Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Viral! Video Demonstran Copot Gigi dan Berdarah-darah, Buntut Eksekusi D’Caldera Coffee Medan

Viral! Video Demonstran Copot Gigi dan Berdarah-darah, Buntut Eksekusi D’Caldera Coffee Medan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medan, detak24.com – Puluhan aktivis dari berbagai elemen di Medan berunjukrasa di depan Mapolrestabes Medan. Mereka menuntut agar rekan mereka yang ditahan polisi saat proses eksekusi bangunan D’Caldera Coffee di Jalan Sisingamangajara dibebaskan.

     

Pantauan di lokasi, Rabu (13/7/2022), massa aksi berunjuk rasa sekitar pukul 14.20 WIB. Puluhan aktivis ini berorasi di depan gerbang masuk pintu masuk Mapolrestabes Medan. Mereka membawa bendera biru dan merah putih serta pengeras suara.

“Kita di sini meminta agar polisi segera membebaskan 33 aktivis yang ditangkap saat bentrok eksekusi di Jalan Sisingamangaraja,” kata salah satu peserta aksi, Sri.

“Kita akan tetap di sini sampai mereka keluar dari Polrestabes Medan. Kita juga akan membawa massa yang lebih besar lagi,” tambahnya.

Tak lama, pihak kepolisian pun menghampiri massa aksi. Pihak kepolisian meminta agar perwakilan massa aksi untuk masuk membicarakan persoalan tersebut.

Dalam video tayangan singkat diposting pemilik akun Nicho Silalahi, Rabu (13/07/22) viral di Twitter tang mendapat rating 32 ribu lebih, terlihat ia sambil memegang giginya yang copot dalam aksi bentrok dengan polisi. Sementara, mulutnya berselomot darah.

Dalam postingan videonya, Nicho Silalahi menulis pesan pada Kapolri. @Nicho_Silalahi: “Pak #ListyoSigitP beginilah kelakuan anggota bapak di lapangan, dan saya telah menjadi korban penyiksaan anggota bapak, padahal saya sudah diamankan”.

Video ini mendapat beragam tanggapan dari netizen. Pemilik nama @aigo: “Nico Silalahi Cemen.. Gigi copot aja koar2 dizalimi aparat”.

Netizen lain @FirzaHusain: “kayaknya bukan gigi manusia deh, kok panjang gitu”

Sebelumnya diberitakan, proses eksekusi bangunan kafe di Jalan Sisingamangaraja Medan, Sumatera Utara (Sumut) berujung ricuh. Sejumlah warga yang menolak eksekusi terluka karena bentrok dengan polisi.

Pantauan di lokasi, Rabu (13/07/22), bentrok massa dengan polisi pecah pada pukul 09.30 WIB. Bentrok pecah tepat usai pihak Pengadilan Negeri (PN) Medan membacakan perintah eksekusi di seberang jalan melalui mobil komando polisi.

Sontak, para massa aksi langsung memperkuat barisan untuk menghadap petugas masuk ke dalam kafe tersebut. Akan tetapi, petugas kepolisian yang juga telah berbaris mengenakan tameng turut mendesak massa untuk mundur.

Bentrok tidak dapat terhindarkan. Massa terlibat saling dorong dengan polisi. Satu per satu massa aksi ditarik oleh keluar dari barisan dan dimasukkan ke mobil polisi. Beberapa dari mereka dipiting.

Tangisan seorang anak kecil juga terdengar akibat kejadian bentrok yang terjadi. Bahkan ada beberapa pemuda yang mengalami luka di bagian wajah.

Bentrok terjadi sekitar 30 menit. Puluhan massa yang menolak eksekusi telah diangkut dengan mobil tim pemburu preman dan dibawa ke kantor kepolisian. Selanjutnya pihak kepolisian sampai saat ini masih mengeluarkan seluruh barang-barang dari dalam Caldera Coffee untuk pengosongan.

