Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ferdy Sambo Sering Menangis, Bharada E Lebih Rileks

Ferdy Sambo Sering Menangis, Bharada E Lebih Rileks

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – Polisi kini telah menetapkan lima tersangka pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat  atau Brigadir J.

Dua diantaranya adalah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dan Irjen Pol Ferdy Sambo. Keduanya telah ditahan di tempat yang berbeda.

Irjen Ferdy Sambo ditempatkan di Mako Brimob Depok. Sementara Bharada E di ruang tahanan Bareskrim Polri. Namun siapa sangka mental dua polisi yang berbeda.

Mental Bharada E

Komisioner Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) Choirul Anam dalam wawancara khusus  di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis (25/8/2022) petang mengungkapkan perbedaan keduanya.

“Ada proses yang ketika ditanya itu mentalnya kuat, diputar-putar, tetap konsisten. Dan enggak terlalu grogi, salah satunya Bharada E,” ujar Anam.

Anam menjelaskan saat melakukan pemeriksaan atas seluruh ajudan Ferdy Sambo atau Aide De Camp (ADC) termasuk dengan Bharada E, tampak beberapa anggota ADC grogi dalam menjawab pertanyaan.

Demikian pula saat memasuki masa istirahat, beberapa orang ini menghabiskan waktu lebih lama dalam menghabiskan waktu istirahat termasuk Bharada E.

Namun meski begitu dari semua ajudan yang diperiksa, Bharada E yang punya mental paling kuat dan konsisten.

“Bharada E itu mentalnya cukup untuk terus ngomong secara konsisten, padahal sudah kita putar,” jelas Anam.

“Walaupun beberapa waktu, saat istirahat ngerokoknya lama daripada yang lain,” jelas Anam.

Kesaksian Bharada Richard Eliezer (RE atau E) kini menjadi bagian penting dalam terungkapnya kasus tewasnya Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Josua atau J).

Eliezer pun kini telah menjadi saksi pelaku yang bekerja sama (justice collabolator).

Irjen Ferdy Sambo

Sementaara itu, Mantan Kadiv Propam Polri itu menangis terharu saat bercerita mengenai anak-anaknya kepada Kak Seto yang menemuinya di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok (23/8/2022).

Saat bertemu Irjen Ferdy Sambo, Kak Seto mengatakan dirinya dititipkan anak-anak sang jenderal agar tetap diberi semangat dan tegar menghadapi kondisi keluarganya.

“Terjadi dialog-dialog sederhana. Beliau juga menitipkan kepada kami kalau nanti anak-anaknya supaya tetap diberi semangat, supaya tetap terus tegar menghadapi kondisi ini, dan tetap mencapai apa yang dicita-citakan, yaitu menjadi anggota Polri,” imbuh Kak Seto.

Selain itu, Kak Seto mengungkapkan Irjen Ferdy Sambo sempat terkejut dengan kedatangannya ke Mako Brimbo.

Pertama beliau juga sangat terkejut, sangat terharu, bahkan juga meneteskan air mata dan tidak menyangka,” kata Kak Seto.

Kak Seto menyampaikan tujuan kedatangannya ke Mako Brimob untuk melakukan perlindungan terhadap anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Sebab, kata Seto, pihaknya mendengar bahwa anak-anak Ferdy Sambo gencar mendapat perundungan.

“Karena saya mendengar bahwa putra-putri beliau itu mendapatkan perundungan yang sangat gencar, yang mungkin juga membuat anak-anak ini stres, tegang, dan sebagainya,” ungkapnya.

Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Menurut polisi, Brigadir J tewas setelah ditembak di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).

Polisi telah menetapkan lima tersangka kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.

Mereka adalah Putri Candrawathi (PC), Ferdy Sambo (FS), Bharada Richard Eliezer (RE), Brigadir Ricky Rizal (RR), dan Maruf Kuat (KM). 

Berikut peran para tersangka:

  • Bharada RE berperan sebagai eksekutor penembakan Brigadir J
  • Bripka RR turut menbantu dan menyaksikan penembakan korban
  • Tersangka KM juga ikut membantu dan menyaksikan penembakan Brigadir J
  • Irjen Pol Ferdy Sambo menyuruh melakukan penembakan Brigadir J
  • Putri Candrawathi mengajak Bharada E, Bripka RR, KM dan Brigadir J berangkat ke lokasi penembakan.

Selain Putri, penyidik telah menerapkan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP kepada keempat tersangka lainnya.

