Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menu Makanan Jemaah Haji Banyak Basi, Kasur Tak Memadai

Menu Makanan Jemaah Haji Banyak Basi, Kasur Tak Memadai

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKKAH, detak24.com – Kualitas pelayanan yang disediakan otoritas Arab Saudi kepada jemaah haji Indonesia tidak sebanding dengan biaya yang dibayarkan para jemaah. Menu banyak basi serta kasur tempat tidur tidak memadai.

Demikian pengalaman anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf yang menyayangkan pelayanan terhadap jemaah haji yang belum memuaskan.

Dikutip Kamis (07/07/22), menurut Bukhori meskipun frekuensi makan untuk setiap jemaah telah ditambah menjadi tiga kali sehari, namun sangat disayangkan komponen konsumsi ini masih menyisakan masalah.

Ia mencontohkan, harga seporsi makanan dengan menu lauk sederhana yang terdiri dari nasi ditambah dua jenis lauk justru dibanderol dengan harga 18 SAR (setara dengan sekitar Rp 72 ribu).

“Sehingga kami nilai harga tersebut terlalu mahal,” ucap Bukhori di Arab Saudi, Selasa (5/7).

Selain itu, kata Bukhori, pihaknya juga mendapati banyak makanan yang disediakan untuk jemaah ternyata dalam kondisi sudah basi. Akibatnya, sebagian jemaah kita yang terlanjur mengkonsumsi, mengeluhkan sakit perut sehingga butuh penanganan medis, terang Bukhori.

“Tidak hanya soal konsumsi, kasur yang diperuntukan bagi jemaah untuk beristirahat juga tidak memadai karena ukurannya yang sangat kecil dan tidak sepadan dengan besarnya biaya masyair yang telah dibayarkan,” tambahnya.

Selain menyoroti layanan katering dan akomodasi untuk jemaah, Bukhori juga mengaku kecewa dengan rendahnya kualitas sarana dan prasarana (Sarpras) lain yang disediakan untuk mendukung kenyamanan jemaah dalam menunaikan ibadah haji.

Padahal, menurutnya, otoritas Arab Saudi sebelumnya telah menjanjikan bahwa dengan kenaikan biaya khidmat masyair akan berdampak pada perbaikan kualitas sejumlah komponen Sarpras bagi jemaah.

Dikatakan Bukhori, perbaikan Sarpras tersebut diantaranya meliputi fasilitas toilet, pendingin ruangan (AC), tenda, dan berbagai komponen sarpras lain yang mendukung kenyamanan ibadah jemaah.

“Namun sangat disayangkan, fakta menunjukan bahwa semua itu jauh dari harapan setelah Komisi VIII DPR meninjau langsung ke lapangan,” kata Bukhori.(red)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (47)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Perusahaan Perancis dan Swiss Sponsori Formula E Jakarta, BUMN Kabur

      Perusahaan Perancis dan Swiss Sponsori Formula E Jakarta, BUMN Kabur

      • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
      • account_circle Redaksi
      • 23Komentar

      Jakarta, detak24.com – Panitia penyelenggara ajang balap mobil listrik internasional Formula E Jakarta mulai mengungkap beberapa sponsorship guna mendukung acara tersebut.   Dikutip dari laman resmi https://www.fiaformulae.com/en/discover/partners, Kamis 26 Mei 2022, terdapat beberapa sponsor. Sponsor utama, global, teknis dan partner biasa. Salah satu sponsor utamanya yaitu ABB. ABB merupakan perusahaan yang berkantor pusat di Zürich, Swiss. […]

    • Naas! Sampan Tertimpa Pohon, Nelayan Tua di Desa Tambak Inhu Meregang Nyawa

      Naas! Sampan Tertimpa Pohon, Nelayan Tua di Desa Tambak Inhu Meregang Nyawa

      • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      INHU, detak24com – Seorang nelayan tua di Desa Tambak, Inhu bernama Zakaria (69) meninggal dunia di sungai Pulau Pekanlais, Sabtu (13/07/24). Korban tenggelam pada Kamis (11/07/24) pagi. Ketika itu, nelayan tua tersebut sedang menggunakan sampan melintas di Pulau Pekanlais. Saat bersamaan, warga bernama Sarkawi menebang pohon di pinggir sungai. Pohon yang ditebang menimpa sampan nelayan […]

    • Cegah Penyelundupan Jelang Nataru, Polisi Lakukan Pengetatan di Pelabuhan Gilimanuk

      Cegah Penyelundupan Jelang Nataru, Polisi Lakukan Pengetatan di Pelabuhan Gilimanuk

      • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      detak24.com – Kepolisian Polres Jembrana Bali melakukan pengetatan di Pos Pintu Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Hal itu, dilakukan untuk mengantisipasi penyelundupan barang ilegal menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan, hal itu dilakukan mengingat wilayah Kabupaten Jembrana, memiliki akses pintu keluar masuk antara Bali dan Jawa, […]

    • HADIRI Silaturahmi Provinsi, Ketua IKPS Bengkalis Haji Efendi RSIMA Bertemu Coach Indra Syafri 

      HADIRI Silaturahmi Provinsi, Ketua IKPS Bengkalis Haji Efendi RSIMA Bertemu Coach Indra Syafri 

      • calendar_month Sabtu, 10 Jun 2023
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 28Komentar

      DURI, detak24.com – Ketua IKPS (Ikatan Keluarga Pesisir Selatan) Kabupaten Bengkalis, Haji Efendi berkesempatan bertemu dengan Coach Timnas Indonesia Indra Syafri dalam acara silaturahmi IKPS Provinsi Riau, Jumat (09/06/23) malam di Hotel Pangeran, Pekanbaru.  Haji Efendi merupakan pengusaha sukses asal Duri, Kabupaten Bengkalis, yang bergerak di bidang transportasi RSIMA Tour & Travel. Momen silaturahmi IKPS […]

    • IRT Bohay Nanar Divonis 7 Tahun, Miliki Sabu dan Ekstasi

      IRT Bohay Nanar Divonis 7 Tahun, Miliki Sabu dan Ekstasi

      • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      Rokanhilir, detak24.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT) muda dan masih bohay, nanar usai mendengar vonis hakim PN Rokanhilir Riau. Ia harus menjalani hukuman selama 7 tahun. Padahal, di sidang sebelumnya, pemilik rambut pirang itu hanya dituntut setahun penjara. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Rokan Hilir yang menuntut rendah seorangterdakwa dalam perkara narkoba […]

    • Gawat! Pulau Rupat Jadi Markas Jaringan Narkoba Internasional, Dekat dengan Malaysia

      Gawat! Pulau Rupat Jadi Markas Jaringan Narkoba Internasional, Dekat dengan Malaysia

      • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      Bengkalis, detak24.com – Letak strategis Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis Riau yang berada di bentangan Selat Melaka, menjadikan kawasan tersebut rawan peredaran barang gelap. Salah satunya menjadi pintu masuk narkoba ke Indonesia. Dalam beberapakali pengungkapan kasus yang dilakukan aparat keamanan, sebagian besar narkoba berasal dari Pulau Rupat. Tidak dapat dipungkiri, sebagai wilayah yang berhadapan langsung dengan […]

    expand_less