Bangunan kafe itu sendiri sering dijadikan tempat berkumpul para aktivis dan pekerja kreatif di Medan. Rumah Karya Indonesia (RKI) jadi salah satu organisasi yang menjadikan tempat itu sebagai tempat diskusi rutin.(dtc)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (18)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Hakim Bebaskan Koruptor BLUD RSUD Bangkinang Rp 6,9 Miliar 

      Hakim Bebaskan Koruptor BLUD RSUD Bangkinang Rp 6,9 Miliar 

      • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Dua terdakwa korupsi Rp 6,9 miliar dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Bangkinang, divonis bebas. Kedua terdakwa sebelumnya dinyatakan jaksa terbukti secara sah melakukan perbuatan melawan hukum dengan merugikan keuangan negara sebesar Rp 6,9 miliar. Par terdakwa yakni dr Wira Dharma MKM dan dr Andri Justin SpPD dapat bernafas lega setelah […]

    • Warga Dumai Ini Cekik Putri Kandungnya, Pelasah Mantan Istri

      Warga Dumai Ini Cekik Putri Kandungnya, Pelasah Mantan Istri

      • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      DUMAI, detak24.com – Sat Reskrim Polres Dumai menangkapl AN, warga Jayamukti, Dumai. Ia dilaporkan atas kasus penganiayaan yang dialami oleh ibu dan anak. Yakni, WE (33) serta AP (14), Rabu (05/10/22) lalu. Dijelaskan Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Aris Gunadi, tersangka tindak pidana tak lain tak bukan merupakan mantan […]

    • POLISI Cokok Spesialis Curanmor Jamaah Masjid di Mahato Rohul

      POLISI Cokok Spesialis Curanmor Jamaah Masjid di Mahato Rohul

      • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
      • account_circle Redaksi
      • 3Komentar

      ROHUL, detak24com – Polsek Tambusai Utara, Rohul meringkus dua tersangka spesialis curanmor jamaah masjid. Kedua pelaku yakni pria inisial AR (34) dan WP (41). Kapolsek Tambusai Utara Iptu Suheri Sitorus, dikutip Selasa (11/12/23) mengatakan, tersangka ditangkap pada Ahad (10/12/23) sekitar pukul 20.00 WIB di salah satu rumah di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara. Kapolsek menerangkan, […]

    • BUPATI MERANTI Dapat Dukungan, DPRD Riau: Pusat Tak Cerminkan Keadilan Sosial dan Transparansi

      BUPATI MERANTI Dapat Dukungan, DPRD Riau: Pusat Tak Cerminkan Keadilan Sosial dan Transparansi

      • calendar_month Senin, 12 Des 2022
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Persoalan dana bagi hasil (DBH) yang diributkan Bupati Kepulauan Meranti M Adil viral belakangan ini. DPRD Riau ikut menyorotinya yang menilai tidak adil dan tidak transparan terhadap daerah. “Memang kondisinya tidak mencerminkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Mungkin dalam beberapa hal, saya tidak setuju atau berlawanan dengan Bupati Adil itu. Tapi […]

    • BC Tembilahan Amankan Bungkusan Mencurigakan, Ternyata Berisi Benda Ini!

      BC Tembilahan Amankan Bungkusan Mencurigakan, Ternyata Berisi Benda Ini!

      • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      INHIL, detak24com – Tim Patroli BC Tembilahan mengamankan sebuah bungkusan hitam mencurigakan dalam speedboat Sanrico tujuan Batam-Tungkal di laut Pulau Basu, Kuindra, Inhil,  Senin (25/09/23) Barang mencurigakan berbentuk bungkusan plastik hitam, di dalamnya terdapat kristal putih yang dibungkus lapisan coil putih, serta bungkusan biskuit warna hijau tersimpan dalam kotak kecil ini. Awalnya terindikasi narkotika, namun […]

    • Sabung Ayam Masuk Google Trends, Ini Tampang Kopka B Penembak Tiga Polisi yang Ditahan Denpom

      Sabung Ayam Masuk Google Trends, Ini Tampang Kopka B Penembak Tiga Polisi yang Ditahan Denpom

      • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      LAMPUNG, detak24com – Kata kunci Sabung Ayam masuk Google Trends pasca insiden polisi – TNI baku tembak di Way Kanan, Lampung. Dalam peristiwa di arena sabung ayam itu, tiga anggota Polri gugur terkena tembakan pada bagian kepala. Saat kejadian, aparat sedang menggerebek lokasi judi yang diduga milik oknum TNI tersebut. Baca juga : Polisi-TNI Baku […]

    expand_less