DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

GEMPAR! Pamit Beli Rokok, Kakek Tewas di Kebun Karet Beringintaluk Kuansing

KUANSING, detak24com –  Seorang kakek tewas setelah dinyatakan hilang saat pamit beli rokok di Desa Beringintaluk, Kuansing. Jenazah pria uzur itu ditemukan dalam kebun karet warga setempat.

Warga Desa Beringintaluk Kecamatan Kuantan Tengah, dihebohkan penemuan sesosok mayat di salah satu kebun karet milik warga setempat Rabu (27/03/24) malam sekira pukul 19.00 WIB malam.

Sosok mayat ini diketahui Yusman (76) sempat hilang sejak beberapa hari lalu. Kakek tewas itu merupakan buruh harian lepas. Pria kelahiran Sumbar ini berdomisili di Dusun Mulia Desa Beringin, Kecamatan Kuantan Tengah.

Kejadian ini juga dibenarkan Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Seogito, SIK. MH Kamis (28/03/24) pagi. “Korban adalah Yusman, tempat tanggal lahir Batu Sangkar, domisili di Dusun Mulia Desa Beringin,” ujar Kapolres.

Berdasarkan kronologis Pangucap menjelaskan, awalnya Senin 25 Maret 2024 sekira jam 06.30 WIB korban pamit untuk beli rokok hingga Selasa pukul 13.00 WIB korban belum juga pulang.

Karena korban tidak mempunyai HP sehingga pihak keluarga sulit untuk mencari keberadaannya. Akhirnya pihak keluarga membuat laporan pengaduan orang hilang ke Polres Kuansing.

Kemudian pada Rabu (27/3/2024) Edison diberitahu oleh seorang penggembala sapi bahwa ada menjumpai bangkai yang sudah membusuk di belakang workshop Alkal PUPR di Dusun Pinjongek Desa Beringin.

“Mengingat warga masyarakat Beringintaluk ada yang hilang, lalu Edison menghubungi kadus Irwansyah dan pihak keluarga diduga korban. Kemudian mereka bersama-sama mendatangi lokasi. Benar saja dari ciri-ciri pakaian yang meninggal adalah Yusman,” terang Kapolres.

Selanjutnya salah seorang warga menghubungi pihak desa, pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. Kemudian Kanit Samapta Polsek Kuantan Tengah AKP Said M Ali Hanfia, Ka SPK, dan Bahbinkamtibmas mengamankan TKP.

“Sekira pukul 19.30 WIB Tim Identifikasi Polres Kuansing Aipda Bambang Eko HP dan Tim datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP,” bebernya.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan sesuai permintaan keluarga korban, untuk proses hukum kematian Yusman tidak perlu dilakukan autopsi.

“Berdasarkan kesepakatan keluarga, korban akan langsung dimakamkan pada malam tadi juga,” sebutnya.

Dalam hal ini kata Kapolres pihak keluarga  membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi dan tidak adanya tuntutan di kemudian hari, dikutip detak24com dari riauterkini. (*/Berita)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *