Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tiga Pengunjung Karaoke Ayu Ting Ting Tewas di Bengkulu, Nenggak Miras Oplosan

Tiga Pengunjung Karaoke Ayu Ting Ting Tewas di Bengkulu, Nenggak Miras Oplosan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH Kota Bengkulu menutup karaoke milik Ayu Ting Ting. Keputusan itu diambil setelah adanya tiga orang tewas diduga setelah menenggak minuman oplosan di tempat tersebut.    

Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Eko Agusarianto mengatakan penghentian operasional karaoke itu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Sebelumnya dikabarkan ada yang meninggal usai karaoke,” ujar Eko ketika dikonfirmasi, Jumat (01/07/22).

Eko belum bisa memastikan penyebab pengunjung karaoke milik Ayu Ting Ting itu karena masih ditangani pihak kepolisian.

“Yang jelas kita belum bisa memastikan penyebab kematiannya dan masih ditangani kepolisian,” katanya.

“Kita tunggu hasil penyidikan polisi dulu,” sambungnya.

Polisi yang mendapatkan informasi itu langsung turun tangan. Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi tempat hiburan karaoke yang diduga menjadi tempat para korban menegak miras diduga oplosan.

“Kita dapat laporan dari masyarakat bahwa ada korban karena sesuatu sebab minuman, jadi kita datangi TKP. Di sana kita dapati hanya botol (diduga bekas miras) terletak di belakang dekat genset dekat sampah-sampah,” kata Welli.

Terhadap temuan tersebut, pihaknya akan melakukan pengecekan kadar minuman yang terkandung dalam botol-botol hasil temuan tersebut.

“Saat ini kita menyelidiki minuman tersebut. Nanti kita akan cek kadar minumanya,” papar Welli.

Manajer Karaoke Ayu Ting Ting (ATT), Kemal mengatakan, terkait adanya laporan tewasnya satu tamu dan dua perempuan usai bernyanyi di ruang karaoke beberapa waktu lalu. Kemal menjelaskan lokasi meninggalnya para tamu tersebut tidak berada karaoke yang dia kelola.

“Korban itu meninggalnya keesokan hari setelah berkaraoke. Mereka tidak meninggal di lokasi karaoke ATT,” ungkapnya.

Korban menurut Kemal keluar dari ruang karaoke dalam keadaan sehat terlihat dari rekaman kamera pemantau milik karaoke ATT.

“Kami memiliki bukti rekaman kamera pemantau saat keluar ruangan mereka dalam keadaan sehat,” ungkap Kemal.

Kemal tegas mengatakan kedua korban perempuan tersebut sebagai Pemandu Lagu (PL) ATT adalah tidak benar dan bukan karyawan ATT.

“Kami tidak mempekerjakan Pemandu Lagu (PL) seperti yang diberitakan,” tegas Kemal.

Kemal menyebutkan,Terkait diberitakan para korban meninggal habis meminum minuman keras di room ATT, bahwa pihaknya tidak menyediakan minuman keras.

“Kami tidak menjual minuman keras, yang kami jual hanya makanan dan minuman biasa. Kalau pengunjung membawa minuman keras secara diam-diam, tanpa sepengetahuan kami,” tutup Kemal.(cnn)

Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (13)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Doa bersama untuk Jessica Wongso. F : IST

      HAKIM Kasus Jessica Wongso Langgar Kode Etik, Otto Hasibuan Laporkan ke KY

      • calendar_month Minggu, 12 Nov 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan segera laporkan seorang hakim ke Komisi Yudisial (KY) sebelum pengajuan Peninjauan Kembali (PK). Dilansir Ahad (12/11/23), hingga kini proses hukum kasus sianida dengan korban Mirna yang menyeret Jessica Wongso ke dalam penjara, masih belum tuntas proses hukumnya. Pihak Jessica Wongso masih punya upaya PK untuk mengurangi masa […]

    • Gunung Semeru Meletus, Ribuan Mengungsi-Tiga Warga Dilarikan ke Rumah Sakit 

      Gunung Semeru Meletus, Ribuan Mengungsi-Tiga Warga Dilarikan ke Rumah Sakit 

      • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      SURABAYA, detak24com – Korban luka akibat material panas erupsi Gunung Semeru, di Lumajang, Jawa Timur bertambah jadi tiga orang. Mereka mengalami luka bakar dan kini tengah dirawat di rumah sakit setempat. Hal itu diungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno. Ia menyebut ketiga korban itu mengalami luka bakar cukup serius dan […]

    • Rio Hilang Sejak Jumat Lalu, Pulanglah Bro-Kamu Dicari Keluarga!

      Rio Hilang Sejak Jumat Lalu, Pulanglah Bro-Kamu Dicari Keluarga!

      • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Seorang pria bernama Rio/Tatang (26 tahun) dilaporkan hilang dari rumahnya beberapa waktu lalu. Pihak keluarga memohon bantuan masyarakat untuk menemukan keberadaannya. Menurut keterangan dari keluarga, Rio atau Tatang terakhir terlihat mengenakan baju hitam belang biru, celana pendek warna hitam ceper, dan topi jaring berwarna cokelat. “Selain itu, ciri-ciri fisik dia adalah memiliki […]

    • Kabar Gembira! Pendaftaran Seleksi PPPK Nakes Riau Dibuka 24 Oktober

      Kabar Gembira! Pendaftaran Seleksi PPPK Nakes Riau Dibuka 24 Oktober

      • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Kepala BKD Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan mengatakan bahwa pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), untuk tenaga kesehatan (nakes) akan dibuka pada 24 Oktober 2022 mendatang. Untuk diketahui, di Riau sendiri berdasarkan surat keputusan dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), tahun ini dibuka penerimaan tenaga PPPK sebanyak 7.688 […]

    • Revisi UU TNI Sah, Ribuan Prajurit Terancam Mundur dari Jabatan Sipil

      Revisi UU TNI Sah, Ribuan Prajurit Terancam Mundur dari Jabatan Sipil

      • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) desak ribuan prajurit TNI aktif  menduduki jabatan sipil untuk mundur. Dikutip, Jumat (21/03/25), hal itu sebagaimana implikasi dari Pasal 47 ayat 2 UU TNI yang telah mengalami perubahan usai pengesahan oleh DPR, Kamis (20/03/25). Bunyi revisi pasal tersebut yakni, ‘Selain menduduki jabatan pada kementerian/lembaga sebagaimana […]

    • PENCABULAN Sesama Anak TK di Pekanbaru, Begini Pendapat Kak Seto

      PENCABULAN Sesama Anak TK di Pekanbaru, Begini Pendapat Kak Seto

      • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
      • account_circle Redaksi
      • 4Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau Kak Seto turun tangan untuk kasus pencabulan sesama anak TK di Pekanbaru. Seperti diketahui, kasus tersebut tengah diproses aparat kepolisian. Pria yang akrab disapa Kak Seto ini pun mendatangi Polresta Pekanbaru untuk melakukan mediasi. Kak Seto mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada Polresta Pekanbaru […]

    expand_less