Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » LENGKAPI Berkas Korupsi Muhammad Adil, KPK Periksa Sekda Meranti dan 11 Saksi 

LENGKAPI Berkas Korupsi Muhammad Adil, KPK Periksa Sekda Meranti dan 11 Saksi 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto, kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (13/6/2023). Bambang jadi saksi kasus korupsi Bupati Muhammad Adil dan kawan-kawan.

Muhammad Adil ditetapkan sebagai tersangka bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Kepulauan Meranti, Fitria Nengsih, dan auditor Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau, M Fahmi Aressa. Ketiga tersangka telah ditahan di Rutan KPK di Jakarta.

Ketiga tersangka terlibat pemotongan anggaran seolah-olah sebagai utang kepada penyelenggara negara atau yang mewakilinya tahun anggaran 2022 sampai 2023, tindak pidana korupsi penerimaan fee jasa travel umrah dan dugaan korupsi pemberian suap pengondisian pemeriksaan keuangan tahun 2022 di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.

Selain Sekda Kabupaten Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto, KPK juga memeriksa 12 saksi lain. Mereka adalah kepala dinas (kadis), kepala bidang (kabid), kepala sub bagian dan ajudan Bupati Kepulauan Meranti.

Kepala Bidang Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan para saksi dimintai keterangan untuk melengkapi berkas M Adil. “Untuk tersangka MA (Muhammad Adil) dan kawan-kawan,” ujar Alu Fikri.

Tim penyidik KPK turun langsung ke Kabupaten Kepulauan Meranti untuk memeriksa saksi. “Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polres Kabupaten Kepulauan Meranti Jalan Perumbi Alai Kelurahan Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat,” kata Ali Fikri.

Ali Fikri merincikan 12 saksi itu adalah Bambang Suprianto selaku Sekda Kepulauan Meranti, Atan Ibrahim selaku Kepala Bappeda, Fajar Triamosko selaku Pelaksana tugas Kadis PUPR, Rahmawati selaku Kabag Hukum.

Selanjutnya, Dedi Sahrani selaku Kabid Cipta Karya, Lailatul Hasanah selaku Kasubag Keuangan PUPR,
Widya Puspasari selaku Kabid Tata Ruang Dinas PUPR, Wan Muhammad Ramahendra selaku Kabid Aset, Tarmizi selaku Kabag Umum.

Pemeriksaan dilakukan pada tiga ajudan bupati yakni Fadlil Maulana (TNI), Yoga Satria (Polri) dan / Ajudan Restu Prayogi.

M Adil, Fitria Nengsih dan M Fahmi Aressa ditetapkan sebagai tersangka setelah operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (6/4/2023). M Adil dijerat tiga kasua, yakni dugaan korupsi pemotongan anggaran di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), gratifikasi pengadaan jasa umrah dan suap auditor Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Riau.

Sebelumnya Ali Fikri menyebut, M Adil diduga memerintahkan para kepala SKPD untuk melakukan setoran uang yang sumber anggarannya dari pemotongan uang persediaan (UP) dan ganti uang persediaan (GU).

Masing-masing SKPD kemudian dikondisikan seolah-olah adalah utang pada MA. Besaran pemotongan UP dan GU ditentukan MA dengan kisaran 5 % sampai dengan 10 % untuk
setiap SKDP.

Selanjutnya setoran UP dan GU dalam bentuk uang tunai disetorkan kepada pada Fitria Nengsih yang menjabat Kepala BPKAD Kepulauan Meranti, sekaligua orang kepercayaan M Adil.

“Setelah terkumpul, uang-uang setoran tersebut kemudian digunakan untuk kepentingan MA diantaranya sebagai dana operasional kegiatan safari politik rencana pencalonan MA untuk
maju dalam Pemilihan Gubernur Riau ditahun 2024,” ungkap Ali Fikri.

M Adil juga menerima gratifikasi sebesar Rp1,4 miliar dari PT Tanur Muthmainnah (TM) yang bergerak di bidang travel perjalanan umrah pada Desember 2022. Uang itu diterima M Adil melalui Fitria Nengsih yang juga menjabat Kepala Cabang PT TM untuk proyek pemberangkatan umrah bagi para Takmir Masjid di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sementara di kasus suap, M Adil berupaya agar proses pemeriksaan keuangan Pemkab Kepulauan Meranti tahun 2022 mendapatkan predikat baik sehingga nantinya memperoleh Wajar Tanpa Pengecualian. “MA bersama-sama FN memberikan uang sekitar Rp1,1 miliar pada MFH selaku Ketua Tim Pemeriksa BPK Perwakilan Riau,” tutur Ali Fikri.

