Tak Disangka, Emak emak Cantik Warga Desa Air Jernih Inhu Ternyata Bandar Sabu
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INHU, detak24com – Polisi meringkus emak emak cantik warga Desa Air Jernih, Rengat Barat Inhu. Perempuan 41 tahun bernama Rini tersebut ternyata bandar sabu.
Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu (Inhu) menangkap seorang pengedar narkotika berinisial RS alias Rini (41) di Jalan Poros Desa Air Jernih, Kecamatan Rengat Barat, Rabu (9/10). Dalam operasi tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa sabu seberat 185,80 gram dan ekstasi sebanyak 199 butir.
Pengungkapan ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya, dimana tersangka R alias Rudi Rampok yang lebih dulu ditangkap mengaku mendapatkan sabu dari RS. Setelah mendapatkan informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan lebih dan mengamankan Rini di sebuah rumah milik temannya. Saat penangkapan, tersangka RS berusaha melarikan diri.
“Namun, sekitar 300 meter dari lokasi penggerebekan, petugas berhasil menangkapnya,” ujar Dirresnarkoba Polda Riau, Kombes Polda Manang Soebeti, Sabtu (13/10/24).
Setelah dilakukan penggeledahan, polisi menemukan 42 bungkus narkotika jenis sabu, 104 butir pil ekstasi merek Rolex warna kuning, dan 95 butir pil ekstasi merek Maserat warna merah dalam jok motor Honda Beat milik tersangka RS.
Barang bukti lainnya termasuk satu unit timbangan digital, beberapa plastik pembungkus, dan alat-alat lain yang digunakan untuk transaksi narkoba.
Kombes Manang menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Polres Inhu dalam mengungkap jaringan pengedar narkoba tersebut.
“Kami sangat prihatin dengan semakin maraknya peredaran narkoba di wilayah Riau, khususnya di Kabupaten Inhu,” kata Kombes Manang.
“Penangkapan ini merupakan bukti komitmen kami dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan yang lebih besar di belakangnya,” sambungnya.
Dia juga menekankan bahwa Polda Riau, bersama seluruh jajaran, akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran narkoba dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari narkotika.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam memberikan informasi terkait peredaran narkoba. Hanya dengan kerja sama yang kuat, kita dapat mencegah generasi muda dari bahaya narkoba,” tambahnya.
Dikatakan Kombes Manang, RS merupakan tersangka yang berperan sebagai pengedar, dan kini telah diamankan. Hasil tes urine terhadap tersangka menunjukkan hasil positif narkotika. ((Rls)
Editor : kar











