Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GUBRI UNGKAP 84 Perusahaan Sawit di Riau Tak Miliki HGU

GUBRI UNGKAP 84 Perusahaan Sawit di Riau Tak Miliki HGU

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Gubri Syamsuar mengungkap 84 perusahaan perkebunan di Provinsi Riau belum mengantongi izin Hak Guna Usaha (HGU), dari total 224 perusahaan.

Hal itu terungkap dalam rapat bersama Komisi II DPR RI yang dipimpin Ketua Tim/Wakil Komisi II, Junimart Girsang membahas terkait HGU di Provinsi Riau, Rabu (23/11/22) di salah satu hotel di Pekanbaru.

“Perlu kami laporkan dari yang kami ketahui, dari 224 perusahaan yang telah memiliki izin perkebunan dan izin budidaya, yang memiliki HGU itu baru 140 perusahaan. Jadi masih ada 84 perusahaan yang belum memiliki sertifikat HGU,” kata Gubri.

Gubri mengaku, kondisi itu sebenarnya sudah pernah disampaikan ke Kakanwil BPN Riau dan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Riau. Karena Pemprov Riau ingin adanya peningkatan pajak pusat dan daerah.

“Namun itu belum terwujud. Makanya kita sampaikan di sini. Karena kita dengan Komisi II DPR RI satu suara menyelesaikan persoalan HGU,” ujarnya.

Gubri mengatakan, penyelesaian HGU itu merupakan kewenangan pusat, dalam hal ini Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN). Termasuk perhitungan pajak perkebunan juga kewenangan pusat.

“Karena itu, melalui kesempatan ini kami sampaikan membahas persoalan ini (HGU). Tadi disampaikan ketua tim, bahwa persoalan ini akan dibahas lintas komisi. Jadi tidak hanya Komisi II, tapi juga Komisi III, Komisi XI dan lainnya,” terangnya.

Sebab menurutnya, kewenangan penyelesaian HGU ini berbeda-beda. Karena di samping perusahaan yang belum memiliki HGU, ada juga perusahaan memiliki HGU yang berkonflik dengan masyarakat.

“Termasuk juga HGU perpanjangan. Karena di situ kita harapkan ada Plasma masyarakat 20 persen. Itu yang sedang kita perjuangkan. Jadi suara kami sama dengan komisi II DPR RI,” ujarnya.

Ditanya apakah data 84 perusahaan perkebunan belum memiliki sertifikat HGU sudah final, Gubri menyatakan, jika 84 perusahaan itu data sementara Pemprov Riau. Tapi tidak menutup kemungkinan, jika dicek bersama bisa bertambah.

“Itu data dari pemerintah daerah (Pemda). Ini kan HGU perkebunan sawit. Jadi bisa saja tambah kalau dicek. Tadi kan disampaikan dari DPR pada prinsipnya mereka ingin ukur ulang, kalau diukur ulang maka akan ketahuan itu,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Komisi II DPR RI, Junimart Girsang mengatakan, kedatangan pihaknya ke Riau dalam rangka menindaklanjuti pengaduan masih banyak perusahaan yang melakukan penyalahgunaan HGU.

“Misalnya perusahaan mendapat HGU seluas 100 hektare (Ha), tapi hanya digunakan 50 Ha, namun perusahaan mengekspansi keluar dari HGU tersebut, yang akhirnya mengambil hak rakyat, maka timbul lah sengketa,” katanya.

Menurutnya persoalan HGU ini sudah disampaikan ke Menteri ATR/BPN saat rapat bersama. Dimana kementerian akan menindaklanjuti persoalan itu dengan turun ke lapangan.

“Pak Menteri ATR sudah mengaminkan, bahwa dari pihak kementerian akan turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran ulang dalam rangka audit HGU,” ujarnya.

Terkait 84 perusahaan perkebunan sawit di Riau belum memiliki HGU, Junimart Girsang menyayangkan Aparat Penegakan Hukum (APH) yang terkesan diam saja.

“Yang perlu kita pertanyakan itu kenapa APH diam saja ketika ada pengusaha yang menguasai tanah tanpa hak. Tadi Pak Gubernur Riau juga sudah bilang ada lebih kurang 84 perusahaan tidak memiliki HGU. Maka kita minta kepada APH perlu menunggu aduan, karena APH memiliki pola bahwa itu bisa merupakan temuan, dan itu harus ditindak sesuai hukum,” terangnya.

Karena itu, pihak Komisi II minta Kanwil BPN Riau transparan menyampaikan perusahaan mana saja yang belum miliki HGU.