Dari hasil penyidikan sementara, M Adil diduga menerima total uang sekitar Rp26,1 miliar. Uang itu berasal dari berbagai pihak.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia v Bahrain 1:0, Garuda Menang Tipis dalam Laga Menegangkan 

    Indonesia v Bahrain 1:0, Garuda Menang Tipis dalam Laga Menegangkan 

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Indonesia menang 1-0 atas Bahrain pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (25/03/25) malam. Gol semata wayang Indonesia dicetak Ole Romeny berkat assist Marselino Ferdinan. Butuh tiga poin penting, Timnas Indonesia langsung menerapkan permainan menyerang lewat umpan-umpan direct. Di lima menit awal dua […]

  • Modus Gonta-ganti Barcode, Polisi Dumai Bekuk Dua Pemain BBM Subsidi di Lubuk Gaung

    Modus Gonta-ganti Barcode, Polisi Dumai Bekuk Dua Pemain BBM Subsidi di Lubuk Gaung

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Dua orang pemain BBM subsidi terciduk dalam serangkaian operasi di Mampu Jaya, Lubuk Gaung, Dumai. Aksi main “kucing-kucingan” para penyalahguna BBM bersubsidi di Kota Dumai akhirnya menemui titik buntu. Satreskrim Polres Dumai berhasil membongkar praktik curang penimbunan solar subsidi yang beroperasi di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan. Baca juga : Kadis PUPR Dumai […]

  • NAHAS! Nelayan Bengkalis Tewas di Tengah Laut, Tenggelam Saat Jaring Ikan

    NAHAS! Nelayan Bengkalis Tewas di Tengah Laut, Tenggelam Saat Jaring Ikan

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Mujur tak dapat diraih, malam tak dapat ditolak. Seorang nelayan bernama Hotma Tua (45) ditemukan tewas tenggelam di Pantai Indah Selat Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Menurut Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi menerangkan, korban sebelumnya dinyatakan hilang tenggelam pada Selasa (15//08/23) karena terseret ombak saat menjaring ikan. “Saat korban menjaring ikan […]

  • Empat Warga Pelalawan Ditangkap Gegara Bakar Lahan untuk Kebun Sawit

    Empat Warga Pelalawan Ditangkap Gegara Bakar Lahan untuk Kebun Sawit

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan meningkatkan langkah penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang meluas dalam dua pekan terakhir.Hasilnya, empat orang terduga pelaku pembakaran lahan berhasil diamankan di Kecamatan Teluk Meranti dan Kuala Kampar. Keempat tersangka tertangkap tangan saat membersihkan lahan dengan cara dibakar. Aksi tersebut diduga kuat menjadi pemicu munculnya […]

  • Siswa SMP di Kuansing Riau Bakar Sekolah, Siramkan Bensin ke Guru

    Siswa SMP di Kuansing Riau Bakar Sekolah, Siramkan Bensin ke Guru

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Kuansing, detak24.com – Pelajar SMP berinisial AW (15) di Kuantan Singingi, Riau ditetapkan menjadi tersangka setelah membakar sekolah karena tak terima saat ditegur. Selain itu, AW sempat menyiramkan bensin ke guru yang menegurnya makan di kelas untuk dibakar. Kasat Reskrim Polres Kuantan Singingi, AKP Boy Marudut Tua mengatakan, AW awalnya tak mau mengakui telah membakar […]

  • Ratusan Rumah Warga Tergenang Banjir di Bagansiapi-api Rohil

    Ratusan Rumah Warga Tergenang Banjir di Bagansiapi-api Rohil

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan ratusan rumah warga dan ruas jalan tergenang banjir di Bagansiapiapi dan sekitarnya. “Hari ini kita bersama Forkopimda dan BPBD meninjau banjir di sekitar kelurahan Bagan Punak dan berapa titik banjir lainnya,” kata Plt Bupati Rohil, H Sulaiman saat meninjau banjir, Sabtu (5/10/2024). “Sampai hari […]

expand_less