Mereka terancam maksimal hukuman mati atau seumur hidup atau penjara maksimal 20 tahun.(kompas.com)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (9)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • SEMPENA MAYDAY, Kodim 0320/Dumai Hadiri Syukuran dan Laksanakan Patroli Wilayah

      SEMPENA MAYDAY, Kodim 0320/Dumai Hadiri Syukuran dan Laksanakan Patroli Wilayah

      • calendar_month Senin, 1 Mei 2023
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      DUMAI, detak24com – Personil Kodim 0320/Dumai bersama Polres Dumai melaksanakan patroli Kamtibmas dalam rangka momen hari buruh (Mayday) yang diperingati setiap tanggal 1 Mei. Adapun sasaran rute patroli dimulai dari wilayah Kota Dumai, Pelindo Jalan Datuk Laksamana, RU 2 Pertamina Jalan Putri Tujuh, PHR Jalan Putri Tujuh. Usai melaksanakan patroli kamtibmas, kegiatan dilanjutkan dengan doa […]

    • Oknum Polisi Diduga Terlibat Kasus Tewasnya Warga Rupat

      Oknum Polisi Diduga Terlibat Kasus Tewasnya Warga Rupat

      • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 8Komentar

      RUPAT, detak24.com – Oknum polisi berpangkat Bripka di Rupat, Kabupaten Bengkalis diduga terlibat kasus penganiayaan berujung meninggalnya seorang warga. Atas dasar itu, oknum polisi berinisial Bripka AH diduga melakukan pelanggaran kode etik Kepolisian. Sebelumnya, Bripka AH memerintahkan sejumlah pemuda di Pulau Rupat untuk melakukan penangkapan terhadap Al Farid (32), karena dianggap kerap meresahkan warga. Namun perintah Bhabinkamtibmas itu malah […]

    • Satlantas Polres Bengkalis Gelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026

      Satlantas Polres Bengkalis Gelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026

      • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 0Komentar

      DURI, detak24.com – Satlantas Polres Bengkalis, pada 02-15 Februari 2026 akan melaksanakan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026. “Kami Satlantas Polres Bengkalis siap melaksanakan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, seperti yg telah disampaikan oleh bapak Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan,” ujar Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Shandra Amalia STrK MSi, Ahad (01/02/26). Kegiatan ini, lanjut […]

    • Nyalakan Musik Kuat, Satpol-PP Dumai Tutup Paksa Dua Warung Remang-remang 

      Nyalakan Musik Kuat, Satpol-PP Dumai Tutup Paksa Dua Warung Remang-remang 

      • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Dua warung remang-remang ditutup paksa, karena menyalakan musik kuat tengah malam di Jalan Wan Amir, Kelurahan STDI, Dumai Barat. Satpol PP melaksanakan kegiatan penertiban terhadap warung remang-remang yang berada di Jalan Wan Amir, Kelurahan SDTI, Kecamatan Dumai Barat, Sabtu (24/01/26) malam minggu hingga Ahad (25/01/26) dinihari. Dalam kegiatan yang dimulai dari pukul […]

    • RATUSAN Tual Kayu Hasil Ilog di Sumbar Hanyut ke Sungai Gulamo Kampar 

      RATUSAN Tual Kayu Hasil Ilog di Sumbar Hanyut ke Sungai Gulamo Kampar 

      • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
      • account_circle Redaksi
      • 10Komentar

      KAMPAR, detak24com – Ratusan tual kayu yang diduga hasil ilegal logging di aliran sungai objek wisata Gulamo, Kabupaten Kampar pekan lalu diduga berasal dari wilayah Pangkalan, Sumatera Barat (Sumbar). Hal itu diyakini berdasarkan informasi lacak balak yang dilakukan petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau melalui Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) yang ada di Kampar. […]

    • NGERI! Belasan Mayat Mengapung Pasca Banjir Padang

      NGERI! Belasan Mayat Mengapung Pasca Banjir Padang

      • calendar_month Sabtu, 15 Jul 2023
      • account_circle Redaksi
      • 9Komentar

      PADANG, detak24com – Belasan mayat keluar dari kuburan akibat longsor di Tempat pemakaman umum (TPU) Kota Padang, Sumatera Barat. Kuburan menjadi rusak dan mayat yang ada di dalamnya terseret keluar. “Memang benar ada mayat warga terbawa longsor. Untuk jumlahnya kami belum bisa memastikan. Tapi saat ini anggota kami sudah berada di lokasi,” kata Kapolsek Padang […]

    expand_less