“Kalau tak bisa sampaikan di sini, sampaikan saja melalui surat ke Komisi II DPR RI,” sarannnya.***

Sumber : riaulink.com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (8)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Sebelum Tewas, DJ Cleo Minta Dimakamkan di Sampaing Kuburan Ayah

      Sebelum Tewas, DJ Cleo Minta Dimakamkan di Sampaing Kuburan Ayah

      • calendar_month Senin, 31 Jan 2022
      • account_circle Redaksi
      • 20Komentar

      Jakart, detak24.com – Cerita mengharukan di balik peristiwa pembakaran diskotik Sorong Papua yang menewaskan 18 orang, beberapa waktu lalu. Cleo, DJ cantik asal Sumatera Barat, Kota Bukittinggi yang turut meninggal dunia dalam kejadian berdarah itu sempat berkirim pesan kepada keluarganya agar dimakamkan di samping kuburan sang ayah. Cleo sempat mengirimkan beberapa pesan terakhir kepada adiknya. […]

    • Sasar Emak-emak, Begal Payudara di Pekanbaru Dihakimi Massa

      Sasar Emak-emak, Begal Payudara di Pekanbaru Dihakimi Massa

      • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
      • account_circle Redaksi
      • 7Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Seorang begal payudara di Kota Pekanbaru nyaris dihakimi massa, usai ketahuan hendak menjahili emak-emak di Jalan Garuda, Kecamatan Bukit Raya, Senin (08/01/24). Satria Wicaksana, seorang warga yang turut berperan dalam mengamankan tersebut, mengungkap bahwa begal payudara itu telah sering melakukan aksi begal payudara sendirian dengan menggunakan sepeda motor. “Mendapati pelaku yang sering […]

    • BOCAH Tiga Tahun Jadi Viral Pekanbaru Gegara Ini!

      BOCAH Tiga Tahun Jadi Viral Pekanbaru Gegara Ini!

      • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Seorang bocah 3 tahun tanpa identitas jadi viral Pekanbaru gegara terpisah dari orangtuanya. Bocah yang jadi viral Pekanbaru itu diantarkan seorang warga ke Pospam Purna MTQ Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Diduga anak tersebut terpisah dengan orangtuanya. Informasi itu beredar luas di media sosial dan aplikasi chatting WhatsApp warga Pekanbaru dan sekitarnya, sejak […]

    • BANJIR Kuansing Tenggelamkan Ratusan Rumah, Ketinggian Air hingga Semeter

      BANJIR Kuansing Tenggelamkan Ratusan Rumah, Ketinggian Air hingga Semeter

      • calendar_month Senin, 18 Des 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KUANSING, detak24com – Banjir Kuansing yang terjadi di Kelurahan Muara Lembu dan Desa Kebun Lado serta Logas, rendam ratusan rumah. Ketinggian air diperkirakan capai semeter Selain itu, banjir Kuansing juga merendam Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar, Kuansing. Menurut Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau M Edy Afrizal melalui Kepala Bidang Kedaruratan […]

    • MUNCUL Spekulasi Nasdem Dibubarkan Imbas Kasus SYL, Ini Jawaban Mahfud MD

      MUNCUL Spekulasi Nasdem Dibubarkan Imbas Kasus SYL, Ini Jawaban Mahfud MD

      • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 1Komentar

      JAKARTA, detak24com – Menko Polhukam Mahfud MD merespons soal adanya spekulasi Partai Nasdem dibubarkan imbas kasus Mentan Syahrul Yasin Limpo. KPK yang menyebut dugaan uang hasil korupsi yang dilakukan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengalir ke Partai Nasdem. Sehingga, muncul spekulasi ancaman Nasdem dibubarkan. “Jadi, memang KPK dalam eksposenya menyebut ada aliran […]

    • DUMAI Membara, BPBD Riau Semai 20 Ton Garam Padamkan Karhutla

      DUMAI Membara, BPBD Riau Semai 20 Ton Garam Padamkan Karhutla

      • calendar_month Minggu, 23 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 12Komentar

      DUMAI, detak24com – Selain mengerahkan helikopter water bombing,  BPBD Riau juga menyemai 20 ton garam untuk memadamkan karhutla di perbatasan Dumai – Bengkalis. Kalaksa BPBD Riau, Edy Afrizal menuturkan, saat ini pihaknya sudah melakukan upaya pemadaman dengan menyemai 20 ton garam di langit Dumai. “Bahan semai NaC1 1.000 Kg dengan 20 ton garam,” kata Edy […]

    expand_less