Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » MANTAN Ketua KPU Bengkalis Diadili, Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 4,5 Miliar

MANTAN Ketua KPU Bengkalis Diadili, Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 4,5 Miliar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Mantan Ketua KPU Kabupaten Bengkalis, Fadhillah Al Mausuly, diadili terkait dugaan korupsi dana hibah Pilkada tahun 2020. Fadhillah didakwa merugikan negara Rp 4 5 miliar.

Dikutip detak24com dari CAKAPLAH, Kamis (05/10/23), dakwaan dibacakan JPU Nofrizal dan Tomi Jefisa di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (04/10/23). Terdakwa mengikuti persidangan melalui video conference dari Rutan Kelas I Pekanbaru.

Perbuatan terdakwa dilakukannya bersama-sama Puji Hartono selaku Sekretaris KPU Bengkalis, Candra Gunawan selaku Bendahara Pengeluaran, Hendra Riandra selaku Pejabat Pembuat Komitmen/PPK (tuntutan terpisah) dan Muhammad Soleh selaku Pejabat Penguji Tagihan dan Penandatangan/SPM.

JPU di hadapan majelis hakim yang diketuai Yuli Artha Pujoyotama menyebut, perbuatan korupsi terjadi pada kurun waktu tahun 2019- 2021 silam. Berawal adanya tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis periode 2021-2024.

Untuk menyukseskan Pilkada, KPU Bengkalis mendapatkan Hibah dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis sebesar Rp 40 miliar. Dana hibah itu diberikan berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Namun anggaran untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis itu, justru diselewengkan oleh para terdakwa Fadhillah untuk memperkaya diri dan orang lain. Beberapa anggaran pengeluaran justru tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Anggaran KPU yang diselewengkan para terdakwa diantaranya, adanya pajak yang dipungut sebesar Rp 385.662.861, namun tidak disetorkan ke kas negara. Kemudian adanya penyetoran dana hibah ke rekening pribadi terdakwa Candra Gunawan sebesar Rp 485.111.174.

Selanjutnya, adanya realisasi belanja yang disahkan tetapi tidak sesuai dengan buku kas umum sehingga menyebabkan ketekoran kas Rp 192.570.900. Lalu, adanya jasa giro yang belum disetorkan ke kas Negara sebesar Rp 4.484.593, serta tidak disetorkan ke kas negara pengembalian dari PPK Tualang Mandau dan PPK Bengkalis sebesar Rp 25.731.000.

Kemudian, realisasi belanja yang tidak didukung bukti pertanggungjawaban sebesar Rp 2.506.843.672. Adanya Kelebihan pencatatan pada BKU oleh Bendahara Pengeluaran Yang Mengakibatkan Negara Lebih Bayar sebesar Rp 773.740.401.

Realisasi belanja yang tidak sesuai ketentuan perundangan-undangan sebesar Rp79.965.950, perjalanan dinas tidak sesuai ketentuan Peraturan perundang-undangan Rp 83.892.216.
Pembayaran honorarium Pokja yang masih dalam penguasaan Bendahara Pengeluaran yang belum dibayarkan kepada anggota Rp 54.105.000.

“Akibat dari perbuatan Terdakwa telah merugikan keuangan negara atau perekonomian negara/daerah sebesar Rp 4.592.107.767, sebagaimana laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara dari Inspektur Wilayah I Komisi Pemilihan Umum,” ungkap JPU.

JPU menjerat terdakwa Fadhillah dengan Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 3 Undang-undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Atas dakwaan JPU itu. terdakwa melalui penasihat hukumnya mengajukan keberatan atau eksepsi. Majelis hakim mengagendakan sidang pembacaan pembelaan pada Rabu pekan depan. ***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TANGKAP Dua Kurir, Polisi Pekanbaru Gagalkan Peredaran 64,6 Kg Sabu Asal Malaysia

    TANGKAP Dua Kurir, Polisi Pekanbaru Gagalkan Peredaran 64,6 Kg Sabu Asal Malaysia

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polresta Pekanbaru mengungkap peredaran narkotika terbesar yaitu 64,6 kilogram sabu. Dari pengungkapan itu petugas menangkap dua orang sebagai kurir. Wakapolda Riau, Brigjen Pol Kasihan Rahmadi mengatakan, barang haram tersebut disita dari dua orang pelaku, SA dan A, yang diduga berperan sebagai kurir jaringan internasional. “Tim gabungan Polresta Pekanbaru melakukan pengembangan dan penyelidikan […]

  • HEBOH! Ada Suami Puan Maharani di Balik Korupsi Rp 8 T Proyek BTS Kominfo

    HEBOH! Ada Suami Puan Maharani di Balik Korupsi Rp 8 T Proyek BTS Kominfo

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24com – Pihak kejaksaan menyebutkan bahwa ada kemungkinan kasus korupsi BTS 4G Kominfo yang menyeret Menkominfo Johnny G Plate akan bertambah. Terkait dengan pihak yang terlibat dalam kasus korupsi ini, skema korupsi BTS 4G Kominfo beredar di media sosial yang sebut nama suami Puan Maharani. Sedangkan Ketut Sumendana selaku Kapuspenkum Kejagung menjelaskan bahwa pihaknya sedang mendalami kemungkinan […]

  • GEGARA Diwawancarai, LPSK Cabut Perlindungan Eliezer

    GEGARA Diwawancarai, LPSK Cabut Perlindungan Eliezer

    • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Resmi, LPSK cabut perlindungan Eliezer. Pencabutan tersebut efektif berlaku mulai Kamis, 9 Maret 2023. Juru bicara LPSK Rully Novian mengatakan bahwa LPSK cabut perlindungan Eliezer ditetapkan, karena Richard telah melanggar kesepakatan sebagai terlindung setelah bersedia diwawancarai Kompas TV di dalam rumah tahanan Bareskrim Polri.   LPSK sempat meminta agar wawancara tidak ditayangkan karena memiliki […]

  • KANTOR Kejati Riau Dibobol Kawanan Maling, Tiga Pelaku Ditangkap Polisi

    KANTOR Kejati Riau Dibobol Kawanan Maling, Tiga Pelaku Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polsek Bukit Raya Pekanbaru menangkap tiga kawanan maling di bekas kantor Kajati Riau, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru. Dalam aksinya ketiga tersangka yang masing-masing berinisial DN (40), IE (40), serta NC (36) ini berhasil menggondol puluhan batang kosen serta jendela aluminium yang ada di kantor tersebut. Akibatnya pihak Kejati Riau mengalami kerugian sebesar […]

  • Harga Sawit Riau Naik Lagi, Petani Cuan Terus

    Harga Sawit Riau Naik Lagi, Petani Cuan Terus

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Harga kelapa sawit periode 6 sampai 12 April 2022 mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 – 20 tahun sebesar Rp 61,42/Kg atau mencapai 1,61% dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 3.866,45/Kg. Kepala Dinas […]

  • SEBUT Fadli Zon Gila, Ruhut Sitompul Disembur Netizen

    SEBUT Fadli Zon Gila, Ruhut Sitompul Disembur Netizen

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    detak24.com – Politisi PDIP Ruhut Sitompul kembali bikin ulah. Kali ini, advokat beken tersebut melontarkan pernyataan pedas dengan menyebut Wakil Ketua DPR Fadli Zon gila. Pernyataan tersebut dicuitkannya dalam postingan Twitter edisi Jumat (14/04/23) dengan kalimat “Hanya orang sakit yg minta Densus 88 dibubarkan, pasti orang ini sudah pesong/gila MERDEKA🤟👍🙏🇮🇩. Di bawah postingan tersebut, Ruhut […]

expand_less