seberida, Inhu ditemukan mengapung, Senin (09/06/25) malam sekira pukul 19.50 WIB.

Ternyata, sebelum hilang tenggelam dalam sungai, bocah SD itu sempat menarik kaki temannya yang ikut mandi usai menonton pacu sampan di TKP.

Baca juga : Bocah SD Tenggelam di Sungai Cenaku Inhu Ditemukan Meninggal 

Pelajar SMP Hilang di Sungai Cenaku, Warga Desa Payarumbai Berduka 

“Pada saat mandi korban ada menarik kaki saksi (Akmal), namun kemudian terlepas. Lalu korban tidak ada terlihat lagi, dan saksi langsung melaporkan ke orangtua Sarpila,” ujar  Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aiptu Misran SH, Senin (09/07/25) malam.

Diketahui, Sarpila adalah bocah perempuan yang masih duduk di kelas VI SD tersebut tenggelam saat mandi bersama teman-temannya pada Ahad (08/06/25) petang.

Setelah lebih dari 24 jam hilang, akhirnya tim SAR menemukan jasadnya mengapung di permukaan Sungai Cenaku.

“Telah ditemukan 1 (satu) orang perempuan diduga tenggelam di areal Sungai Cenaku Desa Paya Rumbai Kecamatan Seberida,” lanjutnya.

Sebelum tenggelam dan hilang, korban mandi-mandi bersama teman-temannya pada saat adanya lomba pacu sampan kotak-kotak di daerah tersebut. Namun dikarenakan korban tidak bisa berenang akhirnya tenggelam.

Dijelaskannya, pada Ahad (8/6/2025) sekira pukul 08.00 WIB korban pergi untuk melihat acara pacu sampan kotak yang berada di tepian Sungai Cinaku dengan menggunakan baju warna tosca dan jilbab warna coklat.

“Hingga pukul 18.30 WIB belum pulang ke rumah, hingga akhirnya ibu korban Endang Eka Juliani langsung pergi mencari anaknya di lokasi pacu Sampan Kotak di tepian Sungai Cenaku,” terangnya.

Kemudian, saksi Akmal (9) memberitahukan kepada orangtua korban bahwa Sarpila mandi bersama teman-temanya di sungai. Pada saat mandi korban ada menarik kaki saksi (Akmal) namun kemudian terlepas, lalu korban tidak ada terlihat lagi.

“Selanjutnya, masyarakat bersama anggota Polsek Seberida, Koramil Seberida dan KPBD Kabupaten Inhu mencari korban dan hingga Senin (09/06/25) malam,” terangnya.

Dikuburkan Malam Ini 

Menurut Kapolres, pada pukul 19.50 WIB, korban (Sarpila) ditemukan di tepi Sungai Cenaku dalam keadaan mengapung di atas air, dengan posisi tubuh tertelungkup dan dalam keadaan meninggal dunia.

“Selanjutnya tim gabungan yang melihat tersebut langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah duka,” terangnya.

Adapun pihak keluarga korban tidak bersedia melakukan autopsi, dan pihak keluarga korban tidak menuntut ke jalur hukum kepada pihak manapun.

“Saat ini korban sudah berada di rumahnya dan dimakamkan pada malam ini, sekira pukul 22.30 WIB,” tutup Kapolres seperti diberitakan riaudetil.com. (red)

Editor : kar