Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » PEGAWAI Lapas Kutacane Dituding Serobot Lahan Warga: Kami Tempuh Jalur Hukum!  

PEGAWAI Lapas Kutacane Dituding Serobot Lahan Warga: Kami Tempuh Jalur Hukum!  

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUTACANE, detak24com – Oknum pegawai Lapas Kelas II B Aceh Tenggara) bermarga Sinulingga mengaku bahwa lahan milik Binsar Hutasoit (ahli waris) adalah miliknya.

Tanah yang diklaim oknum pegawai Lapas itu terletak di belakang rumah orangtua Binsar Hutasoit di Desa Tanah Baru I, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Aceh Tenggara.

Akibat ulah oknum pegawai Lapas Kutacane bermarga Sinulingga tersebut yang diduga menyerobot tanah milik Binsar Hutasoit, dan diduga merekayasa surat seakan asli, membuat anak-anak Binsar geram.

Keluarga ahli waris akan melaporkan oknum Lapas itu ke Kepala Divisi Permasyarakatan Aceh, Kemenkuham Wilayah Aceh, Kementerian Hukum HAM RI, dan pihak kepolisian seperti Poles Agara, Polda Aceh dan Kapolri.

“Kami akan melaporkan oknum Lapas tersebut, ke Kemenkuham RI, Kepala Divisi Permasyarakatan Aceh, Kapolres Kutacane, Polda Aceh dan Kapolri. Karena perbuatannya sudah meresahkan masyarakat Desa Tanah Baru I dan keluarga ahli waris,” ujar Anita, anak ahli waris.

Lebih lanjut, Anita Hutasoit mengungkapkan, pada awak media ini, bahwa lahan atau kebun tanah itu milik opungnya (nenek), diwariskan pada orangtuanya (bapak) yaitu Binsar Hutasoit sebagai ahli waris. Makam neneknya juga masih ada di lahan belakang rumah itu.

“Makam atau kuburan nenek kami masih ada di tanah atau lahan itu. Kok bisanya oknum pegawai Lapas bermarga Sinulingga itu mengaku bahwa lahan itu miliknya,” ucap Anita heran.

Lebih rinci Anita menjelaskan, ketika ia di lahan kebun sedang membersihkan makam neneknya, oknum Lapas itu mengusirnya. Padahal kebun itu sudah sangat lama diolah neneknya.

“Ia datang dan marah-marah menghampiri saya dan menakut-nakuti. Seraya mengatakan bahwa tanah ini miliknya, dan menyuruh saya keluar dari kebun itu,” ujar Anita pada media ini.

Pangihutan Manalu keponakan ahli waris mengatakan, ulah oknum pegawai Lapas Kutacane tersebut, ia dipanggil pihak Polres Kutacane.

“Saya dipanggil pihak kepolisian Aceh Tenggara terkait ini. Saya bilang kepada pihak kepolisian, bahwa tanah itu milik Binsar Hutasoit, bukan tanah oknum Lapas bermarga Sinulingga itu,” ungkapnya.

Pihak kepolisian Polres Aceh Tenggara mengatakan padanya, tanah itu sudah dibeli okum lapas tersebut dari tukang tahu bermarga Sinaga. Padahal sepengetahuannya lahan atau kebun ini tidak pernah dijual oleh Binsar Hutasoit (ahli waris) kepada marga Sinaga tukang tahu itu.

“Saya tahu betul, bahwa lahan tanah itu tidak pernah dijual oleh ahli waris yaitu Binsar Hutasoit, tetapi pernah saya dengar bahwa lahan kebun itu pernah digadaikan anak ahli waris bernama Tumpal Hutasoit kepada bernama Engge Sihombing. Tetapi kebun ladang itu digadai bukan dijual,” tegas Pangihutan.

“Untuk itu saya minta kepada Menteri Hukum dan HAM Bapak Yasona Laoli agar segera memeriksa oknum pegawai Lapas Kutacane bermarga Sinulingga tersebut. Karena ia sudah bisa dikategorikan mafia tanah dan diduga,” harapnya.

