12.800 Anak Didik Pekanbaru Tak Tertampung di Sekolah Negeri, Calon Pengangguran?
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24.com – Kuota terbatas di sekolah negeri memaksa masyarakat lari ke sekolah swasta. Namun masalah biaya mahal serta kualitas pendidikan, sehingga pelajar berburu masuk institusi pendidikan pemerintah itu.
Sebenarnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau juga menganjurkan agar peset didik yang tidak tertampung di negeri, untuk mendaftar di swasta. Hal itu untuk mencegah generasi penerus putus sekolah.
Seperti di Kota Pekanbaru, ada 12.800 anak yang tidak bisa tertampung di sekolah negeri saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2022. Pemprov meminta peran sekolah swasta agar bisa menampung siswa.
Pemerintah juga menyalurkan Dana Bosda ke sekolah swasta untuk membantu anak-anak jalur afirmasi atau kurang mampu, agar bisa masuk ke sekolah swasta. Seperti diketahui, biaya di sekolah swasta ini cukup tinggi.
“Kalau kualitasnya bagus, siapapun mau masukkan anaknya ke sekolah swasta itu. Masalahnya sekarang banyak yang mengindikasikan swasta kurang bagus. Ditambah lagi biaya yang mahal,” kata anggota DPRD Riau Mardianto Manan, Jumat (12/08/22).
Soal dana Bosda ini, menurutnya harus dibagi merata ke semua sekolah swasta. Dengan catatan, sekolah juga harus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Saya minta dana BOS dibagi rata kepada swasta, tapi intinya kualitas tetap dijaga. Supaya anak yang lulus dari sana tak minder, bukan hanya negeri yang favorit,” usulnya.(cakaplah.com)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