Sementara itu, oknum Lapas Kutacane, Sinulingga belum berhasil dikonfirmasi awak medi, terkait soal tanah yang dibelinya. Media ini sudah berupaya mencari, namun belum berhasil ditemui. (E Manalu)

Reporter : E Manalu

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • VIRAL ROHIL : Mengganas! Buaya Terkam Pencari Rumput di Parit Bantaian

    VIRAL ROHIL : Mengganas! Buaya Terkam Pencari Rumput di Parit Bantaian

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    ROHIL, detak24.com – Seorang pencari rumput diterkam buaya saat ngarit di parit Bantaian Baru, Rohil, Rabu (15/02/23).  Kejadian nahas itu menimpa Suwarno (48) warga Jalan Kantil, Kepenghuluan Bantaian Baru, Kecamatan Batu Hampar Rohil.  Dari informasi yang diterima, kejadian bermula pada hari Rabu (15/02/23) sekitar pukul 13.00 WIB siang. Korban Suwarno mencari rumput di parit Kepenghuluan […]

  • Ilustrasi petani sagu diterkam harimau di Sei Apit Siak. f : ist

    PETANI Sagu Diterkam Harimau di Sei Apit, Lengan dan Bahu Terluka

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Seorang petani sagu diterkam harimau di Sei Apit Kabupaten Siak. Korban menderita luka kritis pada lengan dan bahu. Konfrontasi harimau dan manusia kembali terjadi di Siak. Kali ini, seorang petani sagu diterkam harimau ketika beristirahat di pondok Dusun 3 Sungai Mungkal, Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit. Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya […]

  • ALAMAK! BPK Temukan 1.305 Kasus Korupsi di Pemprov Riau, Kerugian Negara Rp 199 Miliar

    ALAMAK! BPK Temukan 1.305 Kasus Korupsi di Pemprov Riau, Kerugian Negara Rp 199 Miliar

    • calendar_month Kamis, 23 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Riau mencatat masih ada kerugian daerah (temuan) sebesar Rp92 miliar yang belum kembalikan Pemprov. Berdasarkan hasil pemantauan, penyelesaian kerugian daerah sampai dengan semester II tahun 2022, terdapat 1.305 kasus korupsi dengan kerugian negara Rp 199 miliar yang harus ditindaklanjuti. Dari temuan itu, 53 persen sudah selesai ditindaklanjuti. Namun, […]

  • Bupati Kuansing dan Sekda Menyerah, KPK Segera Umumkan Status Tersangka OTT 

    Bupati Kuansing dan Sekda Menyerah, KPK Segera Umumkan Status Tersangka OTT 

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekdakab Zulkarnain akhirnya menyerahkan diri, dan langsung diperiksa KPK, Rabu (01/07/26). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan mengumumkan status hukum Bupati Kuansing Suhardiman Amby, bersama enam orang lainnya yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (01/07/26) petang. Hingga Rabu siang, Suhardiman Amby masih menjalani pemeriksaan intensif di […]

  • Aneh! Buah Pisang Muncul dari Umbi, Kejadian di Kampar

    Aneh! Buah Pisang Muncul dari Umbi, Kejadian di Kampar

    • calendar_month Minggu, 25 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 25Komentar

    WARGA di Desa Teluk Kenidai, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau ditakjubkan dengan kejadian aneh. Pisang milik Rudi muncul buahnya dari umbi. Rudi mengatakan, dari puluhan batang pohon pisang yang ia tanam, ada satu batang pohon pisang yang berbuah secara aneh.  “Sempat terkejut, kok batang pisang ada yang buahnya tumbuh di tengah batang, biasanya kan pisang […]

  • Dampak Efisiensi Anggaran, Seribu Lebih Honorer Pemkab Pelalawan Terpaksa Dirumahkan 

    Dampak Efisiensi Anggaran, Seribu Lebih Honorer Pemkab Pelalawan Terpaksa Dirumahkan 

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Sebanyak 1.007 honorer Pemkab Pelalawan yang masa kerjanya di bawah dua tahun, terpaksa dirumahkan. Keputusan itu diumumkan, Senin (17/02/25). Kebijakan tersebut menyusul efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sehingga, honorer masa kerja di bawah dua tahun tidak diperpanjang kontrak kerjanya. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pelalawan, […]

expand_less